Surah Al-Anbiya : Ayat 108
قُلْ إِنَّمَا يُوحَىٰٓ إِلَىَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ ۖ فَهَلْ أَنتُم مُّسْلِمُونَ
"Katakanlah: “Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah: “Bahwasanya Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa. maka hendaklah kamu berserah diri (kepada-Nya)”."
Tafsir Ringkas Kemenag
108. Pada ayat sebelumnya diterangkan bahwa Allah mengutus nabi Muhammad membawa agama islam agar menjadi rahmat bagi manusia dan lingkungan hidup. Pada ayat ini Allah meminta nabi Muhammad menjelaskan ajaran dasar agama islam. Katakanlah wahai Muhammad, 'sungguh, apa yang diwahyukan kepadaku yang menjadi ajaran pokok agama yang dibawa para nabi, ialah bahwa tuhanmu Allah adalah tuhan yang esa, yang melahirkan prinsip tauhid, tidak ada tuhan selain Allah dan tidak ada ibadah kecuali kepada-Nya; maka apakah kamu telah berserah diri kepada-Nya dengan beriman, beribadah dan mematuhi ajaran-Nya''109. Tugas pokok rasul adalah menyampaikan ajaran Allah kepada manusia dan mengajak manusia mengikuti ajaran Allah. Maka jika mereka berpaling dari ajaran Allah, maka katakanlah, wahai Muhammad, kepada mereka, baik yahudi maupun nasrani, 'aku telah menyampaikan kepadamu ajaran agama yang sama di antara kita, yaitu tidak ada tuhan selain Allah, tidak ada ibadah kecuali kepada-Nya, dan tidak mempertuhankan manusia. Jika kamu menolak ajaran ini, kamu akan mendapat murka Allah; dan aku tidak tahu apakah yang diancamkan kepadamu itu sudah dekat atau masih jauh, karena murka Allah yang paling dahsyat itu dalam kehidupan sesudah mati. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 108-112 Allah SWT berfirman seraya memerintahkan kepada RasulNya SAW agar berkata kepada orang-orang musyrik (Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah bahwasanya Tuhan kalian adalah Tuhan Yang Esa. Maka hendaklah kalian berserah diri (kepada-Nya)) yaitu mengikuti hal itu, berserah diri dan taat kepadaNya (Jika mereka berpaling) yaitu meninggalkan apa yang kamu serukan kepada mereka (maka katakanlah, "Aku telah menyampaikan kepada kamu sekalian hal yang sama”) yaitu, aku beritahukan kepada kalian bahwa aku adalah musuh kalian sebagaimana kalian adalah musuhku, dan aku berlepas diri dari kalian sebagaimana kalian berlepas diri dariku. Sebagaimana firmanNya: (Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah, "Bagiku pekerjaanku, dan bagi kalian pekerjaan kalian. Kalian berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan, dan aku pun berlepas diri terhadap apa yang kalian kerjakan” (41)) (Surah Yunus) dan (Dan jika kamu mengetahui pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang sama) (Surah Al-Anfal: 58) yaitu agar pengetahuanmu dan mereka terkait dengan perjanjian itu sama. Demikian di sini: (Jika mereka berpaling, maka katakanlah, "Aku telah menyampaikan kepada kamu sekalian hal yang sama”) yaitu, aku telah memberitahukan kepada kalian bahwa aku berlepas diri dari kalian dan kalian berlepas diri dariku, karena aku mengetahui hal itu. Firman Allah: ("dan aku tidak mengetahui apakah yang diancamkan kepada kalian itu sudah dekat atau masih jauh”) yaitu pasti terjadi, tetapi aku tidak mengetahui apakah sudah dekat atau masih jauh (Sesungguhnya Dia mengetahui perkataan (yang kalian ucapkan) dengan terang-terangan, dan Dia mengetahui apa yang kalian rahasiakan (110)) yaitu sesungguhnya Allah mengetahui semua yang