Surah Al-Mulk : Ayat 16
ءَأَمِنتُم مَّن فِى ٱلسَّمَآءِ أَن يَخْسِفَ بِكُمُ ٱلْأَرْضَ فَإِذَا هِىَ تَمُورُ
"Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?,"
Tafsir Ringkas Kemenag
16-17. Bukti kekuasaan dan keluasan ilmu-Nya sudah dipaparkan, kalau manusia tetap durhaka maka Allah menegaskan dalam ayat ini: sudah merasa amankah kamu, bahwa dia Allah yang di langit tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba ia terguncang'. Mestinya kamu tidak merasa aman dengan tetap durhaka. Karena orang sebelum kamu seperti karun karena kedurhakaannya dia ditelan bumi. Atau sudah merasa amankah kamu, bahwa dia Allah yang di langit yang mengendalikan sepenuhya semua makhluk, tidak akan mengirimkan badai yang berbatu kepadamu yang dapat membinasakan kamu' namun kalau kamu tetap durhaka, kelak kamu akan mengetahui bagaimana akibat mendustakan peringatan-ku
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 16-19 Ini juga termasuk di antara kelembutan dan rahmat Allah kepada makhlukNya, padahal Dia mampu mengazab mereka karena kekafiran sebagian dari mereka kepadaNya karena mereka menyembah kepada selainNya bersama Dia. Tetapi sekalipun demikian, Dia penyantun terhadap mereka dan memberi masa tangguh kepada mereka serta tidak menyegerakan azabNya terhadap mereka, sebagaimana Allah berfirman: (Dan sekiranya Allah menghukum manusia disebabkan apa yang telah mereka perbuat, niscaya Dia tidak akan menyisakan satupun makhluk bergerak yang bernyawa di bumi ini, tetapi Dia menangguhkan (hukuman)nya, sampai waktu yang sudah ditentukan. Nanti apabila ajal mereka tiba, maka Allah Maha Melihat (keadaan) hamba-hambaNya (45)) (Surah Fathir) Allah berfirman di sini: (Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu berguncang? (16)) yaitu lenyap, berguncang, dan bergetar (Atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu) yaitu angin yang menerbangkan batu-batu yang menghantam kalian, sebagaimana Allah berfirman: (Maka apakah kamu merasa aman (dari hukuman Tuhan) yang menjungkirbalikkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? Dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindung pun bagi kamu (68)) (Surah Al-Isra’) Demikian juga di aini Allah mengancam mereka melalui firmanNya: (Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku?) yaitu bagaimana peringatanku dan akibat yang menimpa orang yang menentang dan mendustakannya. Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul-Nya)) yaitu umat-umat terdahulu dan generasi-generasi yang lalu (Maka alangkah hebatnya kemurkaan-Ku) yaitu, keingkaran dan hukumanKu bagi mereka, yaitu yang besar dan pedih. Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka?) yaitu, terkadang burung itu mengembangkan sayapnya di udara dan adakalanya mengatupkannya (Tidak ada yang menahannya) di udara (selain Tuhan Yang Maha Pemurah) yaitu melalui apa yang Dia tundukkan di udara bagi burung sebagai rahmat dan kelembutanNya (Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu) yaitu hal-hal yang baik bagi segala sesuatu dari makhluk-makhlukNya. Ini sebagaimana firmanNya: (Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain dari Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman (79)) (Surah An-Nahl)
Tafsir As-Sa'di
16. Ini adalah peringatan dan ancaman bagi orang yang terus menerus melampaui batas dan durhaka, yang mengharuskan mereka mendapatkan siksaan dan mengundang azab. Allah berfirman, “Apakah kamu merasa aman terhadap Yang di langit,” Yaitu Allah Mahatinggi di atas makhlukNya, “bahwa Dia menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang,” menggoncangkan kalian hingga kalian binasa dan lenyap.
Tafsir Al-Wajiz
16. Apakah kalian tidak akan mengimani Allah yang memiliki kekuasaan di langit (kalian harus beriman). Dzat yang menurunkan kalian di bumi dan mengubur kalian di dalamnya, sebagaimana yang dilakukan kepada Qarun saat bumi diguncangkan?!
Tafsir Al-Muyassar
16-17. Apakah kalian (wahai orang-orang kafir Makkah) merasa aman dari Allah yang di atas langit yang bisa membenamkan kalian ke dalam bumi, di mana tiba-tiba bumi berguncang lalu membinasakan kalian? Apakah kalian merasa aman dari Allah yang bisa mengirimkan angin kepada kalian yang melempari kalian dengan batu-batu kecil? Kalian akan tahu, wahai orang-orang kafir, bagaimana peringatanKu kepada kalian manakala kalian menyaksikan azab. Saat itu ilmu kalian tentangnya tidak bermanfaat. Ayat ini menetapkan sifat uluw (ketinggian) bagi Allah sesuai dengan keagunganNYa.
Tafsir Al-Madinah
16. Ayat ini ditujukan bagi orang-orang kafir, setelah ayat sebelumnya ditujukan bagi seluruh manusia. Hai orang-orang kafir, apakah kalian merasa aman dari siksaan Allah atas kekafiran kalian, dan dari kekuasaan-Nya untuk mengoncangkan bumi dan memporak-porandakannya?
Tafsir Al-Mukhtashar
16. Apakah kalian merasa aman terhadap Allah yang berada di langit bahwa Dia akan membelah bumi dari bawah kalian sebagaimana Dia membelahnya dari bawah Qārūn, setelah tadinya (bumi itu) mudah dan terhampar untuk ditinggali, lalu tiba-tiba bumi bergoncang setelah stabil?
Tafsir Zubdatut
16. (Apakah kamu merasa aman terhadap yang (berkuasa) di langit) Yaitu Allah. (bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu) Yakni menenggelamkan kalian ke dalam tanah sebagaimana yang Allah lakukan kepada Qarun, padahal sebelumnya Allah menjadikan bumi itu mudah untuk kalian berjalan di atasnya. (sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?) Yakni bergoncang, berbeda dengan biasanya yang tenang dan mudah di lewati.
Tafsir Ash-Shaghir
{Apakah kalian sudah merasa aman} apakah kalian merasa aman {dari Dzat yang di langit} Allah yang ada di atas langit {yaitu membenamkan bumi bersama kalian ketika tiba-tiba terguncang} terguncang bersama kalian sehingga kalian binasa
Tafsir Hidayatul
Ayat ini merupakan ancaman terhadap orang yang tetap melampaui batas dan mendurhakai Allah dimana yang demikian mendatangkan azab Allah dan hukuman-Nya. Yaitu Allah Subhaanahu wa Ta'aala Yang Mahatinggi di atas seluruh makhluk-Nya. Imam Malik rahimahullah berkata, “Sesungguhnya Allah di (atas) langit dan ilmu-Nya di semua tempat.”
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Mulk ayat 16: Allah menegur orang-orang kafir, Allah berkata : Apakah kalian beriman wahai orang-orang kafir, akan kemarahan Allah yang besar dan mulia, dimana Allah ada di atas langit dan akan menimpakan bagi kalian bumi, maka kalian akan terhantam dan terhimpit, dengan kuasa Allah dan engkau akan binasa ? Atau apakah kalian beriman terhadap siapa yang ada di langit, yang akan menimpakan kepada kalian angin dahsyat yang mebawa kerikil batu, kemudian kalian akan binasa dan teradzab ? Sebagaimana binasanya kaum Luth, Ad dan pasukan bergajah yang sebelum kalian, kalian juga akan mengetahui adzab yang sudah Allah peringatkan dengan mata-mata kalian sendiri.