Surah Al-Mu'minun : Ayat 34
وَلَئِنْ أَطَعْتُم بَشَرًا مِّثْلَكُمْ إِنَّكُمْ إِذًا لَّخَٰسِرُونَ

"Dan sesungguhnya jika kamu sekalian mentaati manusia yang seperti kamu, niscaya bila demikian, kamu benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi."

Tafsir Ringkas Kemenag
34-35. Melanjutkan ucapan tersebut, para pemuka kaum 'ad yang kafir itu berkata, 'dan sungguh demi tuhan kita, jika kamu menaati manusia seperti kamu dalam apa yang ia perintahkan dan ia larang, dan kamu meninggalkan tuhan-tuhan kalian, niscaya kamu pasti akan rugi. Adakah dia menjanjikan kepada kamu bahwa apabila kamu telah mati dan dikubur, kemudian sebagian menjadi tanah dan/atau tulang belulang, lalu sesungguhnya kamu akan dikeluarkan dari kubur kamu untuk menerima balasan''34-35
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 31-41 Allah SWT memberitahukan bahwa Dia menjadikan umat lain setelah kaum nabi Nuh. Dikatakan bahwa yang dimaksud dengan mereka adalah kaum 'Ad, karena sesungguhnya merekalah yang berkuasa setelah kaum nabi Nuh. Dikatakan juga bahwa mereka adalah kaum Tsamud, berdasarkan firmanNya: (Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak) Dan bahwa Allah SWT mengutus seorang rasul di antara mereka yang menyeru mereka untuk menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya. Lalu mereka mendustakannya, menentangnya, dan menolak mengikutinya hanya karena dia adalah seorang manusia seperti mereka. Mereka enggan mengikuti rasul yang merupakan seorang manusia, mereka mendustakan pertemuan dengan Allah pada hari kiamat, dan mereka mengingkari hari kebangkitan di mana manusia dibangkitkan kembali. Mereka berkata: (Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian bahwa bila kamu telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, kamu sesungguhnya akan dikeluarkan (dari kuburmu)? (35) Jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu (36)) yaitu hal itu sangat mustahil sekali (Ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-adakan ke­bohongan terhadap Allah) yaitu dalam apa yang disampaikan kepada kalian berupa risalah, peringatan, dan berita tentang hari kiamat ("dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya” (38) Rasul itu berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku” (39)) yaitu rasul itu memohon pertolongan dan bantuan kepada Allah dalam menghadapi mereka, dan Allah mengabulkan doanya (Allah berfirman, "Dalam sedikit waktu lagi pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal” (40)) yaitu mereka menentangmu dan mengingkari apa yang kamu sampaikan kepada mereka (Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak) yaitu mereka memang berhak mendapatkan hal itu dari Allah karena kekafiran dan kesewenang-wenangan mereka. Yang jelas bahwa ini menunjukkan bahwa azab ini merupakan berupa gabungan antara angin kencang, sangat kuat dan sangat dingin (yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhan­nya, maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka) (Surah Al-Ahqaf: 25) Firman Allah: (dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir) yaitu mati dan binasa seperti buih banjir, yaitu sesuatu yang hina dan tidak ada artinya dan manfaatnya sama sekali (maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim itu) sebagaimana firmanNya: (Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (76)) (Surah Az-Zukhruf) karena kekafiran, keingkaran, dan pertentangan mereka kepada Rasulallah SAW. Maka orang-orang yang mendengarnya itu menghindari dari perbuatan mendustakan rasul mereka
Tafsir As-Sa'di
34 “dan sesungguhnya jika kamu sekalian menaati manusia yang seperti kamu, niscaya bila demikian, kamu benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi,” maksudnya, jika kalian mengikutinya dan mendaulatnya sebagai pemimpinan kalian, padahal dia serupa dengan kalian, maka kalian benar-benar sudah kehilangan akal-akal kalian dan akan menyesal atas tindakan kalian! Ini termasuk perkara aneh. Sungguh, kerugian dan penyesalan yang sebenarnya terjadi pada orang yang tidak mengikuti dan patuh kepadanya. Kebodohan dan ketololan yang besar diarahkan bagi orang-orang yang menyombongkan diri untuk patuh kepada sesosok orang yang telah Allah istimewakan dengan wahyu (dariNya), mengutamakannya dengan risalah dan diuji dengan fenomena peribadahan terhadap pohon-pohon dan bebatuan. Inilah makna firman Allah : Maka mereka berkata: "Bagaimana kita akan mengikuti saja seorang manusia (biasa) di antara kita? Sesungguhnya kalau kita begitu benar-benar berada dalam keadaan sesat dan gila",Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta lagi sombong". (QS. Al-Qomar : 24-25)
Tafsir Al-Wajiz
34. Dan sesungguhnya jika kamu sekalian mentaati manusia yang seperti kamu baik perintah atau larangan mereka. Juga kalian meninggalkan sesembahan kalian. Jika kalian benar-benar mentaati mereka maka pendapat kalian itu benar-benar salah. Niscaya bila demikian, kamu benar-benar memperdayai dirimu sendiri dengan orang-orang seperti kalian
Tafsir Al-Muyassar
Dan apabila kalian mengikuti seseorang yang seperti kalian, sesungguhnya kalian kalau begitu menjadi orang-orang yang benar-benar merugi, dengan meninggalkan tuhan-tuhan sesembahan kalian dan mengikutinya.
Tafsir Al-Mukhtashar
34. Dan sungguh, jika kalian menaati manusia yang seperti diri kalian, niscaya kalian akan merugi karena kalian tidak akan mendapatkan manfaat apapun dalam menaatinya lantaran telah meninggalkan tuhan-tuhan kalian, dan juga karena kalian telah mengikuti orang yang sama sekali tidak memiliki kebaikan atas kalian.
Tafsir Zubdatut
34. (Dan sesungguhnya jika kamu sekalian mentaati manusia yang seperti kamu) Yakni manusia yang memiliki sifat-sifat yang telah disebutkan itu. (kamu benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi) Yakni orang-orang yang tertipu akibat meninggalkan tuhan-tuhan kalian dan mengikuti dirinya yang tidak memiliki kelebihan atas kalian. Mereka tidak mengerti bahwa mungkin seorang Rasul yang diutus kepada mereka adalah manusia seperti mereka, dan inilah kesesatan mereka. Andai saja mereka bertanya kepada diri mereka sendiri, apa yang menghalangi jika rasul berasal dari golongan manusia? Niscaya mereka tidak akan mampu menjawabnya.
Tafsir Li Yaddabbaru
Diantara kelemahan hujjah mereka yang menyesatkan itu adalah perkataannya kepada kaumnya (sebagai pendustaan terhadap Rasul): { } "Dan sesungguhnya jika kamu sekalian mentaati manusia yang seperti kamu" ; maka dkatakan kepada mereka: jika kaum kalian mengikuti dan mematuhi peringatan kalian ini; apakah mereka akan berhenti dari mengikuti manusia seperti mereka?!
Tafsir Ash-Shaghir
Sungguh jika kalian menaati manusia seperti kalian, sesungguhnya kalian benar-benar akan merugi
Tafsir Hidayatul
Surat Al-Mu’minun ayat 34: Sungguh mengherankan, padahal sebenarnya kerugian dan penyesalan hanyalah bagi orang yang tidak mengikuti manusia yang diberi Allah wahyu dan diangkat-Nya sebagai rasul.