Surah Al-Hijr : Ayat 27
وَٱلْجَآنَّ خَلَقْنَٰهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ

"Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas."

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan kami telah menciptakan jin sebelum penciptaan adam dari api yang sangat panas. Dan ingatlah wahai nabi Muhammad, ketika tuhanmu berfirman kepada para malaikat, sungguh, aku akan menciptakan seorang manusia, yakni adam, dari tanah liat kering yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 26-27 Ibnu Abbas, Mujahid, dan Qatadah berkata bahwa makna yang dimaksud dengan “Al-Shalshal” di sini adalah tanah kering. yang tampak adalah sebagaimana firmanNya: (Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar (14) dan Dia menciptakan jin dari nyala api (15)) (Surah Ar-Rahmah) Diriwayatkan dari Mujahid juga bahwa kata “Al-Shalshal” adalah tanah berbau busuk. Tafsir ayat dengan ayat yang lain adalah lebih utama. Firman Allah: (dari lumpur hitam yang diberi bentuk) yaitu tanah liat. dan kata “al-masnun” adalah yang licin, sebagaimana seorang penyair berkata: “Kemudian pinggangnya ditempelkan di kubah hijau sambil ber­jalan di atas marmer yang licin” yaitu licin dan mengilap. Oleh karena itu diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa dia berkata yaitu tanah yang basah. Firman Allah: (Dan Kami telah menciptakan jin sebelumnya) yaitu sebelum manusia (dari api yang sangat panas) Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud. Dia berkata bahwa angin yang panas ini adalah bagian dari tujuh puluh bagian dari angin panas yang digunakan untuk menciptakan jin. Kemudian dia membaca: (Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas (27)) Disebutkan dalam hadits shahih,”Para malaikat diciptakan dari cahaya, dan jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang digambarkan kepada kalian” Makna yang dimaksud ayat ini adalah menunjukkan kemuliaan, kebaikan dan kesucian unsur kejadiannya.
Tafsir As-Sa'di
27. “dan jin” dedengkot jin, yaitu iblis “kami menciptakannya sebelum (adam)” sebelum penciptaan Adam “dari api yang sangat panas suhunya."
Tafsir Al-Wajiz
27. Kami telah menciptakan nenek moyang jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas, yang tidak berasap.
Tafsir Al-Muyassar
Dan kami ciptakan moyang jin, yaitu iblis, sebelum penciptaan Adam, dari api yang amat panas, yang tidak ada asapnya sama sekali.
Tafsir Al-Mukhtashar
27. Kami menciptakan bapak jin sebelum penciptaan Adam dari api yang sangat panas.
Tafsir Zubdatut
27. (Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas) Yang dimaksud adalah Iblis dan sebangsanya. Disebut dengan jin karena tidak terlihat oleh mata. Makna () yakni hawa panas yang keluar dari pori-pori yang biasa keluar pada siang hari yang panas.
Tafsir Ash-Shaghir
{dan Kami telah menciptakan jin} dan Iblis yaitu nenek moyang jin {sebelum itu dari api yang sangat panas} api yang sangat panas
Tafsir Aisarut
Makna kata: ( ) min naaris samuum : dari api yang tidak mengeluarkan asap yang dapat menembus pori-pori manusia. Makna ayat: ( ) “Dan jin Kami menciptakan mereka sebelumnya” sebelum penciptaan Adam dan Al-Jaan adalah ayah dari seluruh jin, Kami menciptakannya ( ) “dari api yang sangat panas.” Api yang dapat menembus pori-pori manusia.
Tafsir Hidayatul
Surat Al-Hijr ayat 27: Yakni nenek moyang jin, yaitu Iblis. Api tersebut tidak berasap.