Surah Al-Mu'minun : Ayat 118
وَقُل رَّبِّ ٱغْفِرْ وَٱرْحَمْ وَأَنتَ خَيْرُ ٱلرَّٰحِمِينَ

"Dan katakanlah: “Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik”."

Tafsir Ringkas Kemenag
118. Dan katakanlah, wahai nabi Muhammad, 'ya tuhanku, berilah ampunan kepadaku dan umatku, dan berilah rahmat kepada kami semua. Engkau adalah maha pengampun dan engkaulah pemberi rahmat yang terbaik. '[]1. Surah ini dibuka dengan penegasan bahwa ketentuan hukum Allah wajib dilaksanakan. 'inilah suatu surah yang kami turunkan dan kami wajibkan bagi kamu untuk menjalankan hukum-hukum di dalam-Nya, dan kami turunkan di dalamnya tanda-tanda yang jelas tentang kekuasaan dan keesaan kami agar kamu selalu ingat dan mengambil pelajaran darinya.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 117-118 Allah SWT berfirman seraya mengancam orang yang menyekutukanNya dengan sembahan lain dan menyembah sembahan selain Dia bersamaNya, dan memberitahukan bahwa sesungguhnya orang yang menyekutukan Allah itu tidak mempunyai bukti yang menguatkan perbuatannya, yaitu tidak ada dalil yang melandasi pendapatnya yang demikian itu. Lalu Allah SWT berfirman: (Dan barangsiapa menyembah tuhan yang lain di samping Allah, padahal tiada suatu dalil pun baginya tentang itu) yaitu kalimat sisipan, dan jawab dari syarat dalam firman Allah SWT: (maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya) yaitu Allahlah yang kelak akan menghisab perbuatan itu. Kemudian Allah SWT memberitahukan: (Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tiada beruntung) yaitu, kelak di hari kiamat di hadapan Allah tidak mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Firman Allah: (Dan katakanlah, "Ya Tuhanku, berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat yang paling baik” (118)) ini adalah pemberian petunjuk dari Allah SWT dalam berdoa kepadaNya. Ampunan maknanya adalah Allah menghapus dosa-dosanya dan menyembunyi­kannya dari manusia. Rahmat adalah Allah memberikan bimbingan dan taufik dalam semua ucapan dan perbuatannya.
Tafsir As-Sa'di
118 “dan katakanlah” untuk menyembah Rabbmu dengan ikhlas kepada agama islam, “Ya Rabbku, berilah ampun” untuk kami hingga engkau menyelamatkan kami dari (neraka) yang dibenci, dan berilah kami rahmat agar Engkau menyampaikan kami kepada segala kebaikan dengan rahmatMu. “ dan Engkau adalah pemberi rahmat Yang paling baik,” sehingga segala pemberi bagi hamba, maka Allah-lah yang yang lebih baik darinya untuk hamba, lebih memberi rahmat terhadap hambaNya daripada seorang ibu kepada anaknya, serta lebih memberi rahmat kepada dirinya daripada dirinya sendiri.
Tafsir Al-Wajiz
118. Katakanlah wahai Nabi: "Ya Tuhanku, ampunilah aku beserta orang-orang mukmin. Rahmati dan kasihanilah hamba-hamba-Mu dengan rahmat yang luas baik hamba-Mu yang berbuat baik atau berbuat buruk. Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik"
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah wahai Nabi, “Wahai Tuhanku, maafkanlah dosa-dosa dan berilah rahmat. Sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik Dzat yang merahmati orang yang memiliki dosa dan tidak menyiksanya karena dosanya, maka terimalah taubatnya.”
Tafsir Al-Madinah
118. Hai Rasulullah, katakanlah: “Ya Allah, ampunilah aku dan orang-orang beriman, dan rahmatilah kami dengan rahmat-Mu yang luas, Engkau adalah sebaik-baik pemberi rahmat dan rahmat-Mu meliputi segalanya.”
Tafsir Al-Mukhtashar
118. Dan katakanlah -wahai Rasul-, "Wahai Tuhanku! Ampunilah dosa-dosaku, dan curahkanlah kepadaku rahmat-Mu, sebab Engkaulah sebaik-baik pemberi rahmat pada orang yang berdosa, lalu menerima tobatnya."
Tafsir Zubdatut
118. (Dan katakanlah: “Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik”) Allah memerintahkan Rasulullah untuk beristighfar agar umatnya meneladaninya dalam mengerjakannya.
Tafsir Ash-Shaghir
Katakanlah,“Ya Tuhanku, berilah ampunan dan rahmat. Engkaulah sebaik-baik pemberi rahmat”
Tafsir Hidayatul
Surat Al-Mu’minun ayat 118: Seraya berdoa kepada Tuhanmu dengan mengikhlaskan ibadah kepada-Nya. Agar kami selamat dari semua yang tidak diinginkan. Agar dengan rahmat-Mu kami dapat mencapai semua kebaikan. Setiap yang memiliki rasa kasihan kepada seorang hamba, maka Allah lebih baik lagi daripadanya. Dia lebih sayang kepada hamba-Nya daripada seorang ibu terhadap anaknya dan daripada rasa sayang seseorang terhadap dirinya. Selesai tafsir surah Al Mu’minun dengan pertolongan Allah dan taufiq-Nya.