Surah Al-Infitar : Ayat 19
يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْـًٔا ۖ وَٱلْأَمْرُ يَوْمَئِذٍ لِّلَّهِ
"(Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah."
Tafsir Ringkas Kemenag
Hari pembalasan itu adalah pada hari ketika seseorang sama sekali tidak berdaya menolong orang lain. Setiap orang harus mempertanggungjawabkan amalnya sendiri. Hanya iman dan amal saleh yang mampu menyelamatkan seseorang dari siksa neraka. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah. Dialah penguasa tunggal; tidak ada penguasa lain selain dia. 1. Pada permulaan surah ini Allah memberi peringatan keras kepada mereka yang berbuat curang dalam timbangan dan takaran. Celakalah bagi orang-orang yang berbuat curang dalam menimbang dan menakar sehingga merugikan banyak orang!.
Tafsir As-Sa'di
Ayat 13-19 Yang dimaksud dengan orang-orang baik adalah mereka yang menunaikan hak-hak Allah dan hak-hak hambaNya, yang selalu konsisten dengan kebaikan dalam aktivitas hati maupun anggota badan. Balasan mereka adalah kenikmatan di hati, ruh, dan badan di dunia, di alam barzakh, dan di negeri keabadian. “Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka,” yang tidak menunaikan hak-hak Allah dan hak-hak hamba secara sempurna, mereka yang hati dan amalnya berdosa, “benar-benar berada dalam neraka,” yaitu dalam azab yang pedih di dunia, di alam barzakh dan di negeri keabadian. “Mereka masuk ke dalamnya,” dan disiksa dengan sekeras-kerasnya, “pada Hari Pembalasan,” yaitu pada hari Hari Pembalasan amal perbuatan. “Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu,” yaitu mereka tetap berada di dalamnya dan tidak bisa keluar. “Tahukah kamu apakah Hari Pembalasan itu? Sekali lagi, tahukah kamu apakah Hari Pembalasan itu?” dalam ayat ini terdapat pemberitahuan yang memperbesar huru-hara hari yang sulit yang membuat akal risau, “(yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain,” meski dekat dan berteman tulus, masing-masing disibukkan oleh diri sendiri dan tidak ingin meminta tolong dari yang lain. “Dan segala urusan pada hari itu dalam kekusaan Allah,” Dia-lah yang menghukumi antara manusia dan mengambilkan hak orang yang dizhalimi dari orang yang menzhalimi.
Tafsir Al-Wajiz
19. Hari dimana setiap orang tidak lagi bermanfaat atau memberi manfaat bagi orang lain. Hari itu semua adalah atas kendali Allah, tidak ada yang mengendalikan/berwenang kecuali Allah
Tafsir Al-Muyassar
17-19. Tahukah kamu keagungan hari perhitungan amal? Kemudian tahukah kamu keagungan hari hisab? Pada hari itu, tidak ada seorangpun yang bisa memberi manfa’at kepada orang lain. Segala urusan pada hari itu hanya milik Allah semata, tidak ada yang mengalahkan NYA, tidak ada yang berkuasa atas NYA, dan tidak ada yang menentang NYA.
Tafsir Al-Mukhtashar
19. Yaitu suatu hari di saat seseorang tidak bisa menolong orang lain, dan segala perkara pada Hari itu dalam kekuasaan Allah semata, berbuat sebagaimana Dia kehendaki, bukan dalam kekuasaan selain-Nya.
Tafsir Zubdatut
19. ((Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah) Yakni tidak ada orang yang mampu menetapkan atau melakukan sesuatu apapun, kecuali Allah tuhan semesta alam. Allah tidak memberikan kerajaan bagi siapapun pada hari itu sebagainya ketika di dunia.
Tafsir Ash-Shaghir
Hari (ketika) seseorang tidak berdaya pada orang lain sedikit pun} hari pembalasan yaitu hari dimana seseorang tidak berguna bagi orang lain {Segala urusan pada hari itu adalah milik Allah}
Tafsir Hidayatul
Meskipun orang lain itu kerabat atau kekasihnya. Masing-masing sibuk mengurus dirinya sendiri. Dialah yang memutuskan masalah di antara hamba-hamba-Nya, Dia akan mengambil hak dari orang yang zalim untuk orang yang dizalimi, wallahu a’lam.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Infitar ayat 19: 17-19. Kemudian Allah berbicara tentang tulang-belulang pada hari kiamat, Ia berkata : Dan tidaklah engkau mengetahui wahai manusia akan keadaan tulang-belulang pada hari perhitungan dan pembalasan. Ketahuilah wahai sekalian manusia ! Bahwasanya pada hari itu adalah hari yang sangat mengerikan, dimana tidak akan mampu salah seorang memberikan manfaat bagi seorang yang lainnya. Dan segala urusannya kembali kepada Allah semata. “Ya Allah wahai Dzat yang memiliki segala urusan pada setiap masa, masukanlah kami dengan rahmat-mu termasuk kedalam golongan orang-orang yang shalih”.