Surah Yusuf : Ayat 27
وَإِن كَانَ قَمِيصُهُۥ قُدَّ مِن دُبُرٍ فَكَذَبَتْ وَهُوَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ
"Dan jika baju gamisnya koyak di belakang, maka wanita itulah yang dusta, dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar”."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan jika baju gamisnya nabi yusuf koyak di bagian belakang, maka perempuan itulah yang dusta karena telah berkata bohong, dan dia'nabi yusuf'termasuk orang yang benar perkataannya. Maka ketika dia'al-aziz'melihat baju gamisnya nabi yusuf koyak di bagian belakang, dia pun berkata, sesungguhnya ini adalah tipu dayamu wahai istriku. Sungguh, tipu dayamu untuk mengelabui kami benar-benar hebat.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 25-29 Allah SWT memberitahukan tentang keadaan keduanya ketika berlomba mencapai pintu. Nabi Yusuf melarikan diri, dan wanita itu mengejarnya untuk mengembalikan nabi Yusuf ke dalam rumah. Di tengah-tengah itu wanita tersebut mengejar nabi Yusuf, lalu dia memegang bajunya dari belakang, lalu merobeknya lebar-lebar. Keduanya menjumpai suami wanita itu di pintu. Saat itu juga timbul tipu daya pada wanita itu. dan berkata kepada suaminya seraya menyangkal semua tuduhan dan menuduh bahwa nabi Yusuf yang memulainya, (Apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan istrimu) yaitu perbuatan keji (selain dipenjarakan) yaitu dipenjara (atau dihukum dengan azab yang pedih) yaitu dipukul dengan pukulan yang keras dan menyakitkan. Saat itu juga nabi Yusuf membela diri dengan menyampaikan kebenaran, dan dia berlepas diri dari tuduhan khianat yang disampaikan wanita itu (Yusuf berkata, "Dia menggodaku untuk menundukkan diriku (kepadanya)") dia menyebutkan bahwa wanita itulah yang mengajaknya untuk berbuat zina dan menarik baju gamisnya (dan seorang saksi dari keluarga wanita itu memberikan kesaksiannya, "Jika baju gamisnya koyak di muka) dari bagian depannya (maka wanita itu benar) Dalam ucapannya yang menyatakan bahwa nabi Yusuf yang mengajaknya. Karena jika demikian, berarti nabi Yusuf yang mengajaknya, lalu dia mendorong dada nabi Yusuf, lalu baju gamisnya sobek sehingga benarlah apa yang dikatakan oleh wanita itu ("Dan jika baju gamisnya koyak di belakang, maka wanita itulah yang dusta dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar” (27)) Hal ini dapat dibuktikan dengan kenyataannya, ketika nabi Yusuf lari dari wanita itu dan wanita itu mengejarnya, lalu wanita itu memegang bajunya dari belakang. agar dia bisa mengembalikan nabi Yusuf kepadanya, lalu baju Yusuf sobek dari belakang. Firman Allah: (Maka tatkala suami wanita itu melihat baju gamis Yusuf koyak di belakang) yaitu setelah nyata bagi suami wanita itu kebenaran nabi Yusuf dan kedustaan istrinya dalam tuduhannya yang ditujukan kepada nabi Yusuf (berkatalah dia, "Sesungguhnya (kejadian) itu adalah di antara tipu daymu) yaitu sesungguhnya pencemaran harga diri pemuda ini merupakan salah satu tipu daya kalian (sesungguhnya tipu daya kamu besar”) Kemudian suami wanita itu memerintahkan nabi Yusuf agar menyembunyikan kejadian itu ((Hai) Yusuf, berpalinglah dari ini) yaitu lupakanlah peristiwa ini dan jangan bicarakan hal ini kepada siapapun kepada seorang pun (dan (kamu hai istriku) mohon ampunlah atas dosamu itu) dia berkata kepada istrinya, dan dia adalah orang yang lemah lembut dan mudah memaafkan, atau dia memakluminya, karena istrinya melihat sesuatu yang tidak sabar baginya untuk menghindarinya. Jadi dia berkata kepada istrinya,"Mohon ampunlah atas dosamu" yaitu yang terjadi pada dirimu berupa menginginkan hal buruk kepada pemuda ini dan dan menuduhnya melakukan sesuatu yang tidak dia lakukan (karena kamu sesungguhnya termasuk orang-orang yang berbuat salah)
Tafsir As-Sa'di
27. “dan jika baju gamisnya koyak di belakang, maka wanita itulah yang dusta, dan yusuf termasuk orang orang yang benar” karena fakta itu menunjukan ia berusaha melarikan diri dari wanita itu. Dan wanita itulah yang menginginkannya, sehingga ia merobekan bajunya dari bagian ini (belakang).
Tafsir Al-Wajiz
27. Dan jika bajunya robek dari belakang, maka tuduhan Zulaikha terhadap Yusuf itu salah, dan Yusuf termasuk orang-orang yang jujur dalam memberikan tuduhannya kepada Zulaikha
Tafsir Al-Muyassar
Dan apabila pakaiannya robek dari bagian belakang, maka wanita itu berdusta dalam tuduhannya, dan yusuf termasuk orang-orang yang berkata jujur.”
Tafsir Al-Mukhtashar
27. Dan jika bajunya terkoyak di bagian belakang itu menandakan bahwa Yusuf lah yang benar, karena wanita itu tadi merayunya dan Yusuf berusaha melarikan diri darinya, maka wanita itulah yang berdusta.
Tafsir Zubdatut
27. (Dan jika baju gamisnya koyak di belakang) Yakni di sisi belakang. (maka wanita itulah yang dusta) Berdusta dalam pengakuannya. (dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar) Benar dalam pengakuannya.
Tafsir Ash-Shaghir
Dan jika bajunya terkoyak di bagian belakang, maka wanita itu yang berdusta dan Yusuf termasuk orang-orang yang jujur.”
Tafsir Aisarut
Makna kata : ( ) qudda min dubur : dari belakang. Makna ayat : Akan tetapi jika robek dari belakang, maka ia telah benar dan wanita itu yang berdusta. Seperti ini lah keputusan dari saksi cilik itu.
Tafsir Hidayatul
Surat Yusuf ayat 27: Karena jika demikian, berarti Yusuf berpaling darinya namun ditarik oleh wanita itu.