Surah Al-A'raf : Ayat 3
ٱتَّبِعُوا۟ مَآ أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوا۟ مِن دُونِهِۦٓ أَوْلِيَآءَ ۗ قَلِيلًا مَّا تَذَكَّرُونَ

"Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya)."

Tafsir Ringkas Kemenag
Ikutilah, wahai kaum muslim, apa yang diturunkan kepadamu dari tuhanmu dalam hal apa saja. Yakinilah bahwa semuanya akan membawa kebaikan, karena tuhanmu adalah zat yang maha penyayang kepada makhluk-Nya. Janganlah kamu ikuti siapa pun selain dia sebagai pemimpin lalu kamu pasrahkan semua urusanmu kepada mereka dan kamu taati saja seruan mereka, padahal mereka akan mengajakmu kepada jalan kesesatan. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran sehingga kamu tidak kembali ke jalan yang benar. Ayat ini melarang seorang mengikuti ajakan orang lain dalam urusan agama yang tidak datang dari Allah. Betapa banyak negeri yang telah kami binasakan, seperti negeri kaum nabi-nabi terdahulu, siksaan kami datang menimpa penduduk-Nya pada malam hari ketika mereka tengah terlelap dalam tidur seperti yang terjadi pada kaum nabi lut yang melakukan homoseks. Negeri mereka dijungkirbalikkan dan dihujani dengan batu. Atau siksaan itu datang pada saat mereka beristirahat pada siang hari seperti yang terjadi pada kaum nabi syuaib yang sering melakukan kecurangan dalam takaran dan timbangan. Mereka disiksa dengan suara yang menggelegar. Azab Allah bisa datang kapan saja, secara tak terduga, bahkan ketika waktu istirahat sekalipun.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-3 Alif Lam Mim Shad (1) Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang kafir), dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman (2) Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya) (3) Telah dijelaskan sebelumnya pembahasan ini di permulaan surah Al-Baqarah tentang hal-hal yang berkaitan dengan makna huruf-huruf secara panjang lebar, dan perbedaan pendapat para ulama tentang itu. (Ini adalah sebuah kitab yang ditunaikan kepadamu) yaitu ini adalah kitab yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu (maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya) Mujahid, Qatadah, dan As-Suddi berkata,”Keraguan pada hal itu. Dikatakan juga bahwa janganlah kamu terjebak dalam hal itu dalam menyampaikannya dan memberikan peringatan dengannya (Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar) (Surah Al-Ahqaf: 35) Oleh karena itu Allah berfirman: (supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang kafir)) yaitu Kami menurunkannya kepadamu agar kamu memberi peringatan kepada orang-orang kafir dengan kitab itu (dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman) Kemudian Allah SWT berfirman kepada seluruh umat: (Ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan kalian) yaitu ikutilah jejak-jejak Nabi SAW yang ummi, yang datang kepada kalian dengan membawa Kitab yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan dan Pemiliki segala sesuatu. (dan janganlah kalian mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya) yaitu janganlah menyimpang dari apa yang telah dibawa Rasulallah SAW kepada kalian menuju jalan lain, lalu kalian menyimpang dari hukum Allah kepada hukum selainNya. (Amat sedikitlah kalian mengambil pelajaran (darinya)) sebagaimana firmanNya: (Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman, walaupun kalian sangat menginginkannya (103) (Surah Yusuf)
Tafsir As-Sa'di
3. kemudian Allah berbicara kepada hamba-hambanNya dan mengarahkan pandangan mereka kepada kitab ini. Dia berfirman” ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu” yakni kitab yang memang diturunkan demi kamu dan ia “dari Rabbmu” yang ingin menyempurnakan pendidikanNya kepadamu. maka Dia menurunkan kepadamu kitab ini yang nikmatNya atasmu menjadi lengkap dan kamu dibimbing kepada amal dan akhlak terbaik dan termulia. ”dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selianNya” yakni kamu menjadikan mereka sebagai pemimpin mengikuti hawa nafsu mereka dan karenanya kamu meninggalkan kebenaran. ”amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (dari padanya)” sekiranya kamu mengambil pelajaran dan mengetahui maslahatnya niscaya kamu tidak akan mengutamakan yang membahayakan daripada yang bermanfaat, dan mengutamakan musuh daripada teman.
