Surah Al-Ankabut : Ayat 21
يُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ وَيَرْحَمُ مَن يَشَآءُ ۖ وَإِلَيْهِ تُقْلَبُونَ
"Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya, dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dia mengazab dengan sangat adil siapa yang dia kehendaki atas segala dosa yang dilakukannya semasa hidup, dan memberi rahmat kepada siapa yang dia kehendaki, yaitu orang-orang yang bertobat dan beramal saleh, dan hanya kepada-Nya setelah kematian kamu akan dikembalikan untuk perhitungan dan pembalasan. 22. Jangan duga akan dapat menghindar dari siksa-Nya, karena ketika itu tidak ada kekuasaan selain kuasa-Nya dan kamu wahai para pendurhaka sama sekali tidak dapat melepaskan diri dari siksa yang ditetapkan Allah, baik kamu berada di bumi maupun berada di langit, dan tidak ada pelindung yang dapat menghalangi siksa Allah dan penolong bagimu yang dapat meringankan siksa yang ditetapkan itu selain Allah.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 19-23 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang nabi Ibrahim bahwa dia memberi petunjuk mereka untuk membuktikan adanya hari kebangkitan yang mereka ingkari melalui apa yang mereka saksikan di dalam diri mereka sendiri, yaitu bahwa Allah menciptakan mereka yang pada sebelumnya sesuatu yang tidak pernah ada, kemudian mereka diadakan dan menjadi manusia yang dapat mendengar dan melihat. Maka Dzat yang memulai penciptaan itu mampu mengembalikannya hidup, dan sesungguhnya hal itu mudah dan ringan bagiNya. Kemudian nabi Ibrahim memberi petunjuk kepada mereka tentang hal itu melalui segala sesuatu yang mereka saksikan di cakrawala berupa berbagai tanda kekuasaan Allah yang telah menciptakan segala sesuatu, yaitu langit dan bintang-bintang yang ada padanya, baik yang bersinar, yang tetap, dan yang beredar. Serta bumi dan tanah-tanah membentang, gunung-gunung, lembah-lembah, tanah datar yang terbuka, hutan-hutan, pepohonan, sungai-sungai, buah-buahan, dan lautan; semua itu menunjukkan keadaannya, dan menunjukkan adanya Dzat yang menciptakannya, mengadakan, dan memilihnya. Dzat yang berfirman terhadap sesuatu,"Jadilah," maka terjadilah hal itu. Oleh karena itu dia berkata. (Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian mengulanginya (kembali). Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah (19)) sebagaimana firmanNya: (Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikannya (menghidupkannya) kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah bagi-Nya) (Surah Ar-Rum: 27) Kemudian Allah SWT berfirman: (Katakanlah, "Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi) yaitu hari kiamat (Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu) Kedudukan ini serupa dengan firman Allah SWT: (Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu adalah benar) (Surah Fushshilat: 53) Firman Allah SWT: (Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya) yaitu, Dialah Dzat yang menentukan dan mengatur yang berbuat apa yang Dia kehendaki dan memutuskan apa yang Dia inginkan, tidak ada yang menghalangi keputusanNya, dan tidak ada yang meminta pertanggungjawaban terhadap apa yang Dia perbuah, melainkan merekalah yang akan dimintai pertanggungjawabannya. Hanya milikNyalah semua makhluk dan semua urusan, apa yang Dia lakukan hanyalah keadilan, karena Dialah yang Maha Merajai yang tidak pernah berbuat zalim bahkan seberat dzarrah. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan hanya kepada-Nyalah kalian akan dikembalikan (21)) yaitu dikembalikan pada hari kiamat. Firman Allah SWT: (Dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di bumi dan tidak (pula) di langit) yaitu, tidak ada seorang pun dari kalangan penduduk langit dan bumi yang bisa melemahkanNya, bahkan Dia Maha Perkasa atas semua hambaNya. Segala sesuatu takut dan butuh kepadaNya, sedangkan Dia tidak membutuhkan kepada selainNya. (dan sekali-kali tiadalah bagimu pelindung dan penolong selain Allah (22) Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan denganNya) yaitu mereka ingkar dan kafir kepada hari kebangkitan (mereka putus asa dari rahmat-Ku) yaitu, tidak ada bagian bagi mereka dari rahmatKu (dan mereka itu mendapat azab yang pedih) yaitu menyakitkan dan keras di dunia dan akhirat
Tafsir As-Sa'di
21. “Allah mengazab siapa yang dikehendakiNya dan memberi rahmat siapa yang dikehendakiNya,” maksudnya, hanya Dia semata yang berwenang menentukan keputusan pembalasan, yaitu memberikan pahala kepada orang-orang yang taat dan merahmati mereka, dan mengazab orang-orang yang durhaka dan memberikan hukuman peringatan terhadap mereka, “dan hanya kepadaNYa-lah kamu akan dikembalikan,” maksudnya, kalian akan dikembalikan kepada negeri yang di sana keputusan azab dan rahmatNya diberlakukan. Maka berusahalah di dunia ini untuk melakukan amal yang dapat menjadi sebab rahmatNya, yaitu berbagai ketaatan, dan jauhilah segala sebab yang dapat mengakibatkan azabNya, yaitu segala bentuk kemaksiatan.
