Surah An-Najm : Ayat 36
أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِى صُحُفِ مُوسَىٰ

"Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa?"

Tafsir Ringkas Kemenag
36-37. Ingkar dan kikir merupakan sifat tercela dan dia telah mendapat tuntunan untuk menghindarinya. Apakah dia memang ingkar ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran kitab suci yang diwahyukan kepada nabi musa' dan apakah dia juga mengingkari tuntunan wahyu yang terdapat pada lembaran-lembaran yang diwahyukan kepada nabi ibrahim yang selalu menyempurnakan janji kepada Allah'36-37
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 33-41 Allah SWT berfirman seraya mencela orang-orang yang berpaling dari ketaatan kepada Allah (Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al-Qur'an) dan tidak mau mengerjakan shalat (31) tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran) (32)) (Surah Al-Qiyamah) dan (serta memberi sedikit dan tidak mau memberi lagi? (34)) Ibnu Abbas berkata yaitu taat sebentar, kemudian berhenti. Demikian juga dikatakan Mujahid, Sa'id bin Jubair, Ikrimah, Qatadah dan lainnya. Firman Allah SWT: (Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang gaib sehingga dia mengetahui? (35)) yaitu apakah orang yang menggenggamkan tangannya, tidak mau berinfak, tidak mau berbuat kebaikannya dan mengetahui hal yang ghaib bahwa apa yang ada di tangannya akan habis, yang karenanya dia tidak mau berbuat kebaikan, maka apakah dia melihat akibat itu dengan matanya sendiri? yaitu perkaranya tidak demikian. Sesungguhnya dia menggenggamkan tangannya dari bersedekah dan berbuat kebaikan, dan silaturahmi -mata karena kekikirannya. Firman Allah SWT: (Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa? (36) Dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji? (37)) Sa’id bin Jubair berkata bahwa makna yang dimaksud adalah menyampaikan semua yang diperintahkan kepadanya. Qatadah berkata tentang firmanNya (menyempurnakan janji) karena ketaatannya kepada Allah dan menyampaikan risalahNya kepada makhlukNya. Pendapat inilah yang dipilih Ibnu Jarir. Pendapat ini diperkuat dengan firman Allah SWT: (Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman, "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia”) (Surah Al-Baqarah: 124) Maka dia mengerjakan semua perintah itu, meninggalkan semua larangan, dan menyampaikan risalah dengan lengkap dan sempurna. Maka dia berhak menjadi pemimpin bagi seluruh manusia yang dijadikan panutan dalam semua keadaan, ucapan, dan perbuatan. Allah SWT berfirman: (Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), "Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif " dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan (123)) (Surah An-Nahl) Firman Allah SWT: (Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya) (40)) yaitu pada hari kiamat, sebagaimana firmanNya: (Dan katakanlah, "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan” (105)) (Surah At-Taubah) yaitu Dia akan memberitahukan kepada kalian tentang itu dan membalaskan kalian dengan pembalasan yang sempurna. Jika kebaikan, maka balasannya kebaikan; dan jika keburukan, maka balasannya keburukan. Demikianlah Allah berfirman di sini: (Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna (41)) yaitu, yang penuh
Tafsir As-Sa'di
36-37. “Ataukah belum diberitakan” kepada orang yang mengaku itu, “apa yang ada dalam lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji,” yakni, menunaikan semua ujian yang dibebankan Allah kepadanya serta perintah-perintah syariat, pokok, dan cabang Agama.
Tafsir Al-Wajiz
36. Ataukah belum dikabarkan (kepadanya) apa yang ada dalam lembaran-lembaran Taurat, yang terpilih untuk didekati dan dipelajari.
Tafsir Al-Muyassar
36-37. Apakah dia belum memberi tahu tentang apa yang ada pada lembaran-lembaran Taurat dan shuhuf Ibrahim yang memenuhi apa yang diperintahkan kepadanya dan menyampaikannya?
Tafsir Al-Mukhtashar
36. Ataukah dia hanya mengada-ada atas nama Allah? Ataukah orang yang mengada-ada atas nama Allah ini belum diberitahu apa yang ada pada lembaran-lembaran pertama yang diturunkan kepada Musa,
Tafsir Li Yaddabbaru
36-38 Beberapa pemimpin meminta seorang laki-laki, tetapi laki-laki itu menjauh darinya, lalu dia mengambil saudaranya dan berkata kepadanya: Jika kamu membawa saudaramu, kalau tidak aku akan dipukuli lehermu, Laki-laki itu berkata: Bagaimana menurutmu jika aku membawa surat dari Amirul Mukminin, kamu akan melepaskanku? pemimpin itu berkata: Benar, Orang itu berkata: Aku membawakanmu surat dari Dzat Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, dan aku akan menunjuk dua orang saksi untuk itu: Musa dan Ibrahim : { } "Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa?"
Tafsir Ash-Shaghir
Apakah belum diberitakan} belum dikabarkan {kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa
Tafsir Hidayatul
Yakni kepada orang yang mengaku itu.
Tafsir An-Nafahat
Surat An-Najm ayat 36: 36-37. Allah berkata : Apakah belum sampai kabar orang yang menyeru dengan apa yang ada di dalam Taurat yang diturunkan Allah kepada musa, atau dengan apa yang datang dari lembaran-lembaran Ibrahim yang sempurna atas perintah Allah ?!!!