Surah Al-Qamar : Ayat 19
إِنَّآ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِى يَوْمِ نَحْسٍ مُّسْتَمِرٍّ
"Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus,"
Tafsir Ringkas Kemenag
Sebagai hukuman atas keingkaran kaum 'ad, sesungguhnya kami telah mengembuskan angin yang sangat kencang kepada mereka pada hari yang mereka anggap sebagai hari nahas. Embusan yang tidak ada bandingannya itu terjadi secara terus-menerus. 20-21. Allah mengembuskan angin mahadahsyat yang membuat manusia durhaka itu bergelimpangan seakan-akan mereka bagaikan pohon-pohon kurma yang tumbang dengan akar-akarnya. Maka perhatikanlah betapa dahsyatnya azab-ku dan peringatan-ku kepada orang-orang yang ingkar dan durhaka.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 18-22 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang kaum 'Ad, yaitu kaum nabi Hud. Mereka juga mendustakan rasulNya, sebagaimana yang dilakukan kaum nabi Nuh, dan bahwa Allah SWT menimpakan kepada mereka (angin yang sangat kencang) yaitu angin yang kencang dan sangat dingin (pada hari nahas) yaitu menimpa mereka, Pendapat ini dikatakan Adh-Dhahhak, Qatadah, dan As-Suddi. (yang terus-menerus) ditimpakan atas mereka yang membinasakan dan menghancurkan mereka, karena hari itu merupakan hari azab dunia bagi mereka yang langsung berhubungan dengan azab akhirat. Firman Allah: (yang menggelimpangkan manusia seakan-akan mereka pokok kurma yang tumbang (20)) Demikian itu karena angin menimpa seseorang dari mereka, lalu menerbangkan dia sehingga tidak terlihat lagi, kemudian dijatuhkannya dengan kepala di tanah, sehingga hancurlah kepalanya dan yang tersisa hanyalah tubuhnya saja tanpa kepala. Oleh karena itu Allah berfirman: (seakan-akan mereka pokok kurma yang tumbang (20) Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku (21) Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (22))
Tafsir As-Sa'di
18-19. ‘Ad adalah kabilah terkenal di Yaman, Allah mengutus Nabi Hud kepada mereka yang menyerukan mereka untuk mengesakan dan menyembah Allah, mereka mendustakannya, kemudian Allah mengutus “angin yang sangat kencang,” yaitu sangat kuat, “pada hari nahas,” yakni kerasnya siksaan dan penderitaan begitu dahsyat menimpa mereka “yang terus menerus,” selama tujuh malam delapan hari berturut-turut.
Tafsir Al-Wajiz
19. Sesungguhnya kami perintahkan angin yang sangat kencang suaranya dan sangat dingin untuk kaum ‘Aad di hari kemalangan (mereka, dan selamanya menjadi hari kemalangan bagi mereka sampai mereka semuanya dibinasakan
Tafsir Al-Muyassar
19-20. Sesungguhnya Kami mengutus kepada mereka angin yang sangat dingin di hari kesialan bagi mereka yang membawa azab dan kebinasaan. Angin itu menerbangkan mereka dari bumi, lalu mencampakkan mereka tersungkur dengan leher patah dan terpenggal dari tubuh mereka, ia meninggalkan mereka seperti batang pohon kurma yang terpisah dari pangkalnya.
Tafsir Al-Mukhtashar
19. Sesungguhnya Kami mengirimkan angin yang keras dan dingin pada hari nahas dan sial mereka yang terus menerus bersama mereka hingga mereka masuk ke dalam Neraka.
Tafsir Zubdatut
19. (Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang) Yakni angin yang sangat dingin. Pendapat lain mengatakan yakni angin yang bersuara kencang. (pada hari nahas yang terus menerus) Yakni selalu membawa keburukan bagi mereka.
Tafsir Ash-Shaghir
Sesungguhnya Kami telah mengirimkan kepada mereka angin yang sangat kencang} yang sangat dingin {pada hari nahas} hari yang sangat buruk dan sial {yang terus-menerus} yang terus-menerus
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Qamar ayat 19: Allah menjelaskan bahwa Allah membinasakan mereka dengan mengutus angin yang sangat dingin. Pada hari yang keras dengan adzab dan keburukan bagi mereka terus menerus dan kebinasaan.