Tafsir Ringkas Kemenag
Dialah yang memiliki 'arsy, singgasana yang agung dan kerajaan yang mahabesar, lagi mahamulia di atas semua makhluk-Nya. 16. Dia mahakuasa berbuat apa yang dia kehendaki. Jika dia berkehendak mengazab orang kafir atau menganugerahkan nikmat kepada orang beriman, tidak ada yang mampu menahan kehendak-Nya tersebut.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 11-22 Allah SWT berfirman tentang para hambaNya yang beriman, bahwa: (bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai) berbeda dengan apa yang Dia sediakan bagi musuh-musuhNya, yaitu api yang membakar dan neraka Jahim; Oleh karena itu Allah berfirman: (itulah keberuntungan yang besar) Kemudian Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras (12)) yaitu, sesungguhnya azab dan pembalasanNya terhadap musuh-musuhNya yang telah mendustakan para rasulNya dan menentang perintahNya benar-benar keras, besar. dan kuat, karena sesungguhnya Allah SWT memiliki kekuatan Yang Maha Kokoh, yang segala sesuatu yang Dia kehendaki pasti terjadi sesuai dengan kehendakNya dalam sekejap atau lebih cepat. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya Dialah yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali). (13)) yaitu kekuatan dan kekuasaanNya yang sempurna dapat menciptakan makhluk dan menghidupkannya kembali sebagaimana Dia memuai penciptaannya. tanpa ada yang dapat menghalangi atau mencegahNya (Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih (14)) Dia mengampuni dosa orang yang bertaubat dan tunduk kepadaNya bagaimanapun dosanya. Dan (al-wadud) menurut Ibnu Abbas dan lainnya adalah Maha Pengasih. (Yang mempunyai 'Aray) yaitu pemilik 'Arsy yang agung dan tinggi di atas semua makhluk. Dan (al-majid) itu ada dua bacaan, yaitu rafa karena menjadi sifat dari “Ar-Rabb”; dan jar karena menjadi sifat dari 'Arsy. Keduanya maknanya benar. (Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendakiNya (16)) yaitu, apa pun yang hendak Dia lakukan tidak ada yang mencegah keputusanNya; dan tidak ada yang menanyakan apa yang Dia perbuat karena keagungan, keperkasaan, kebijaksanaan, dan keadilanNya. Firman Allah SWT: (Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang (17) (yaitu kaum) Fira'un dan (kaum) Tsamud? (18)) yaitu apakah kamu pernah mendengar pembalasan yang ditimpakan Allah kepada mereka dan azab yang Dia turunkan kepada mereka tanpa ada seorang pun yang dapat menolaknya dari mereka? Hal ini merupakan penegasan dari firmanNya: (Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras (12)) yaitu Jika Dia menghukum orang zalim, maka Dia menghukumnya dengan hukuman yang pedih dan keras, layaknya hukuman dari Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa. Firman Allah SWT: (Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan (19)) yaitu mereka selalu berada dalam keraguan, kebimbangan, kekafiran, dan keingkaran (padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka (20)) yaitu Dia berkuasa dan mengalahkan mereka, serta mereka tidak luput dariNya dan tidak dapat melemahkanNya (Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al-Qur'an yang mulia (21)) yaitu yang agung dan mulia (yang (tersimpan) dalam Lauhil Mahfuz (22)) yaitu, Al-Qur'an itu di kalangan para malaikat terpelihara dari penambahan, pengurangan, penyimpangan, dan perubahan.
Tafsir As-Sa'di
Ayat 15 “Yang memiliki Arasy, lagi Mahamulia,” yakni mempunyai Arasy yang agung yang diantara keagunganNya, Arasy meliputi langit, bumi dan al-Kursi, yang semuanya bila dibandingkan dengan Arasy adalah bagaikan selingkar gelang yang ditaruh pada tanah luas yang lapang. Allah menyebut Arasy secara khusus karena keagungannya, karena Arasy adalah makhluk istimewa yang berada dekat denganNya. Dan menurut bacaan kasrah, kata “lagi mulia,” adalah berarti sifat bagi Arasy sedangkan berdasarkan bacaan dhammah, kata-kata tersebut adala sifat Allah. Mulia adalah luas dan agungnya sifat.
Tafsir Al-Wajiz
14-15. Allah Maha Suci yang Ampunan-Nya sangat luas untuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa bertaubat, dan Allah mencintai mereka yang senantiasa bertaubat. Allah yang menciptakan ‘Arsy dan penguasa sekaligus pemiliknya. Allah Maha Agung Maha Mulia dalam dzat dan sifat-Nya
Tafsir Al-Muyassar
12-16. Sesungguhnya hukuman dan adzab dari Tuhan-Mu dikarenakan permusuhan mereka sangatlah besar dan keras. Sesungguhnya Allah lah yang memulai penciptaan dan mengulanginya. Dia maha pengampun bagi siapa yang bertaubat, sangat cinta dan sayang kepada wali wali NYA, Pemilik arasy, Maha mulia,yang keutamaan dan kemuliaanNYA mencapai puncaknya, Maha melakukan apa yang dia inginkan,tidak ada sesuatupun yang dapat menolak saat Allah menghendakinya.
Tafsir Al-Mukhtashar
15. Pemilik Arasy yang mulia.
Tafsir Zubdatut
15. (yang mempunyai ‘Arsy) Yakni Allah adalah pemilik ‘arsy yang besar. Sedangkan makna () yakni Maha Pemurah.
Tafsir Ash-Shaghir
{Pemilik ʻArsy lagi Maha mulia} Maha Agung
Tafsir Hidayatul
Yakni Pemilik ‘Arsy yang besar yang di antara kebesarannya adalah adalah bahwa ‘Arsy itu meliputi langit, bumi dan kursi. Kursi dibanding ‘Arsy tidak lain seperti gelang besi yang diletakkan di padang pasir yang luas di bumi sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam kitab ‘Al ‘Arsy. Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyebutkan ‘Arsy secara khusus karena besarnya dan karena ia merupakan makhluk paling khusus yang dekat dengan-Nya. Hal ini jika kata majiid huruf terakhirnya dibaca kasrah sehingga menjadi sifat bagi ‘Arsy itu, tetapi jika dibaca dhammah, maka majiid adalah sifat bagi Allah Subhaanahu wa Ta'aala. Arti majiid adalah luasnya sifat dan agungnya.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Buruj ayat 15: 12-16. Ketahuilah wahai Nabi Allah, bahwasanya Allah memutuskan untuk memusuhi dari orang-orang yang kejam dan kufur, untuk tujuan menampakkan ke Maha Kuatan-Nya dan Ketegasan-Nya. Kemudian ketahuilah wahai Nabi Allah, bahwasanya Allah, Ia hanya sendirian dalam penciptaan dari kondisi sebelumnya yang tidak ada (wujud), kemudian Allah matikan (mereka), lalu kami hidupkan kembali; Dan Ia Allah Maha Pengampun. Mengampuni bagi siapa yang bertaubat dari hamba-Nya dan Ia Maha Pengasih, Yang Lemah Lembut kepada kekasih-Nya yang dicintai-Nya dengan cinta yang sangat. Dia adalah pemilik arsy yang mulia, yang ia (arsy) adalah makhluk yang paling besar. Dan Allah adalah Al Majid (Yang Sempurna), tinggi (di atas seluruh makhluk). Dan Ia berbuat sekendak-Nya. Dan jika Ia menghendaki sesuatu maka jadilah ia.