Surah An-Nahl : Ayat 23
لَا جَرَمَ أَنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْتَكْبِرِينَ

"Tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong."

Tafsir Ringkas Kemenag
Tidak diragukan lagi bahwa Allah yang maha esa mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan sembunyikan dalam hati berupa kebohongan, dan apa yang mereka lahirkan dalam bentuk sikap dan perbuatan. Sesungguhnya dia yang maha pengasih dan penyayang tidak menyukai orang yang sombong dan tidak menganugerahkan ganjaran kepada orang yang congkak dalam ucapan dan tingkah laku mereka. Kesombongan mereka terbukti dengan penolakan mereka terhadap Al-Qur'an. Dan hal ini terbukti apabila dikatakan kepada mereka oleh nabi Muhammad atau siapa pun, apakah yang telah diturunkan tuhanmu yang telah menganugerahkan nikmat dan kebaikan-Nya untuk kemaslahatan kamu' dengan penuh kesombongan dan keangkuhan mereka menjawab, Allah tidak menurunkan apa pun. Apa yang disampaikan oleh Muhammad hanyalah dongeng-dongeng orang dahulu.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 22-23 Allah SWT memberitahukan bahwa tidak ada Tuhan selain Dia, Dzat yang Maha Esa, yang bergantung kepadaNya segala sesuatu. Dia memberi­tahukan bahwa orang-orang kafir itu ingkar hatinya atas hal itu, sebagaimana Dia memberitahukan tentang mereka yang heran tentang itu: (Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja? Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat menghe­rankan (5)) (Surah Shad) dan (Dan apabila hanya nama Allah saja yang disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bersenang hati (45)) (Surah Az-Zumar). Firman Allah: (sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong) yaitu dari menyembah Allah SWT disertai dengan keingkaran hati mereka dari mengesakanNya, sebagaimana Allah berfirman (Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”) (Surah Ghafir: 60) Oleh karena itu Allah berfirman di sini (Tidak diragukan lagi), yaitu kebenaran (bahwa Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan), yaitu Dia akan membalas kalian atas hal itu dengan balasan yang penuh (Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang yang sombong)
Tafsir As-Sa'di
23. “tidak diragukan lagi” dengan seyakin yakinnya, pasti “bahwa Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan” berupa amalan amalan yang buruk. ”sesungguhnya Allah tidak menyukai orang orang yang sombong” bahkan Dia sangat membenci mereka dan akan memberi balasan kepada mereka dengan balasan yang serupa dengan tingkah polah mereka (yaitu) “sesungguhnya orang orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk Neraka jahanam dalam keadaan hina dina”.
Tafsir Al-Wajiz
23. Tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka ungkapkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong. Maka Allah akan membalas perbuatan sombong mereka yang enggan mengesakan Allah
Tafsir Al-Muyassar
Sudah pasti, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan, dari bentuk-bentuk keyakinan, ucapan-ucapan dan tindakan-tindakan, dan apa yang mereka tampakan darinya, dan Dia akan memberikan balasan kepada mereka atas perkara-perkara tersebut. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri untuk beribadah dan tunduk kepadaNya dan akan memberikan balasan kepada mereka atas hal-hal tersebut.
Tafsir Al-Madinah
23- 24. Tidak diragukan bahwa Allah Maha Mengetahui segala niat dan maksud yang kalian rahasiakan dan yang kalian tampakkan. Allah tidak menyukai orang-orang yang berpaling dari kebenaran, yaitu orang-orang yang jika dikatakan kepada mereka: “Apa yang diturunkan Tuhan kalian kepada rasul-Nya?” Mereka akan menjawab: “Yang diturunkan kepadanya hanyalah kedustaan-kedustaan dari umat-umat terdahulu!”
Tafsir Al-Mukhtashar
23. Sungguh Allah mengetahui amal perbuatan yang mereka sembunyikan sebagaimana Allah mengetahui apa yang mereka perlihatkan. Tidak ada sesuatu pun yang samar bagi Allah dan Allah akan membalas mereka atas perbuatannya. Sesungguhnya Allah -Subḥānahu- tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri dari ibadah dan ketundukan kepada-Nya, sebaliknya Allah memurkai mereka dengan murka yang berat.
Tafsir Zubdatut
23. (Tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka tampakkan) Yakni suatu kebenaran bahwa Allah mengetahui segala perkataan dan perbuatan yang mereka rahasiakan dan yang mereka tampakkan. (Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong) Yakni Allah tidak suka terhadap setiap orang yang menyombongkan diri, diantaranya adalah orang yang menolak untuk mengesakan Allah.
Tafsir Li Yaddabbaru
Diantara kisah tentang tarbiyah hati dengan al-Qur'an : Suatu ketika Hasan bin 'Ali melewati sekelompok orang-orang miskin yang sedang makan kemudian mereka memanggilnya; beliau pun menjawab panggilan itu dan makan bersama mereka, kemudian beliau membacakan satu ayat dari al-Qur'an : { } "Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong" kemudian di hari yang lain Hasan memanggil mereka ke rumahnya untuk menjamu mereka dengan makanan sebagai balasan untuk kebaikan yang telah mereka lakukan.
Tafsir Ash-Shaghir
Tidak diragukan} tidak diragukan {bahwa Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka tampakkan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang sombong
Tafsir Aisarut
Makna kata: ( ) laa jaram : pasti Makna ayat: Firman-Nya “Sungguh Allah mengetahui apa yang mereka sembunyi dan tampakkan, sungguh Dia tidak menyukai orang yang sombong.” Yaitu, sungguh Allah mengetahui apa yang disembunyikan dan ditampakkan oleh mereka para pendusta hari akhir, Dia akan menghitungnya dan pasti akan membalasnya pada hari yang dahulu mereka dustakan (kedatangannya), sungguh mereka sangat merugi lagi menyesal. Balasan bagi mereka adalah azab neraka yang disebabkan karena murka dan tidak kebencian Allah kepada orang-orang yang sombong. Pelajaran dari ayat: • Ancaman perihal buruknya kesombongan dan enggan mengikuti kebenaran.
Tafsir Hidayatul
Surat An-Nahl ayat 23: Berupa amal-amal buruk. Bahkan Dia membencinya dan akan membalas amal perbuatan mereka.