Surah Al-Mu'minun : Ayat 26
قَالَ رَبِّ ٱنصُرْنِى بِمَا كَذَّبُونِ
"Nuh berdoa: “Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku”."
Tafsir Ringkas Kemenag
Setelah sekian kali mendengar pemuka kaumnya yang kafir berkata demikian, dan terbukti bahwa mereka menolak dakwahnya, dia, yakni nabi nuh, berdoa, 'ya tuhanku, penolong dan pembimbingku, tolonglah aku karena mereka telah sekian kali mendustakan aku. '27. Allah memperkenankan doa nabi nuh tersebut. Lalu kami wahyukan kepadanya, 'buatlah kapal untuk menyelamatkan dirimu dan para pengikutmu, yang prosesnya di bawah pengawasan dan petunjuk kami. Maka apabila perintah dan siksa yang kami siapkan untuk kaummu yang kafir datang, engkau pun telah menyelesaikan perahu itu, dan tanur yakni dapur telah memancarkan air, maka masukanlah ke dalam kapal itu sepasang-sepasang, yakni jantan dan betina, dari setiap jenis hewan, dan naikkan juga keluargamu, kecuali orang yang lebih dahulu ditetapkan sebagai penerima siksa kami di antara mereka. Dan janganlah engkau bicarakan dengan-ku tentang orang-orang yang zalim. Jangan kaumohon agar mereka diselamatkan, karena sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan, dan tidak ada yang dapat mengubah ketetapan-ku.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 26-30 Allah SWT memberitahukan tentang nabi Nuh bahwa dia berdoa kepada Tuhannya untuk meminta tolong kepadaNya terhadap kaumnya. Sebagaimana Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang mereka di ayat lain: (Maka dia mengadu kepada Tuhannya, bahwasannya aku ini adalah orang yang dikalahkan. Oleh sebab itu, menangkanlah (aku) (10)) (Surah Al-Qamar) dan di sini Allah berfirman: (Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku) Maka pada saat itu, Allah memerintahkan kepadanya untuk membuat bahtera dengan kuat dan kokoh, dan hendaknya dia membawa ke dalam bahteranya sepasang yaitu laki-laki dan perempuan dari setiap jenis, baik hewan, tumbuhan dan lainnya. Hendaknya dia membawa keluarganya ke dalam bahteranya (kecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa azab) di antara mereka) yaitu orang-orang yang telah ditakdirkan Allah akan binasa. Mereka adalah orang-orang yang tidak beriman kepadanya, seperti anak dan istrinya. Hanya Allahlah Yang Maha Mengetahui. Firman Allah: (Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim, karena sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan) yaitu saat kamu menyaksikan turunnya hujan yang lebat, janganlah merasa kasihan dan sayang terhadap kaummu, sehingga kamu mengharapkan agar azab itu ditangguhkan dari mereka barangkali mereka beriman. Karena sesungguhnya Aku telah menetapkan bahwa mereka adalah orang-orang yang ditenggelamkan karena kezaliman dan kekafiran. Kisah ini telah dijelaskan secara panjang lebar di surah Hud. Jadi tidak perlu diulangi lagi di sini. Firman Allah: (Apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas bahtera itu, maka ucapkanlah, "Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim” (28)) Sebagaimana Allah berfirman: (dan menjadikan untuk kalian kapal dan binatang ternak yang kalian tunggangi (12) Supaya kalian duduk di atas punggungnya, kemudian kalian ingat nikmat Tuhan kalian apabila kalian telah duduk di atasnya; dan supaya kalian mengucapkan, "Maha Suci Tuhan Yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya (13) dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami” (14)) (Surah Az-Zukhruf) Nabi Nuh melaksanakan perintah ini, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan Nuh berkata, "Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya") (Surah Hud: 41) Lalu Allah SWT menyebutkan saat memulai perjalanannya dan pemberhentiannya, jadi Allah SWT berfirman: (Dan berdoalah, "Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat”(29)) Firman Allah: (Sesungguhnya pada (kejadian) itu benar-benar terdapat beberapa tanda (kebesaran Allah)) yaitu, sesungguhnya pada kejadian itu, yakni penyelamatan orang-orang mukmin dan pembinasaan orang-orang kafir, (benar-benar terdapat tanda-tanda) yaitu benar-benar terdapat hujjah dan bukti-bukti yang jelas yang menunjukkan kebenaran para nabi tentang apa yang mereka sampaikan dari Allah SWT Dialah Dzat Yang Maha Berbuat sesuai dengan yang Dia kehendaki, Maha Kuasa dan Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Firman Allah: (dan sesungguhnya Kami menimpakan azab (kepada kaum Nuh itu)) yaitu benar-benar menguji hamba-hambaNya dengan mengutus para rasul
Tafsir As-Sa'di
26. Ketika Nuh menyaksikan bahwa dakwahnya tidaklah memberikan manfaat bagi mereka kecuali (menambah mereka) lari, “Nuh berdoa,’ya Rabbku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku’.” Lalu beliau memohon pertolongan kepada Rabbnya atas bahaya mereka, dalam rangka marah karena Allah. Sebab mereka telah menyia-nyiakan perintahNya dan mendustakan para RasulNya. Allah berfirman, “ sungguh Nuh telah menyeru kami , sungguh maka sebaik-baik yang memperkenankan (seruan adalah kami),”
Tafsir Al-Wajiz
26. Nuh berdoa: "Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku. Binasakanlah mereka."
Tafsir Al-Muyassar
Nuh berkata, “wahai Tuhanku,tolonglah aku menghadapi kaumku, disebabkan pendustaan mereka terhadapku dalam perkara yang aku sampaikan kepada mereka dari risalahMu.”
Tafsir Al-Madinah
26. Maka Nuh tunduk memohon pertolongan dari Tuhannya dalam menghadapi kaumnya yang mendustakannya.
Tafsir Al-Mukhtashar
26. Nuh -'alaihissalām- berkata, "Ya Tuhanku! Tolonglah aku dengan memberikan mereka azab karena mereka hanya mendustakan ku."
Tafsir Zubdatut
26. (Nuh berdoa: “Ya Tuhanku, tolonglah aku) Yakni tolonglah aku atas mereka. Maka Allah menyiksa mereka dengan apa yang Dia kehendaki dan dengan cara yang Dia kehendaki pula. (karena mereka mendustakan aku) Yakni disebabkan kedustaan mereka terhadapku.
Tafsir Ash-Shaghir
{Dia berdoa,“Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka telah mendustakanku”
Tafsir Hidayatul
Surat Al-Mu’minun ayat 26: Ketika Nuh merasa bahwa seruannya tidak bermanfaat apa-apa bagi mereka selain menambah mereka lari, Nuh berdoa sebagaimana yang disebutkan dalam ayat di atas. Pertolongan yang dipermohonkan oleh Nuh kepada Allah ialah membinasakan kaumnya. Lihat selanjutnya surat Nuh ayat 26. Beliau marah karena Allah, karena mereka menyia-nyiakan perintah-Nya dan mendustakan Rasul-Nya.