Surah Al-Jasiyah : Ayat 2
تَنزِيلُ ٱلْكِتَٰبِ مِنَ ٱللَّهِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَكِيمِ
"Kitab (ini) diturunkan dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
Tafsir Ringkas Kemenag
Kitab, yaitu Al-Qur'an ini diturunkan secara berangsur-angsur dari Allah yang mahaperkasa terhadap ketentuan-Nya, lagi mahabijaksana terhadap semua keputusan dan ketentuan-Nya. 3. Sesungguhnya, pada penciptaan langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda ke-esaan, kekuasaan, dan kebesaran Allah bagi orang-orang mukmin yang imannya mantap.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-5 Allah SWT membimbing makhlukNya untuk memikirkan tanda-tanda kekuasaanNya, nikmat-nikmatNya, dan kekuasaanNya yang besar yang dengan itu Dia menciptakan langit, bumi dan semua makhluk yang ada pada keduanya yang beragam macam dan jenisnya. yaitu para malaikat, jin, manusia, binatang-binatang melata, burung-burung, hewan-hewan pemangsa, hewan-hewan liar, berbagai jenis serangga, dan berbagai macam makhluk di dalam laut, serta pergantian siang dan malam hari yang tanpa henti, yang ini datang dengan membawa kegelapannya, dan yang lainnya dengan sinarnya. dan apa yang diturunkan Allah SWT dari langit melalui awan berupa hujan saat diperlukan, yang hal ini disebut rezeki karena dengan itu rezeki bisa didapatkan (lalu dihidupkan-Nya dengan air hujan itu bumi sesudah matinya) yaitu sebelumnya bumi kering dan tandus, tidak ada tumbuhan padanya. Firman Allah: (dan pada pergerakan angin) yaitu dari selatan, utara, angin dabur dan shaba, angin darat dan angin laut, angin malam dan siang, yang antara lainnya ada yang membawa air hujan, dan ada yang menyemaikan benih, dan ada yang menjadi penyegar bagi jiwa, ada juga yang mandul tidak menghasilkan apapun, pada mulanya Allah berfirman: (benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk orang-orang yang beriman) Kemudian Allah berfirman, (untuk kaum yang meyakini) kemudian (bagi kaum yang berakal) Hal ini merupakan ungkapan yang bertingkat-tingkat dari suatu keadaan yang mulia kepada keadaan yang lebih mulia dan lebih tinggi, ayat ini mirip dengan apa yang disebutkan di dalam surah Al-Baqarah melalui firmanNya SWT (Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering) nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan (164)) (Surah Al-Baqarah)
Tafsir As-Sa'di
1-2. Allah mengabarkan suatu kabar yang mengandung perintah untuk mengagungkan dan memperhatikan al-qur’an. Al-qur’an “kitab (ini) diturunkan dari Allah,” yang diibadahi dan disembah karena memiliki sifat-sifat sempurna serta hanya Dia sendiri yang memilki berbagai nikmat, yang bagiNyalah keperkasaan serta hikmah (kebijaksanaan) yang sempurna.
Tafsir Al-Wajiz
2. Wahai Rasulullah, kitab ini (al-Qur’an) diturunkan kepadamu, dari Allah yang Maha Perkasa di kerajaanNya dan Maha Bijaksana dalam penciptaanNya.
Tafsir Al-Muyassar
Al-Quran ini diturunkan dari Allah yang Mahaperkasa dalam pembalasanNya terhadap musuh-musuhNya, Mahabijaksana dalam pengaturan dan urusan-urusan makhlukNya.
Tafsir Al-Madinah
2. Allah memberi pujian bagi al-Qur’an; ia adalah kitab yang diturunkan dari Allah Yang Maha Perkasa dalam kerajaan-Nya dan Maha Bijaksana dalam menetapkan kemaslahatan bagi makhluk-makhluk-Nya.
Tafsir Al-Mukhtashar
2. Kitab ini diturunkan dari Allah Yang Maha Perkasa yang tidak ada seorangpun yang mampu mengalahkan-Nya dan Maha Bijaksana dalam penciptaan-Nya, kekuasaan-Nya dan pengaturan-Nya.
Tafsir Ash-Shaghir
Diturunkannya kitab ini} Al-Qur’an {dari Allah Yang Maha perkasa lagi Maha bijaksana
Tafsir Hidayatul
Allah Subhaanahu wa Ta'aala memberitahukan suatu berita yang di dalamnya mengandung perintah mengagungkan Al Qur’an dan memuliakannya. Hal itu, karena Al Qur’an turun dari Allah Tuhan yang berhak disembah karena sifat sempurna pada-Nya dan karena Dia yang sendiri melimpahkan nikmat-nikmat-Nya. Dia memiliki keperkasaan dan kebijaksanaan yang sempurna. Selanjutnya, Dia menguatkan hal itu dengan menyebutkan ayat-ayat-Nya yang ada di ufuk (cakrawala) dan pada diri manusia, berupa penciptaan langit dan bumi serta makhluk yang disebarkan-Nya pada keduanya, serta apa yang Dia simpan pada keduanya berupa berbagai manfaat, demikian pula apa yang Allah turunkan dari langit berupa air hujan yang dengannya Allah Subhaanahu wa Ta'aala menghidupkan negeri dan penduduknya. Ini semua merupakan ayat yang jelas dan dalil yang terang yang menunjukkan kebenaran Al Qur’an dan kebenaran isinya yang terdiri dari hikmah dan hukum-hukum. Demikian pula menunjukkan kesempurnaan yang dimiliki Allah Subhaanahu wa Ta'aala, serta menunjukkan benarnya kebangkitan manusia setelah mati.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Jatsiyah ayat 2: (Diturunkannya Kitab ini) yakni Alquran; lafal ayat ini berkedudukan menjadi Mubtada (dari Allah) menjadi Khabar dari Mubtada (Yang Maha Perkasa) di dalam kerajaan-Nya (lagi Maha Bijaksana) di dalam perbuatan-Nya.