Surah As-Saffat : Ayat 24
وَقِفُوهُمْ ۖ إِنَّهُم مَّسْـُٔولُونَ
"Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya:"
Tafsir Ringkas Kemenag
Allah memerintah malaikat, 'tahanlah mereka di tempat pemberhentian, sesungguhnya mereka akan ditanya tentang kebohongan dan dosa yang telah mereka lakukan di dunia. '25. Orang-orang musyrik itu ditanya, 'mengapa kamu pada hari ini tidak saling tolong-menolong sesama kamu sebagaimana kamu saling bahu-membahu dalam berbuat ingkar''.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 20-26 Allah SWT memberitahukan tentang apa yang diucapkan orang-orang kafir pada hari kiamat, bahwa mereka mencela diri sendiri, dan mengakui bahwa mereka menzalimi diri sendiri di dunia. Apabila mereka menyaksikan kengerian-kengerian hari kiamat, mereka sangat menyesal dimana penyesalan tidak bermanfaat bagi mereka (Dan mereka berkata, "Aduhai, celakalah kita!" Inilah hari pembalasan (20)) Maka para malaikat dan orang-orang mukmin berkata: (Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya (21)) Ini dikatakan kepada mereka dengan maksud mengecam dan mencemooh, dan Allah SWT memerintahkan kepada malaikat untuk memisahkan orang-orang kafir dari orang-orang mukmin dalam tempat berkumpulnya mereka. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Kumpulkanlah orang-orang yang. zalim beserta teman sejawat mereka) An-Nu'man bin Basyir berkata bahwa yang dimaksud dengan “azwajahum” adalah orang-orang yang serupa dan yang semisal dengan mereka. Demikian juga dikatakan Ibnu Abbas, Mujahid, As-Suddi, Abu Shalih, Abu Al-’Aliyah, dan Zaid bin Aslam. Sufyan Ats-Tsauri meriwayatkan dari Sammak, dari An-Nu'man bin Basyir dari Umar bin Khattab yang berkata tentang firmanNya: (Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka) dia berkata yaitu teman-teman mereka. Diriwayatkan dari Sammak dari An-Nu'man, dia berkata,”Aku pernah mendengar Umar berkata tentant firmanNya: (Kumpulkanlah orang-orang yang zalim bersama teman sejawat mereka) yaitu orang-orang yang serupa dengan mereka. Umar berkata bahwa para penzina didatangkan bersama dengan para penzina, para pemakan riba dikumpulkan bersama dengan para pemakan riba, dan para peminum khamr dikumpulkan bersama dengan para peminum khamr (azwajahum) yaitu teman-teman sejawat mereka (dan apa yang dahulu mereka sembah (22) selain Allah) yaitu berhala-berhala dan tandingan-tandingan dikumpulkan bersama mereka di tempat mereka. Firman Allah SWT: (maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka) yaitu tunjukkanlah mereka kepada jalan menuju ke neraka Jahanam. Ini sebagaimana firmanNya SWT: (Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat dengan muka mereka (diseret) dalam keadaan buta, bisu, dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah neraka Jahanam. Tiap-tiap kali nyala api Jahanam itu akan padam, Kami tambah bagi mereka nyalanya) (Surah Al-Isra’: 97) Firman Allah SWT: (Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya (24)) yaitu hentikanlah mereka sehingga mereka ditanya tentang amal perbuatan dan ucapan-ucapan yang mereka ucapkan di dunia, sebagaimana yang diriwayatkan Adh-Dhahhak dari Ibnu Abbas, bahwa,"Hentikanlah mereka, sesungguhnya mereka akan dihisab" Kemudian dikatakan kepada mereka dengan maksud mengecam dan mencemooh: (Mengapa kamu tidak tolong-menolong? (25)) yaitu, sebagaimana yang kalian duga bahwa kalian semua mendapat pertolongan (Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri (26)) yaitu mereka taat kepada perintah Allah, tidak menentangNya dan menyimpang dari perintahNya
Tafsir As-Sa'di
24. “Dan “ setelah dipastikan keputusan terhadap mereka, yaitu ke neraka dan mereka mengetahui bahwa mereka adalah termasuk para penghuni negeri kesengsaraan, maka dikatakan, “Tahanlah mereka” sebelum kalian mengantar mereka ke Jahanam, “karena sesungguhnya mereka akan ditanya” tentang kedustaan yang mereka lakukan di dunia, agar kedok mereka tampak di hadapan seluruh orang-orang yang menyaksikan.
Tafsir Al-Wajiz
24. Tahanlah mereka di tempat pemberhentian sampai mereka ditanya tentang kemaksiatan dan dosa-dosa mereka
Tafsir Al-Muyassar
22-24. Dan dikatakan kepada para malaikat, ”kumpulkan orang-orang yang kafir kepada Allah dan sekutu-sekutu mereka berikut tuhan-tuhan yang mereka sembah selain Allah, giringlah mereka semuanya dengan keras ke neraka jahanam, tahanlah mereka sebelum mereka sampai ke jahanam, karena mereka akan ditanya tentang amal perbuatan mereka dan perkataan-perkataan yang mereka ucapkan di dunia sebagai pengingkaran dan perendahan terhada mereka.”
Tafsir Al-Mukhtashar
24. Tahanlah mereka untuk menghadapi hisab sebelum masuk Neraka, karena mereka akan ditanya, kemudian giringlah mereka ke Neraka.”
Tafsir Zubdatut
24. (Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya) Yakni hentikanlah mereka untuk dihisab, kemudian arahkanlah mereka ke neraka setelah itu.
Tafsir Li Yaddabbaru
Seorang laki-laki berkata kepada Amirul Mukminin, Ali bin Abi Thalib, “Bagaimana Allah akan meminta pertanggungjawaban hamba-Nya dalam satu hari?” Ali berkata: Dia akan meminta pertanggung jawaban mereka pada suatu hari sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada mereka pada satu hari.
Tafsir Ash-Shaghir
Tahanlah mereka} tahanlah mereka untuk dihisab di sisi jalan itu {Sesungguhnya mereka akan ditanya
Tafsir Hidayatul
Ada yang berpendapat, bahwa mereka dihentikan di dekat shirath (jembatan yang dibentangkan di atas neraka Jahanam). Di antara mufassir ada yang berpendapat, bahwa mereka akan ditanya tentang semua ucapan dan amal mereka atau tentang Laailaahaillallah atau tentang hal yang mereka ada-adakan sewaktu di dunia agar tampak jelas kedustaan mereka di hadapan manusia. Namun dalam sebuah hadits disebutkan: “Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari Kiamat sampai ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan? Tentang ilmunya, apa saja yang telah ia kerjakan? Tentang hartanya, dari mana ia memperolehnya dan ke mana ia infakkan? Dan tentang badannya untuk hal apa ia korbankan? (HR. Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ no. 7299).
Tafsir An-Nafahat
Surat As-Saffat ayat 24: Allah memerintahkan para malaikat menahan orang-orang kafir sebelum memasukkan mereka ke dalam neraka, karena sebab mereka akan ditanya permasalahan yang membuat mereka menyesal dan mencela serta terhina atas apa yang mereka perbuat di dunia.