Surah Ibrahim : Ayat 29
جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا ۖ وَبِئْسَ ٱلْقَرَارُ
"yaitu neraka jahannam; mereka masuk kedalamnya; dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman."
Tafsir Ringkas Kemenag
Lembah kebinasaan tersebut yaitu neraka jahanam; mereka yang mengingkari Allah dan nikmat-nikmat-Nya akan masuk ke dalamnya dan merasakan betapa pedih siksa di dalamnya; dan jahanam itulah seburukburuk tempat kediaman. Dan tidak hanya mengingkari Allah dan nikmat-nikmat-Nya, mereka (orang kafir) itu telah menjadikan dan menyembah berhala-berhala sebagai tandingan bagi Allah yang seharusnya mereka imani dan esakan. Mereka melakukan hal tersebut untuk menyesatkan manusia dari jalan dan agama-Nya. Wahai nabi Muhammad, katakanlah kepada mereka, bersenang-senanglah di dunia ini dengan keingkaran kamu, karena sesungguhnya dunia ini akan segera sirna dan tempat kembalimu adalah ke neraka. Di sanalah kamu akan menerima balasan setimpal atas keingkaranmu.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 28-30 Imam Bukhari berkata tentang firmanNya: (Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran) Tidakkah kamu mengetahui (Apakah kamu belum memperhatikan bagaimana) (Surah Ibrahim: 24) dan (Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang keluar) (Surah Al-Baqarah: 243) kata Al-Bawar adalah kebinasaan, dari kata kata baraa, yabuuru, bauran (Kaum yang binasa) (Surah Al-Furqan: 18) yaitu binasa. Diriwayatkan dari ‘Atha’ yang telah mendengar Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran) dia berkata,”Mereka adalah orang-orang kafir Makkah” Pendapat yang terkenal dan benar dari Ibnu Abbas adalah pendapat pertama, sekalipun maknanya mencakup semua orang kafir. Sesungguhnya Allah mengutus nabi Muhammad SAW untuk semua manusia dan nikmat untuk mereka. Siapa saja yang menerima dan mengamalkannya sebagai rasa syukurnya, maka dia masuk surga. Dan siapa saja yang menolak serta mengingkarinya, maka dia masuk neraka. Firman Allah: (Orang-orang kafir itu telah menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah supaya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya) yaitu, mereka menjadikan sekutu-sekutu yang mereka sembah bersama dengan Allah, dan mengajak orang-orang kepada hal itu. Kemudian Allah SWT berfirman seraya mengancam dan memperingatkan mereka melalui lisan NabiNya: (Katakanlah, "Bersenang-senanglah kalian, karena sesungguhnya tempat kembali kalian adalah neraka") yaitu bagaimanapun kalian mampu melakukannya di dunia, maka lakukanlah. Bagaimanapun sesuatu itu (maka sesungguhnya tempat kembali kalian adalah neraka") yaitu tempat kembali dan menetap kalian adalah neraka. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras) (Surah Luqman: 24)
Tafsir As-Sa'di
29. “Yaitu Neraka Jahanam, mereka masuk ke dalamnya”, panasnya akan mengitari diri mereka dari semua sisi. “Dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.”
Tafsir Al-Wajiz
29. Mereka masuk neraka Jahanam dan merasakan panasnya. Seburuk-buruk tempat tinggal adalah neraka Jahanam
Tafsir Al-Muyassar
sehingga tempat kembali mereka adalah negeri kebinasaan, yaitu neraka jahanam, mereka akan memasukinya dan merasakan panasnya. Dan seburuk-buruk tempat tinggal adalah tempat tinggal mereka.
Tafsir Al-Mukhtashar
29. Negeri kebinasaan adalah neraka Jahanam yang mereka masuki, mereka merasakan panasnya, itulah seburuk-buruk tempat tinggal.
Tafsir Zubdatut
29. (dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman) Seburuk-buruk tempat tinggal bagi mereka adalah neraka Jahannam.
Tafsir Ash-Shaghir
{(yaitu) neraka Jahanam. Mereka masuk ke dalamnya} mereka masuk ke dalamnya {Seburuk-buruknya tempat kediaman} tempat tinggal
Tafsir Aisarut
Makna ayat : ( ) “Mereka dibakar di dalamnya” terbakar karena panas dan kobaran apinya ( ) “dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal.” Tempat menetap untuk kaum mereka.
Tafsir Hidayatul
Surat Ibrahim ayat 29: Panasnya mengelilingi mereka dari segenap penjuru.