Surah Luqman : Ayat 24
نُمَتِّعُهُمْ قَلِيلًا ثُمَّ نَضْطَرُّهُمْ إِلَىٰ عَذَابٍ غَلِيظٍ
"Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras."
Tafsir Ringkas Kemenag
23-24. Wahai nabi Muhammad, jika segala urusan kembali kepada Allah untuk diputuskan dengan adil maka siapa saja yang memilih jalan kafir maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu. Hanya kepada kami tempat kembali mereka di akhirat nanti, lalu kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan kemudian kami balas dengan setimpal. Tidak ada yang bisa disembunyikan di akhirat nanti karena sesungguhnya Allah maha mengetahui segala sesuatu, bahkan yang tersirat dalam isi hati. Semua akan mendapat balasan setimpal, karena itulah kami biarkan mereka bersenang-senang di dunia yang hanya sebentar dan serba terbatas. Kemudian apabila masa yang telah kami tentukan tiba, kami paksa mereka masuk ke dalam azab yang keras. 25. Kesadaran manusia, bahkan orang musyrik, tentang eksistensi tuhan sesungguhnya merupakan fitrah sehingga tidak bisa dihilangkan. Dan sebagai buktinya, sungguh jika engkau wahai nabi Muhammad tanyakan kepada mereka, 'siapakah yang menciptakan langit dan bumi'' tentu mereka mengakui dan akan menjawab, 'Allah. ' meski demikian, adalah mengherankan bagaimana mereka tetap menyembah selain Allah. Jika demikian, katakanlah, wahai nabi Muhammad, 'segala puji bagi Allah bahwa mereka mengakui eksistensi Allah yang memang tidak bisa diingkari oleh siapa pun. ' tetapi, kebanyakan mereka tidak mengetahui dan menyadari kesesatannya dalam menyekutukan Allah.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 22-24 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang orang yang berserah diri kepada Allah, yaitu ikhlas dalam beramal dan tunduk kepada perintahNya serta mengikuti syariatNya. Oleh karena itu Allah berfirman: (sedangkan dia orang yang berbuat kebaikan) yaitu dalam amalnya dengan mengikuti apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang (maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh) yaitu, sungguh dia mengambil janji yang kuat dari Allah bahwa Dia tidak akan mengazabnya. (Dan hanya kepada Allahlah kesudahan segala urusan (22) Dan barangsiapa kafir, maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu) yaitu wahai Muhammad, janganlah bersedih hati atas kekafiran mereka kepada Allah dan kepada apa yang kamu sampaikan kepada mereka. Sesungguhnya takdir Allah pasti dilaksanakan terhadap mereka, dan hanya kepada Allah tempat mereka kembali, lalu Kami akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan, yakni Allah akan membalas mereka atas hal itu (Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati) yaitu tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagiNya. Kemudian Allah SWT berfirman: (Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar) di dunia (kemudian Kami paksa mereka) kami memaksa mereka ((masuk) ke dalam siksa yang keras) yaitu siksaan yang mengerikan, sulit, berat bagi jiwa, sebagaimana Allah SWT berfirman (Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak akan beruntung." (69) (Bagi mereka) kesenangan (sesaat) ketika di dunia, selanjutnya kepada Kamilah mereka kembali, kemudian Kami rasakan kepada mereka azab yang berat, karena kekafiran mereka (70)) (Surah Yunus)
Tafsir As-Sa'di
24. “Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar,” di dunia ini agar dosa-dosa mereka bertambah dan siksaannya berlipat-lipat, “kemudian Kami paksa mereka,” maksudnya, Kami pulangkan mereka, “ke dalam siksa yang keras,” maksudnya, yang memuncak kekerasan, keburukan, kepedihan, dan kedahsyatannya.
Tafsir Al-Wajiz
24. Kami biarkan mereka menikmati segala tipu daya dunia yang hanya sebentar, karena ibaratnya itu semua hanya sedikit sekali jika dibandingkan dengan sesuatu yang kekal. Kemudian akan Kami lemparkan mereka ke dalam azab neraka yang sangat pedih dan dahsyat.
Tafsir Al-Muyassar
Kami membiarkan mereka menikmati kehidupan dunia ini untuk waktu yang pendek, kemudian di Hari Kiamat, Kami akan menggiring mereka dan mencampakkan mereka ke dalam azab yang menyakitkan, yaitu azab Jahanam.
Tafsir Al-Mukhtashar
24. Kami berikan kenikmatan kepada mereka dengan memberikan berbagai kesenangan di dunia dalam waktu yang sebentar, kemudian Kami kembalikan mereka pada hari Kiamat kepada siksa yang pedih, yaitu siksa Neraka.
Tafsir Zubdatut
24. (Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar) Yakni Kami biarkan orang-orang kafir di dunia sebentar saja untuk mereka nikmati, sebab kenikmatan dunia yang fana jauh lebih sedikit dari kenikmatan yang kekal. (kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras) Yakni menggiring mereka ke dalam azab neraka.
Tafsir Ash-Shaghir
Kami membiarkan mereka bersenang-senang sebentar kemudian Kami memaksa mereka} menggiring mereka {ke dalam azab yang keras} yang sangat mengerikan
Tafsir Hidayatul
Di dunia agar dosa mereka bertambah dan hukuman mereka semakin sempurna. Di akhirat. Yaitu azab neraka yang begitu besar azabnya, begitu mengerikan siksanya dan begitu pedih rasanya, di mana mereka tidak menemukan tempat untuk melarikan diri di sana.
Tafsir An-Nafahat
Surat Luqman ayat 24: Allah mengabarkan bahwasanya Dia akan mengulur waktu kepada mereka orang-orang-orang musyrik untuk menikmati kesenangan dunia dengan kesenangan yang sedikit yang akan lenyap dengan (tipuan) yang hanya menambah dosa mereka, kemudian mereka akan dikembalikan kepada adzab yang berat, keras yang tidak mungkin mereka akan kuat menahannya.