Surah Yusuf : Ayat 12
أَرْسِلْهُ مَعَنَا غَدًا يَرْتَعْ وَيَلْعَبْ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ
"Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi, agar dia (dapat) bersenang-senang dan (dapat) bermain-main, dan sesungguhnya kami pasti menjaganya”."
Tafsir Ringkas Kemenag
Kemudian mereka meminta kembali kepada ayahnya: biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi saat kami pergi menggembala kambing, agar dia bisa bersenang-senang dengan memakan buah-buahan segar dan bermain-main bersama kami dalam perlombaan dan permainan yang diperbolehkan, dan kami pasti menjaganya dengan baik serta melindunginya dari marabahaya. Mendengar bujukan putra-putranya dia nabi yakub berkata, sesungguhnya kepergian kamu bersama dia putraku yusuf, dan berpisahnya dia denganku sangat menyedihkanku dan aku khawatir dia akan dimakan serigala ketika jauh darimu, sedang kamu lengah darinya karena sibuk bermain atau sibuk dengan urusan lain.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 11-12 Setelah mereka bersekongkol untuk mengambil nabi Yusuf dan membuangnya ke dalam sumur, lalu mereka datang kepada ayah mereka, yaitu nabi Ya'qub dan berkata (Wahai ayah kami, apa sebabnya kamu tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami adalah orang-orang yang mengingini kebaikan baginya) Ini merupakan pendahuluan dan pengakuan. Mereka bermaksud lain dari itu, sesuai yang ada pada hati mereka berupa kedengkian karena kecintaan ayah kepada nabi Yusuf (Biarkanlah dia pergi bersama kami) yaitu utuslah dia bersama kami (besok pagi agar kami (dapat) bersenang-senang dan (dapat) bermain-main) sebagian ulama’ membacanya dengan huruf ya’ (yarta’ wa yal’ab) “agar dia (dapat) bersenang-senang dan (dapat) bermain-main”. Ibnu Abbas berkata yaitu berlari-lari dan berkaktifitas. Demikian juga dikatakan oleh Qatadah, Adh-Dhahhak, As-Suddi, dan lainnya (Dan sesungguhnya kami pasti menjaganya) Mereka berkata,"Kami akan menjaga dan mengawasi keselamatannya demi engkau"
Tafsir As-Sa'di
12. maka tatkala mereka sudah mampu menepis tuduhan dari diri mereka yang bisa menghalangi kepergian yusuf bersama mereka, maka mereka menyampaikan kepada ya’qub bahwa diantara bentuk kemaslahatan dan hiburan bagi yusuf yang diinginkan ayahnya terhadap yusuf adalah mengharuskan beliau memberi izin kepergiannya bersama mereka. MEreka mengatakan ”biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi, agar dia (dapat) bersenang senang dan (dapat) bermain main” untuk bertamasya di tempat yang jauh lagi sunyi dan bergembira. ”dan sesungguhnya kami pasti menjaganya” yakni, kami akan memperhatikannya dan melindunginya dari gangguan apapun yang akan menimpanya.
Tafsir Al-Wajiz
12. Utuslah dia bersama kami ketika kami ke luar di padang rumput, dia bisa makan buah-buahan dan tanam-tanaman, dia akan bermain panahan dan permainan yang diperbolehkan. Sesungguhnya kami akan menjaga agar tidak ditimpa keburukan dan akan menjauhkannya dari mara bahaya
Tafsir Al-Muyassar
biarkanlah dia pergi bersama kami besok, ketika kami pergi keluar menuju padang rumput, tempat kami menggembala, agar dia dapat berlari, beraktifitas, bergembira, dan dapat bermain berloma-lomba dan lainnya dari berbagai macam permainan yang boleh. Dan sesungguhnya kami benar-benar akan menjaganya dari segala yang engkau khawatirkan padanya.”
Tafsir Al-Madinah
12. Biarkanlah Yusuf pergi bersama kami besok ke tempat menggembala kambing, agar dia dapat bermain dan makan menikmati buah-buahan, tertawa dan bergembira. Sungguh kami akan mengawasinya dan menjaga keselamatannya.”
Tafsir Al-Mukhtashar
12. Izinkanlah kami mengajaknya pergi esok hari untuk bersenang-senang dan bermain. Sesungguhnya kami benar-benar siap menjaganya dari segala hal yang bisa membahayakan keselamatannya."
Tafsir Zubdatut
12. (agar dia (dapat) bersenang-senang) Bersenang-senang. Makna () yakni melakukan permainan yang mubah untuk sekedar menghilangkan penat.
Tafsir Li Yaddabbaru
1 ). Apakah anda termasuk orang yang kerap keluar menghibur diri di tempat rekreasi ? Perhatikan... diantara tabi'at manusia adalah senang beristirahat dan senang tatkala ia keluar dari rumahnya : { } "Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi, agar dia (dapat) bersenang-senang dan (dapat) bermain-main". 2 ). Dari ayat ini diterangkan bahwa ayah mereka tidak menolak anaknya dibawa pergi oleh saudara-saudaranya; menjadi petunjuk bahwa aktifitas keluar jauh dari rumah telah terjadi sejak dahulu, dan ayat ini juga menjadi hujjah bagi kaum yang senang dengan permainan, namun mereka melampaui batas sehingga perkataan-perkataan keji untuk menyesatkan umat manusia dari jalan Allah, tetapi diantara umat manusia ada yang sangat keras dalam permasalahan ini sampai ia berlebih-lebihan, mereka sampai mengaramkan sesuatu yang diperbolehkan; oleh karena itu dalam perkara ini tidak boleh mengharamkan permainan secara mutlaq ataupun menghalalkannya tanpa melihat batas.
Tafsir Ash-Shaghir
{Utuslah dia} utuslah dia {bersama kami besok pagi agar dia bersenang-senang} leluasa untuk makan dan minum {dan bermain-main. Sesungguhnya kami benar-benar akan menjaganya”
Tafsir Aisarut
Makna kata : ( ) yarta’ wa yal’ab : makan, minum, dan berlomba. Makna ayat : ( ) Biarkanlah ia pergi bersama kami besok, bermain di hutan, menyantap buah, minum susu, makan daging, dan berlomba lari dan panahan juga gulat, ( ) kami akan menjaganya dari segala macam gangguan.” Pelajaran dari ayat : • Kejujuran seorang mukmin mengharuskan pembenaran sumpahnya dan meyakini perkataannya.
Tafsir Hidayatul
Surat Yusuf ayat 12: Ke gurun. Kaa-kata ini dimaksudkan agar bapak mereka (Ya’qub) melepas Yusuf pergi bersama mereka.