Surah At-Taubah : Ayat 10
لَا يَرْقُبُونَ فِى مُؤْمِنٍ إِلًّا وَلَا ذِمَّةً ۚ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُعْتَدُونَ

"Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas."

Tafsir Ringkas Kemenag
Mereka bukan saja memperjualbelikan ayat-ayat Allah, menghalanghalangi orang lain dari jalan Allah, bahkan mereka juga tidak memelihara hubungan kekerabatan dengan orang mukmin dan tidak pula mengindahkan perjanjian. Sikap mereka itulah bisa dianggap sebagai sikap orangorang yang melampaui batas. Namun, jika mereka bertobat dari perbuatan-perbuatan dosanya dan meninggalkan kekufuran dan kemusyrikan lalu masuk ke dalam islam, serta secara konsisten melaksanakan ajaran-ajaran islam dengan melaksanakan salat dan menunaikan zakat, maka berarti mereka itu adalah saudara-saudaramu seagama yang memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk saling melindungi dan menyayangi. Kami menjelaskan ayat-ayat itu yang menjadi bukti wujud dan keesaan Allah bagi orangorang yang mengetahui, yakni mereka yang mau mengambil manfaat atas bukti-bukti tersebut. Melihat konteksnya, rangkaian ayat di atas berkenaan dengan perilaku buruk yahudi bani quraidhah. Meski begitu, ayat-ayat tersebut telah memberi ciri-ciri kefasikan yang sangat dibenci Allah, yaitu merusak atau mengkhianati perjanjian, tidak jujur, dan memutuskan hubungan kekerabatan.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 9-11 Allah SWT berfirman seraya mencela orang-orang musyrik dan memberi semangat orang-orang mukmin untuk memerangi mereka (Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit) yaitu mereka menukar ayat-ayat Allah yang tidak diikuti dengan hal yang mengalihkan mereka berupa perkara dunia yang rendah (lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah) Mereka menghalangi orang-orang mukmin dari mengikuti kebenaran (Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu (9) Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian) Penjelasan ayat ini telah disebutkan, begitu juga ayat setelahnya (Jika mereka bertaubat dan mendirikan salat) sampai akhir ayat.
Tafsir As-Sa'di
10. “mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap orang-orang Mukmin dan tidak pula mengindahkan perjanjian.” Yakni karena permusuhan mereka terhadap keimanan dan orang-orang yang beriman. Pemicu yang membuat mereka membencimu dan memusuhimu adalah karena iman.
Tafsir Al-Wajiz
10 Mereka tidak memelihara hak-hak orang mukmin, juga tidak menjaga hubungan kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak pula menepatiperjanjian. Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas dan yang pertama mengadakan perjanjian. Ayat ini bukan pengulangan sebab ayat sebelumnya adalah untuk orang semua musyrik, adapun ayat ini khusus untuk Yahudi
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang musyrik adalah musuh yang memerangi keimanan dan orang-orang yang menganutnya. Mereka tidak melakukan pertimbangan sama sekali terhadap hubungan kekerabatan dengan seorang mukminin dan perjanjiannya. Dan sikap mereka adalah memusuhi dan bertindak zhalim.
Tafsir Al-Madinah
10. Akibat kekafiran ini, mereka akan membunuh seorang mukmin jika mampu, tanpa mempedulikan hubungan kekerabatan yang seharusnya mereka jaga, dan tanpa mempedulikan perjanjian yang harus mereka tegakkan. Mereka adalah orang-orang yang jauh dari kebenaran dan sangat berbuat zalim.
Tafsir Al-Mukhtashar
10. Mereka tidak mengacuhkan Allah, hubungan kekerabatan, dan perjanjian apa pun dalam memperlakukan orang mukmin. Karena mereka menyimpan rasa permusuhan kepadanya. Maka mereka melanggar batas-batas Allah, karena mereka adalah orang-orang yang zalim dan melampaui batas.
Tafsir Zubdatut
10. (Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian) Yakni mereka tidak memiliki kepedulian terhadap hak-hak orang-orang beriman baik itu hak karena hubungan kekerabatan maupun karena perjanjian yang mereka buat. (Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas) Yakni yang menyebrang dari yang halal menuju kepada yang haram dengan melanggar perjanjian. Atau maknanya adalah orang yang berlebihan sekali dalam melakukan kejahatan dan kedurhakaan.
Tafsir Ash-Shaghir
Mereka tidak memelihara kekerabatan} tidak memelihara {dengan orang mukmin dan tidak pula perjanjian. Mereka itulah orang-orang yang melampaui batas} melampaui batas ketentuan Allah
Tafsir Hidayatul
Surat At-Taubah ayat 10: Karena permusuhan mereka kepada keimanan dan orang-orangnya. Sebab yang menjadikan mereka memusuhi dan membencimu adalah iman, oleh karena itu bela agamamu dan tolonglah serta jadikanlah orang yang memusuhi iman sebagai musuhmu dan orang yang membela iman sebagai kawanmu, bersikaplah dengan memperhatikan ada iman atau tidak, dan jangan kamu jadikan cinta kasih dan permusuhan atas dasar hawa nafsu.