Surah Al-Ghasyiyah : Ayat 1
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلْغَٰشِيَةِ
"Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?"
Tafsir Ringkas Kemenag
Hari kiamat adalah rahasia besar. Wahai nabi, sudahkah sampai kepadamu berita tentang hari kiamat yang penuh kengerian itu'2. Pada hari kiamat manusia terbagi menjadi dua, kelompok yang celaka dan kelompok yang berbahagia. Pada hari itu banyak wajah yang tertunduk hina. Mereka saat itu menyadari perilaku buruk mereka. Hati mereka terguncang dan sangat risau akan nasib mereka.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-8 (Al-Ghasyiyah) salah satu nama hari kiamat. Pendapat ini dikatakan Ibnu Abbas dan Qatadah karena hari kiamat menutupi semua manusia dan meliputi mereka semuanya. Firman Allah SWT: (Banyak muka pada hari itu tunduk terhina (2)) yaitu terhina. Pendapat ini dikatakan Qatadah. Firman Allah SWT: (bekerja keras lagi kepayahan (3)) yaitu banyak melakukan kerja keras yang memayahkan diri, tetapi pada akhirnya di hari kiamat dimasukkan ke dalam neraka yang amat panas. Imam Bukhari berkata bahwa Ibnu Abbas berkata tentang firmanNya: (bekerja keras lagi kepayahan (3)) yaitu orang-orang Nasrani. Diriwayatkan dari Ikrimah dan As-Suddi, bahwa makna yang dimaksud adalah bekerja keras di dunia melakukan kemaksiatan, dan kepayahan di dalam neraka karena azab dan siksaan yang membinasakan. Al-Hasan, dan Qatadah berkata tentang firmanNya: (memasuki api yang sangat panas (neraka) (4)) yaitu, yang amat sangat panasnya (diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas (5)) yaitu panasnya mencapai ujung titik didihnya. Pendapat ini dikatakan Ibnu Abbas, Mujahid, Al-Hasan, dan As-Suddi. Firman Allah SWT: (Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri (6) Ibnu Abbas berkata bahwa maknannya adalah pohon dari api. Imam Bukhari berkata bahwa Mujahid berkata bahwa “Adh-dhari'” adalah nama tumbuhan yang dikenal dengan nama lain “Asy-syabraq” yang mana orang-orang Hijaz menamainya “Adh-dhari'” jika sudah kering, pohon ini mengandung racun. Qatadah berkata tentang firmanNya: (Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri (6)) yaitu tumbuhan “Asy-syabraq” yang jika kering dinamakan “Adh-dhari'”. Ini merupakan makanan paling buruk, paling kotor, dan paling menjijikkan. Firman Allah SWT: (yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar (7)) yaitu tidak dapat memenuhi tujuan dan tidak dapat pula menolak hal yang tidak diinginkan
Tafsir As-Sa'di
1. Allah menyebutkan kondisi-kondisi pada Hari Kiamat serta berbagai huru-hara dahsyat yang akan terjadi pada hari itu. Huru-hara itu akan mengitari seluruh manusia dengan berbagai kedahsyatannya. Manusia diberi balasan atas amal perbuatan mereka dan mereka terbagi menjadi dua golongan; satu golongan berada di surga dan golongan lain berada di neraka. Allah memberitahukan sifat masing-masing kedua golongan tersebut.
Tafsir Al-Wajiz
Keutamaan: Diriwayatkan dari Muslim dan lainnya, dari Nu’man bin Basyir, bahwa Rasul SAW membaca sabbih isma rabbika al a’la dan Alghasyiyah pada saat shoalt Jum’at dan dua hari raya. 1. Wahai Nabi, apakah kabar tentang hari kiamat sudah sampai kepadamu? Hari dimana manusia menjadi pucat karena kedahsyatan hiruk pikuknya? Al ghasyiyah : bencana
Tafsir Al-Muyassar
Apakah sudah datang kepadamu (wahai rasul) ,kabar hari kiamat yang ketakutannya mencekap seluruh manusia?
Tafsir Al-Madinah
1-2. Hai Rasulullah, apakah telah sampai kepadamu berita tentang huru-hara yang mengepung manusia pada hari kiamat? Pada hari itu terdapat manusia yang wajahnya diselimuti kehinaan. Kalimat () juga dapat diartikan kehinaan, seperti dalam firman Allah: Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk terhina. (asy-Syura: 45).
Tafsir Al-Mukhtashar
1. Apakah telah datangkah kepadamu -wahai Rasul- berita tentang hari Kiamat yang menjadikan manusia pingsan karena huru-haranya?
Tafsir Zubdatut
1. (Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?) Hai Muhammad, telah datang kepadamu berita tentang hari kiamat. Hari kiamat disebut dengan () karena ia meliputi seluruh makhluk dengan kengeriannya.
Tafsir Ash-Shaghir
Apakah sudah sampai kepadamu berita tentang hari kiamat} hari kiamat yang menutupi manusia dengan kengeriannya
Tafsir Hidayatul
Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyebutkan beberapa peristiwa pada hari Kiamat dan bahwa malapetakanya menimpa makhluk secara merata. Hari Kiamat disebut Al Ghaasyiyah, karena malapetakanya merata menimpa makhluk.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Ghasyiyah ayat 1: 1-7. Surat ini dimulai dengan keadaan-keadaan hari kiamat, Allah berkata : Apakah telah sampai padamu (wahai Nabi ﷺ) tentang kabar hari (yang di dalamnya) terdapat musibah yang besar yaitu hari kiamat, dimana semua makhluk ketakutan dengan kondisinya yang mengerikan ?. Kemudian Allah menjelaskan bahwa manusia pada hari itu terbagi menjadi dua kelompok, kelompok yang wajahnya tertunduk kebawah terhina dan ia adalah wajah orang kafir dan musyrik, karena mereka melihat akibat (amalan mereka) dengan ketakutan. Wajah orang-orang ini adalah wajah yang sudah keterlaluan dalam kesesatan, pada saat di dunia beramal dengan amalan yang buruk dan merasa tidak betah (dengan amalan yang baik). Mereka mengira bahwa mereka telah berbuat kebaikan; Dimana setan telah menjadikan indah amalan-amalan kebathilan mereka. Kemudian Allah menejelaskan bahwa pemilik wajah ini tempat kembalinya adalah neraka hamiyah yang telah disiapkan panas nyala apinya. Dan ketika mereka kehausan, mereka akan diberikan air dari mata air yang bersumer dari panas api neraka. Dan apabila mereka merasakan lapar, mereka makan dengan makanan yang namanya adalah dhari’, dan ia adalah macam dari tumbuhan berduri yang buruk yang biasa dimakan oleh binatang liar, dan makanan ini tentut membahayakan mereka dan tidak menjadikan manfaat bagi mereka, tidak juga mengenyangkan tubuh, dan tidak pula mengobati rasa lapar mereka.