Tafsir Ringkas Kemenag
20-21. Allah mengembuskan angin mahadahsyat yang membuat manusia durhaka itu bergelimpangan seakan-akan mereka bagaikan pohon-pohon kurma yang tumbang dengan akar-akarnya. Maka perhatikanlah betapa dahsyatnya azab-ku dan peringatan-ku kepada orang-orang yang ingkar dan durhaka. 22. Peristiwa yang menimpa kaum 'ad merupakan pelajaran berharga bagi orang yang mau memperhatikan. Dan sungguh, telah kami mudahkan Al-Qur'an untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi semua manusia. Maka, adakah di antara mereka orang yang mau mengambil pelajaran sehingga Allah melimpahkan karunia kepadanya dan membantunya memahami kitab suci ini'.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 18-22 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang kaum 'Ad, yaitu kaum nabi Hud. Mereka juga mendustakan rasulNya, sebagaimana yang dilakukan kaum nabi Nuh, dan bahwa Allah SWT menimpakan kepada mereka (angin yang sangat kencang) yaitu angin yang kencang dan sangat dingin (pada hari nahas) yaitu menimpa mereka, Pendapat ini dikatakan Adh-Dhahhak, Qatadah, dan As-Suddi. (yang terus-menerus) ditimpakan atas mereka yang membinasakan dan menghancurkan mereka, karena hari itu merupakan hari azab dunia bagi mereka yang langsung berhubungan dengan azab akhirat. Firman Allah: (yang menggelimpangkan manusia seakan-akan mereka pokok kurma yang tumbang (20)) Demikian itu karena angin menimpa seseorang dari mereka, lalu menerbangkan dia sehingga tidak terlihat lagi, kemudian dijatuhkannya dengan kepala di tanah, sehingga hancurlah kepalanya dan yang tersisa hanyalah tubuhnya saja tanpa kepala. Oleh karena itu Allah berfirman: (seakan-akan mereka pokok kurma yang tumbang (20) Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku (21) Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (22))
Tafsir As-Sa'di
21. “Maka betapakah dahsyatnya azab dan ancaman-ancamanKu.” Demi Allah, siksaNya amat pedih dan ancamanNya tidak membiarkan seorang pun memiliki alasan.
Tafsir Al-Wajiz
21. Alangkah dahsyatnya azab dan ancamanKu terhadap mereka. Allah mengulang-ulangnya sebagai bentuk peringatan
Tafsir Al-Muyassar
Bagaimana azab dan siksaKu atas siapa yang kafir kepadaKu, mendustakan para utusanKu dan tidak beriman kepada mereka? Sesungguhnya azabKu itu besar dan pedih.
Tafsir Al-Mukhtashar
21. Maka perhatikanlah -wahai penduduk Makkah- bagaimana siksa-Ku atas mereka? Dan bagaimana peringatan-Ku terhadap yang lain dengan siksaan terhadap mereka?
Tafsir Ash-Shaghir
{Maka betapa dahsyatnya azab dan peringatanKu
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Qamar ayat 21: 21-22. Telah berlalu tafsir dari dua ayat yang sebelumnya pada ayat 16 dan 17 dari surat ini.