Tafsir Al-Wajiz
21. Dia menyiksa orang yang dikehendaki untuk disiksa dan mengasihi orang yang dikehendaki untuk dikasihi. Dan hanya kepadaNyalah kalian dikembalikan setelah kematian kalian.
Tafsir Al-Muyassar
Dia menyiksa siapa saja dari makhlukNya yang Dia kehendaki atas kejahatan yang dahulu ia perbuat pada hari-hari kehidupannya, dan Dia memberikan rahmat kepada orang-orang yang bertaubat dari mereka dan beramal shalih. KepadaNya-lah kalian akan dikembalikan. Lalu Dia akan memberikan balasan kepada kalian sesuai apa yang kalian perbuat.
Tafsir Al-Madinah
21. Allah mengazab hamba-Nya yang Dia kehendaki akibat keburukan-keburukan yang telah dia kerjakan, dan marahmati siapa yang Dia kehendaki dari orang yang beriman dan beramal shalih. Dan kepada Allah seluruh manusia akan kembali pada hari kebangkitan.
Tafsir Al-Mukhtashar
21. Allah menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dari makhluk-Nya dengan keadilan-Nya dan mengasihi yang dikehendaki-Nya dari makhluk-Nya dengan karunia-Nya. Hanya kepada-Nya lah kalian dikembalikan pada hari Kiamat untuk perhitungan tatkala Dia membangkitkan kalian hidup-hidup dari kuburan kalian.
Tafsir Zubdatut
21. (Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya) Yakni mengazab orang-orang kafir dan pelaku maksiat. ( dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya) Yakni merahmati orang-orang yang beriman dan mempercayai para rasul-Nya, serta melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. (dan hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan) Dan tidak kepada selain-Nya.
Tafsir Hidayatul
Dia sendiri yang memberikan hukum jaza’i (pembalasan), yaitu mengazab mereka yang bermaksiat dan memberikan pahala dan rahmat kepada orang-orang yang taat. Kamu akan dikembalikan ke negeri akhirat, negeri yang di sana berlaku hukum-hukum jaza’i (azab dan rahmat-Nya). Oleh karena itu, kerjakanlah sebab untuk memperoleh rahmat-Nya yaitu taat dan jauhilah sebab yang mendatangkan azab-Nya yaitu maksiat.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-‘Ankabut ayat 21: Allah mengabarkan bahwasanya Dia sajalah yang mengadzab bagi siapa yang Dia kehendaki bagi orang-orang musyrik dan yang bermaksiat dengan adil, dan Allah juga merahmati bagi siapa yang dikehendaki-Nya dari orang-orang yang bertahid dan yang taat dengan rahmat dan karunia-Nya. Kepada Allahlah mereka semua kembali dan tempat mereka kembali hanya kepada-Nya. Allah akan membalasa amalan mereka dan menghisab dan mengadzab mereka.