ghaib dan mengetahui semua yang ditampakkan dan yang disembunyikan. Dia mengetahui semua yang tampak dan yang tersembunyi dalam hati, Dia mengetahui semua rahasia dan yang tersembunyi. Dia juga mengetahui apa yang dilakukan para hambaNya secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Dia akan membalas mereka atas perbuatan mereka, baik yang kecil maupun besar. Firman Allah: (Dan aku tidak mengetahui, boleh jadi hal itu cobaan bagi kalian dan kesenangan sampai kepada suatu waktu (111)) yaitu, saya tidak mengetahui barangkali hal itu sebagai cobaan bagi kalian dan kesenangan sampai waktu tertentu. Ibnu Jarir berkata, barangkali penangguhan siksa itu bagi kalian merupakan cobaan dan kesenangan sampai waktu yang ditentukan. ((Muhammad) berkata, "Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil”) yaitu berilah keputusan di antara kami dan kaum kami yang mendustakan kebenaran. Firman Allah: ("Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi yang dimohonkan pertolonganNya terhadap apa yang kalian katakan") yaitu terhadap apa yang kalian katakan dan buat-buat berupa kedustaan, serta kalian membuar beragam kebohongan. Dan hanya Allah yang dimintai pertolongan terhadap apa yang kalian lakukan itu. Segala puji bagi Allah.
Tafsir As-Sa'di
108. “Katakanlah,” wahai Muhammad, “Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah, ‘Bahwasanya Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa’,” yang tidak ada sesuatu pun yang berhak disembah kecuali DIa. Karena itu, Dia berfirman, “Maka apakah kamu telah berserah diri (kepadaNya)?” maksudnya tunduk untuk beribadah kepadaNya, berserah diri terhadap ketentuanNYa. Jika mereka melakukannya, hendaknya mereka memuji Rabb mereka atas karunia yang mereka raih yang mengalahkan segala kenikmatan yang lain.
Tafsir Al-Wajiz
108. Katakanlah kepada mereka wahai Nabi: “Sesungguhnya inti dari wahyu yang diberikan Tuhanku kepadaku yaitu bahwa Tuhan kalian sembah itu adalah Tuhan yang Maha Esa. Tiada Tuhan selainNya. Lalu apakah kalian akan tunduk dan merendah terhadap apa yang diwahyukan kepada kalian untuk menyembah dan mengesakan Allah? Islamlah kalian, maka kalian akan masuk surga dan mendapatkan keridhaan (Allah)”
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah, “Sesungguhnya (isi) wahyu yang diwahyukan kepadaku dan yang dengannya aku diutus adalah bahwa sesungguhnya Tuhan kalian yang berhak untuk diibadahi semata adalah Allah, maka hendaklah kalian berserah diri kepadaNya dan patuhlah untuk beribadah kepadaNya.”
Tafsir Al-Mukhtashar
108. Katakanlah wahai Rasul, "Sungguh apa yang Tuhanku wahyukan kepadaku bahwa Tuhan yang berhak kalian sembah hanyalah Tuhan Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, Dialah Allah, maka berserah dirilah dengan beriman kepada-Nya dan mentaati-Nya."
Tafsir Zubdatut
108. (maka hendaklah kamu berserah diri) yakni taat dan ikhlas dalam beribadah dan mengesakan Allah. Yakni jadilah demikian.
Tafsir Ash-Shaghir
Katakanlah,“Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku hanyalah bahwa Tuhan kalian adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka apakah kalian telah berserah diri} berserah diri dan tunduk untuk bertauhid kepada Allah SWT
Tafsir Hidayatul
Surat Al-Anbiya ayat 108: Yakni dengan tunduk kepada apa yang diwahyukan kepadaku itu. Jika mereka melakukannya, maka pujilah Tuhan mereka yang telah mengaruniakan nikmat yang besar itu.