Surah Al-Ghasyiyah : Ayat 23
إِلَّا مَن تَوَلَّىٰ وَكَفَرَ
"tetapi orang yang berpaling dan kafir,"
Tafsir Ringkas Kemenag
23-24. Engkau tidak kuasa memberi mereka hidayah, kecuali jika ada orang yang berpaling dari ajakanmu dan memilih untuk tetap kafir kepada Allah dan hari akhir, maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar dan tak tertahankan. Azab itu bukanlah bentuk kezaliman Allah karena dia telah memaparkan kepada mereka bukti-bukti eksistensi dan keesaan Allah dan kebenaran risalah nabi Muhammad, namun mereka masih ingkar dan membangkang, bahkan menantang dan menyakiti nabi
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 17-26 Allah SWT berfirman seraya memerintahkan kepada para hambaNya untuk memperhatikan makhluk-makhlukNya yang menunjukkan atas kekuasaan dan kebesaranNya (Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan? (17)) karena sesungguhnya unta itu makhluk yang menakjubkan dan bentuknya aneh. ia sangat kuat dan keras, tetapi sekalipun demikian ia jinak untuk mengangkut barang berat dan tunduk pada pengendali yang lemah. Dapat dimakan, dan bulunya dapat dimanfaatkan, dan air susunya dapat diminum. Mereka diingatkan dengan itu, karena kebanyakan orang-orang Arab memakai unta sebagai hewan kendaraan mereka. (Dan langit, bagaimana ditinggikan?) yaitu bagaimana Allah SWT meninggikannya dari bumi dengan ketinggian yang besar" sebagaimana Allah SWT berfirman: (Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikit pun? (6)) (Surah Qaf) (Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? (19)) yaitu dijadikan tegak dan berdiri kokoh untuk pemancang agar bumi tidak mengguncangkan para penghuninya, kemudian Allah SWT menjadikan padanya banyak manfaat dan bahan-bahan mineral yang terkandung di dalamnya. (Dan bumi bagaimana ia dihamparkan? (20)) yaitu bagaimana dihamparkan, digelarkan, dan dijadikan sebagai tempat yang layak untuk dihuni. dan seorang Badui dengan kecerdikan akalnya dapat menyimpulkan melalui pemandangan yang disaksikan mata kepalanya sendiri, yaitu unta yang dia kendarai, langit yang ada di atas kepalanya, gunung-gunung yang ada di hadapannya, dan bumi yang ada di bawahnya itu berkat kekuasaan Penciptanya, yaitu Dialah Tuhan yang Maha Besar, yang Maha Pencipta, yang Merajai, dan yang Maha Mengatur, dan bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Dia. Firman Allah SWT: (Maka berilah peringatan. karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan (21) Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka (22)) yaitu berilah peringatan, wahai Muhammad kepada manusia dengan apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya kepada mereka (sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedangkan Kamilah yang menghisab amalan mereka) (Surah Ar-Ra'd: 40) Oleh karena itu Allah berfirman (Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka (22)) Ibnu Abbas, Mujahid dan selain keduanya berkata,”Kamu bukanlah orang yang bisa memaksa mereka” yaitu kamu bukan orang yang dapat menciptakan keimanan dalam hati mereka. Ibnu Zaid berkata bahwa maknanya adalah kamu bukan seorang yang dapat memaksakan mereka untuk beriman. Diriwayatkan dari Jabir, dia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sehingga mereka mau mengucapkan, "Tidak ada Tuhan selain Allah” Maka apabila mereka mau mengucapkannya, maka mereka memelihara darah dan harta mereka dariku, kecuali berdasarkan alasan yang hak, sedangkan perhitungan mereka ada pada Allah SWT, kemudian Rasulullah SAW membaca firmanNya: (Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan (21) Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka (22)) Firman Allah SWT: (tetapi orang yang berpaling dan kafir (23)) yaitu berpaling dari mengamalkan rukun-rukunnya; kafir hatinya dan lisannya terhadap kebenaran. Ini sebagaimana firmanNya: (Dia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al-Qur'an) dan tidak mau mengerjakan shalat (31) tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran) (32)) (Surah Al-Qiyamah) Oleh karena itu Allah berfirman: (maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar (24)) Firman Allah: (Sesungguhnya kepada Kamilah kembali mereka (25)) yaitu kembali dan berpulangnya mereka (kemudian sesungguhnya kewajiban Kamilah menghisab mereka. (26)) yaitu, Kami akan melakukan perhitungan terhadap amal perbuatan mereka, dan Kami akan membalas mereka, jika kebaikan, maka balasannya kebaikan; dan jika keburukan, maka balasannya keburukan.
Tafsir As-Sa'di
23-24. Firman Allah, “Tetapi orang yang berpaling dan kafir,” yaitu, tetapi orang yang berpaling dari ketaatan dan kufur terhadap Allah, “maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar,” yakni yang amat sangat dahsyat dan terus menerus.
Tafsir Al-Wajiz
23-24. Namun orang-orang yang ingkar dan membangkang terhadap ayat Al-quran, maka Allah akan mengazabnya pada hari kiamat dengan azab yang pedih, yaitu azab neraka Jahannam
Tafsir Al-Muyassar
23-24. Orang yang berpaling dari peringatan dan nasihat,terus mempertahankan kekafirannya, Allah akan mengazabnya dengan azab yang berat didalam neraka.
Tafsir Al-Madinah
23-24. Dan barangsiapa yang enggan menerima peringatan dan tetap di atas kekafirannya, maka Allah akan membalasnya dengan azab berat yang lebih dari biasanya. Ini merupakan bantahan bagi orang yang mengira telah bebas dari pertanggungjawaban atas kelalaiannya.
Tafsir Al-Mukhtashar
23. Akan tetapi orang-orang yang berpaling dari iman dan ingkar kepada Allah dan Rasul-Nya,
Tafsir Zubdatut
23. (tetapi orang yang berpaling dan kafir) Yakni akan tetapi orang yang berpaling dari peringatan itu.
Tafsir Ash-Shaghir
Berkuasa, sehingga kamu bisa memaksa mereka untuk beriman {Akan tetapi orang yang berpaling dan ingkar
Tafsir Hidayatul
Dari menaati atau beriman. Kepada Allah dan kitab-Nya Al Qur’an.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Ghasyiyah ayat 23: 23-24. Ketahuilah wahai Nabi Allah barangsiapa yang berpaling dari mereka (orang-orang musyrik) dan menolak dari peringatan dan menolak kebenaran, maka Allah akan mengadzabnya dengan adzab yang besar di akhirat.