Surah Taha : Ayat 21
قَالَ خُذْهَا وَلَا تَخَفْ ۖ سَنُعِيدُهَا سِيرَتَهَا ٱلْأُولَىٰ

"Allah berfirman: “Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula,"

Tafsir Ringkas Kemenag
Melihat perubahan wujud tongkatnya menjadi ular, nabi musa merasa takut. Dia berfirman untuk menenangkan hati nabi musa, 'wahai musa, peganglah ia. Ambillah ular itu dan jangan takut. Kami akan mengembalikan wujud-Nya kepada keadaannya semula, dari ular menjadi tongkat kembali. '22. Allah juga memberi nabi musa mukjizat yang lain. Dia berfirman, 'dan kepitlah tangan kanan-Mu melalui leher bajumu ke ketiak kiri-Mu, kemudian tariklah keluar, niscaya ia keluar menjadi putih cemerlang dan bercahaya tanpa cacat, bagai sinar matahari yang benderang. Kami berikan itu kepadamu sebagai mukjizat yang lain, selain tongkat yang berubah menjadi ular.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 17-21 Ini merupakan bukti dari Allah SWT kepada nabi Musa, mukjizat yang agung, dan peristiwa yang luar biasa yang menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang mampu melakukan hal sepert itu selain Allah SWT bahwa tidak akan ada seorang pun yang dapat men­datangkannya kecuali seorang nabi yang diutus. Firman Allah SWT: (Apakah itu yang di tangan kananmu, hai Musa (17)) Sebagian mufasir berkata,”Sesungguhnya Allah berfirman demikian kepadanya dengan maksud mengingatkan. DIkatakan juga bahwa se­sungguhnya Allah SWT mengatakan demikian kepadanya dengan maksud menetapkan. Yaitu sesuatu yang ada di tangan kananmu yang merupakan tongkat yang kamu kenali, kamu akan melihat apa yang akan Kami lakukan terhadapnya sekarang. (Apakah itu yang di tangan kananmu, hai Musa? (17)) istifham yang mengandung makna penetapan (Berkata Musa, "Ini adalah tongkatku, aku bertelekan padanya”) yaitu aku menjadikannya sebagai pegangan dalam berjalan ("dan aku pukul (daun) dengannya untuk kambingku”) yaitu aku menggoyangkan tangkai pohon agar daunannya rontok untuk menggembala kambingku. Firman Allah: (dan bagiku ada lagi keperluan yang lain padanya) yaitu untuk kebaikan, manfaat, dan kegunaan lainnya. Firman Allah: (Allah berfirman, "Lemparkanlah itu, hai Musa!" (19)) yaitu lemparkanlah tongkat yang kamu pegang di tanganmu itu, waha Musa (Lalu dia melemparkan tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat (20) yaitu menjadi ular yang sangat besar dan panjang serta bergerak sangat cepat. Tiba-tiba tongkat itu bergerak dan berubah menjadi ular yang sangat cepat gerakannya, dan itu merupakan ular yang paling cepat gerakannya, tetapi itu lebih kecil. Hal ini tetap menunjukkan makna yang besar dan sangat cepat gerakannya, (merayap dengan cepat) maknannya adalah merayap dan bergerak Oleh karena itu Allah berfirman (Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula) yaitu kepada keadaan yang biasa kamu kenal sebelumnya
Tafsir As-Sa'di
21. Allah berkata kepada Musa, “Peganglah ia dan jangan takut,” tidak ada bahaya bagimu pada ular itu “Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula,” yaitu bentuk dan sifat (aslinya). Sebab, sebelumnya adalah tongkat. Maka Musa menaati perintah Allah sebagai (cermin) keimanan dan penyerahan diri beliau kepadaNya. Lalu beliau mengambilnya. Tongkatnya kembali seperti semula yang ia kenal. Ini salah satu tanda kekuasaan Allah.
Tafsir Al-Wajiz
21. Allah berfirman kepadaNya: “Ambillah ular itu menggunakan tangan kananmu dan jangan takut dengannya, Kami akan mengembalikannya kepada bentuk semula, yaitu tongkat”
Tafsir Al-Muyassar
21-22. Allah berfirman kepada Musa, “Ambillah ular itu dan jangan takut kepadanya. Kami akan mengembalikkan wujudnya menjadi tongkat lagi, sebagaimana keadannya semula. Dan kepitlah tanganmu ke arah sisi tubuhmu (ketiak) di bawah lengan atasmu, maka akan keluar menjadi berwarna putih seperti salju, bukan karena penyakit kusta, untuk menjadi tanda lain kebenaran kenabianmu.
Tafsir Al-Mukhtashar
21. Allah lalu berfirman kepada Musa -'alaihissalām-, "Peganglah tongkat itu dan jangan takut karena telah berubah menjadi ular, sebab bila engkau memegangnya Kami, akan mengembalikannya kepada keadaannya yang semula.
Tafsir Zubdatut
21. (Allah berfirman) Allah berfirman. (Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula) Yakni setelah kamu mengambilnya Kami akan mengembalikannya ke bentuk semula.
Tafsir Ash-Shaghir
{Dia berfirman,“Ambillah dan jangan takut. Kami akan mengembalikannya pada keadaannya} keadaannya dan kondisinya {semula
Tafsir Hidayatul
Surat Thaha ayat 21: Yakni tidak akan terjadi apa-apa denganmu. Maka Nabi Musa ‘alaihis salam mengikuti perintah Allah karena iman dan berserah diri kepada-Nya, Beliau pun memegangnya, maka tongkat itu pun kembali seperti sedia kala.