Tafsir Ringkas Kemenag
Setelah menjelaskan bukti kebenaran dan cahaya petunjuk yang diperuntukkan bagi umat manusia, ayat ini menjelaskan sikap manusia dalam menghadapi bukti kebenaran itu. Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada tali Allah, yakni tuntunan agama-Nya yang terhimpun di dalam Al-Qur'an, maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia yang besar dari-Nya, yaitu surga, dan memberikan kepadanya bermacam-macam karunia, dan menunjukkan mereka jalan yang lurus dalam kehidupan di dunia dan kelak di akhirat untuk sampai kepada-Nyapada ayat yang lalu Allah berjanji menuntun umat manusia dan menunjukkan kepada mereka jalan yang membawa kepada kebahagiaan, di dunia dan akhirat. Pada ayat ini dipenuhi sebagian dari janji Allah itu, yaitu berupa jawaban atas pertanyaan yang mereka ajukan. Mereka meminta fatwa kepadamu, nabi Muhammad, tentang kala'lah, yaitu seorang yang mati tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak. Katakanlah, Allah memberi fatwa kepadamu tentang kala'lah, yaitu jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak, tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya, yakni bagian dari saudara perempuan itu, adalah seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi seluruh harta saudara perempuan, jika saudara perempuan itu mati dan saudara laki-laki itu masih hidup, ketentuan ini berlaku jika dia, saudara perempuan yang mati itu, tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan yang mewarisi itu berjumlah dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka, ahli waris itu, terdiri atas saudarasaudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Demikian Allah menerangkan hukum tentang pembagian waris kepadamu, agar kamu tidak sesat, dalam menetapkan pembagian itu. Allah maha mengetahui segala sesuatu yang membawa kebaikan bagimu dan yang menjerumuskan kamu ke dalam kesesatan, maka taatilah segala perintah-Nya dan jauhilah segala larangan-Nya.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 174-175 Allah SWT berfirman seraya berbicara kepada semua manusia, dan memberitahukan bahwa dia telah datang kepada mereka dengan membawa bukti yang agung dariNya, Itu adalah dalil yang tegas untuk membalas alasan dan hujjah yang mengandung kecurigaan. Oleh karena itu, Allah berfirman: (dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang), yaitu cahaya yang jelas menuju kebenaran. (Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepadaNya) yaitu mereka menggabungkan antara ibadah dan tawakal kepada Allah di semua perkara mereka. (niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya) yaitu Allah merahmati mereka dan memasukkan mereka ke dalam surga, serta menambahkan kepada mereka pahala yang berlipat ganda dan mengangkan derajat mereka dari karunia dan kebaikanNya kepada mereka. (Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus kepada-Nya) yaitu jalan yang jelas dan benar, tanpa ada kebengkokan dan penyimpanyan di dalamnya. Ini adalah sifat orang-orang mukmin di dunia dan akhirat. Mereka di dunia mengikuti jalan yang lurus dan selamat di semua keyakinan dan perbuatan mereka, dan di akhirat, mereka berada di jalan yang lurus yang mengantarkan ke taman-taman surga.
Tafsir As-Sa'di
175. Akan tetapi manusia terbagi menjadi dua bagian menurut keimanan kepada al-Quran dan mengambil manfaat darinya: “Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah” yaitu mengakui keberadaanNya, menyifatiNya dengan segala sifat kesempurnaan, menyucikanNya dari segala kekurangan dan aib, “dan berpegang teguh kepada (agama) Nya” yaitu mereka bersandar dan berpegang teguh kepada Allah serta berlepas diri dari daya dan kekuatan mereka dan hanya memohon pertolongan kepada Tuhan mereka, “niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dariNya (surga) dan limpahan karuniaNya.” Maksudnya, Allah akan melingkupi mereka dengan rahmatNya yang khusus dan membimbing mereka kepada kebaikan, memenuhi mereka dengan ganjaran dan menghindarkan mereka dari cobaan dan musibah, “ dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepadaNya,” maksudnya, membimbing mereka kepada ilmu dana mal, mengetahui kebenaran dan mengamalkannya. Artinya, dan barangsiapa yang tidak beriman kepada Allah, tidak berpegang teguh kepadaNya, dan tidak mengamalkan kitab-kitabNya, niscaya Allah akan menolak mereka dari rahmatNya, menahan mereka dari limpahan karuniaNya membiarkan mereka dengan diri mereka sendiri, karena mereka tidak mendapat petunjuk , akan tetapi mereka tersesat dengan kesesatan yang nyata, sebagai hukuman buat mereka karena meninggalkan keimanan, hingga mereka memperoleh kesi-siaan dan kerugian. Kita memohon kepada Allah ampunan dan keselamatan serta kesehatan.
Tafsir Al-Wajiz
175 Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada agama-Nya serta Al-quran niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya yaitu surga dan limpahan karunia-Nya berupa pahala. Allah juga akan menunjukkan kepada mereka jalan yang lurus tanpa ada bengkokan untuk sampai kepada-Nya yaitu agama Islam.
Tafsir Al-Muyassar
Adapaun orang-orang yang beriman kepada Allah dengan keyakianan, ucapan, dan perbuatan,dan berpegang teguh dengan cahaya yang diturunkan kepada mereka, maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam surga sebagai bentuk kasih sayang dan karunia dariNYa, dan memberikan taufik kepada mereka untuk menapaki jalan yang lurus yang mengantarkan ketaman-taman surga.
Tafsir Al-Madinah
175. Allah berjanji bagi orang-orang yang beriman dan berpegang teguh dengan tali-Nya yang kokoh akan memberinya rahmat yang luas dan karunia yang besar yang tiada batas di akhirat kelak. Dan Allah akan memberinya petunjuk kepada agama Islam syiar-syiar agung yang ada di dalam.
Tafsir Al-Mukhtashar
175. Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh pada Al-Qur`ān yang diturunkan kepada nabi mereka, niscaya Allah akan menyayangi mereka dengan memasukkan mereka ke dalam Surga, menambah ganjaran mereka, menaikkan derajat mereka, dan membimbing mereka untuk mengikuti jalan lurus yang tidak bengkok, yaitu jalan yang mengantarkan mereka ke Surga 'Adn.
Tafsir Zubdatut
175. (Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepadanya) Yakni berpegang teguh kepada Allah, dan pendapat lain mengatakan yakni berpegang teguh kepada cahaya yang telah disebutkan tadi. (Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya) Tanpa ada kebengkokan. Dan ini dilakukan dengna bepegang pada agama Islam dan meninggalkan agama-agama selainnya.
Tafsir Ash-Shaghir
{Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh padaNya} berpegang dengan Al-Qur’an {maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia dariNya serta menunjukkan mereka jalan} jalan {yang lurus
Tafsir Hidayatul
Kepada wujud-Nya dan sifat-sifat-Nya yang sempurna dan menyucikan-Nya dari segala 'aib dan kekurangan. Allah akan memberi mereka taufiq kepada ilmu dan amal; yaitu mengetahui yang hak dan mengamalkannya. Sebaliknya, orang yang tidak beriman kepada Allah, dan tidak berpegang dengan agama-Nya, maka Allah menghalangi mereka dari rahmat dan karunia-Nya, membiarkan mereka mengurus diri mereka sendiri sehingga mereka tersesat dengan kesesatan yang nyata sebagai hukuman dari meninggalkan keimanan.
Tafsir An-Nafahat
Surat An-Nisa ayat 175: Hai manusia! Sesungguhnya telah datang kepada kamu satu keterangan dari Tuhan kamu, dan Kami telah turunkan kepada kamu satu cahaya yang nyata."