Tafsir Al-Wajiz
3. Wahai manusia, ikutilah sesuatu yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan di dalam Al-Qur’an dan sunah nabi yang menerangkan dan menafsirkan Al-Qur’an. Dan janganlah kalian mengikuti para penolong dari selain kitab Allah seperti diri kalian sendiri dan setan yang mana kalian meniru mereka dalam urusan agama, namun kalian hanya mengingat sedikit tentang perkara iman dan melupakan perkara yang diwajibkan Tuhan atas kalian
Tafsir Al-Muyassar
Ikutilah oleh kalian (wahai sekalian manusia). apa yang diturunkan kepada kalian dari tuhan kalian yang berupa kitabullah dan Sunnah dengan menjalankan perintah-perintah dan menjauhi larangan-laranganNya. dan janaganlah kalian mengikuti pemimpin-pemimpin selain Allah, seperti setan-setan, pendeta-pendeta., dan rahib-rahib. Sesungguhnya sedikit sekali dari kalian yang mau memahami nasihat dan mengambil pelajaran sehingga mau kembali menuju kepada yang haq.
Tafsir Al-Madinah
3. Allah memerintahkan seluruh manusia untuk mengikuti al-Qur’an yang telah diwahyukan kepada Nabi Muhammad dan sunnahnya, dan melarang mereka dari mengikuti selainnya. Kemudian Allah memberi dorongan untuk menjalankan hukum-hukumnya, meskipun Kami mengetahui sedikit sekali manusia yang mau mengambil pelajaran.
Tafsir Al-Mukhtashar
3. Ikutilah -wahai manusia- kitab suci yang Rabbmu turunkan kepada kalian dan sunah nabi kalian. Dan janganlah kalian mengikuti hawa nafsu orang-orang yang kalian lihat menjadi teman-teman setan atau pendeta-pendeta yang jahat. Janganlah kalian berteman dekat dengan mereka seraya meninggalkan kitab suci yang diturunkan kepada kalian demi mengikuti kemauan hawa nafsu mereka. Sesungguhnya kalian jarang sekali mengambil pelajaran. Sebab, sekiranya kalian mau mengambil pelajaran tentu kalian akan lebih memilih kebenaran daripada yang lain. Dan tentu kalian pun akan mengikuti dan mengamalkan agama yang dibawa oleh rasul kalian dan meninggalkan agama lainnya.
Tafsir Zubdatut
3. (Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu) Yakni al-qur’an dan sunnah karena ia sebagai penjelas dan penafsir isi al-qur’an. Allah berfirman: “Dan apa saja yang diberikan oleh Rasul kepada kalian, maka terimalah. Dan apa saja yang dilarang oleh dia, maka jauhilah.” (dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya) Yang kalian sembah dan kalian jadikan sebagai sekutu-sekutu Allah,atau janganlah kalian jadikan selain kitab Allah sebagai panutan yang kalian ikuti dalam menjalani agama kalian seperti yang dilakukan orang-orang jahiliyah yang menjadikan pemimpin mereka sebagai panutan dalam pengharaman dan penghalalan sesuatu. (Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran) Yakni sesungguhnya manusia sedikit sekali mengingat urusan keimanan serta melupakan dan tidak memahaminya.
Tafsir Ash-Shaghir
Ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan kalian dan janganlah mengikuti pelindung selain Dia} dan janganlah menjadikan selain Allah sebagai pelindung yang kalian taati dalam berbuat maksiat {Sedikit sekali kalian mengambil pelajaran
Tafsir Hidayatul
Surat Al-A’raf ayat 3: Khitab (pembicaraan) ini ditujukan kepada semua manusia, sedangkan khitab pada ayat sebelumnya ditujukan kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Yang ingin mentarbiyah (mendidik) kamu secara sempurna. Maksudnya pemimpin-pemimpin yang membawamu kepada kesesatan. Karena kalau kamu mau mengambil pelajaran, tentu kamu tidak akan mengutamakan kerugian di atas keberuntungan, atau mengutamakan bahaya di atas manfaat.