Surah Al-Qalam : Ayat 39
أَمْ لَكُمْ أَيْمَٰنٌ عَلَيْنَا بَٰلِغَةٌ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْقِيَٰمَةِ ۙ إِنَّ لَكُمْ لَمَا تَحْكُمُونَ

"Atau apakah kamu memperoleh janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?"

Tafsir Ringkas Kemenag
Dalil aqli tidak ada demikian juga dalil naqli pun juga tidak ada, maka ayat ini membuka kemungkinan lain atas sikap kaum musyrik itu, sekaligus untuk dinafikan, atau apakah kamu memperoleh janji-janji yang diperkuat dengan sumpah dari kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat. Bahwa kamu dapat mengambil keputusan sekehendakmu dan memperoleh apa yang kamu inginkan'40-41. Apa yang dinyatakan di atas pun jelas tidak ada. Kalau begitu tanyakanlah, wahai nabi Muhammad, kepada mereka, 'siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil itu''atau apakah mungkin mereka mempunyai sekutu-sekutu' kalau begitu hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka orang-orang yang benar dalam ucapan mereka bahwa mereka akan memperoleh sama bahkan lebih dari perolehan kaum muslim.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 34-41 Setelah menyebutkan tentang orang-orang yang memiliki kebun-kebun di dunia dan pembalasan azab yang menimpa mereka karena mereka durhaka kepada Allah SWT dan menentang perintahNya, lalu Allah menyebutkan tentang orang yang bertakwa dan taat kepadaNya, bahwa mereka di akhirat akan mendapat taman-taman surga yang penuh dengan kenikmatan dan tidak akan musnah, tidak akan ada habisnya dan tidak akan terputus. Kemudian Allah SWT berfirman: (Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir) (35)) yaitu apakah pantas jika Kami menyamakan antara orang-orang ini dan orang-orang itu dalam hal pembalasan? Sekali-kali tidak, demi Tuhan yang memiliki bumi dan langit. Oleh karena itu Allah berfirman: (Mengapa kamu (berbuat demikian), bagaimanakah kamu mengambil keputusan? (36)) yaitu, mengapa kalian menganggap demikian? Kemudian Allah SWT berfirman: (Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu pelajari? (37) Sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya (38)) Allah berfirman bahwa apakah di tangan kalian terdapat sebuah kitab yang diturunkan dari langit, yang kalian pelajari, pelihara dan beredar di tangan kalian dari pendahulu sampai ke generasi berikutnya sampai pada kalian, yang isinya memperkuat dan mengukuhkan apa yang kalian sangkakan itu? (Sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya (38) Atau apakah kamu memperoleh janji-janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendak hatimu)? (39)) yaitu apakah kalian mempunyai janji dan ikrar yang dikukuhkan dari sisi Kami? (sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (kehendakmu)? (39)) yaitu sesungguhnya kalian dapat memperoleh apa yang kalian inginkan dan apa yang kalian sukai (Tanyakanlah kepada mereka, "Siapakah di antara mereka yang bertanggungjawab terhadap keputusan yang diambil itu?" (40)) yaitu, katakanlah kepada mereka bahwa siapakah yang akan menjamin dan bertanggung jawab terhadap keputusan itu? (Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu?) yaitu berhala-berhala dan tandingan-tandingan (Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka adalah orang-orang yang benar)
Tafsir As-Sa'di
34-41. Allah mengabarkan apa yang dipersiapkan bagi orang-orang yang bertakwa yang menjaga diri dari kekufuran dan berbagai kemaksiatan, berupa berbagai macam kenikmatan dan kehidupan sentosa di dekat Allah, Dzat Yang Mahamulia. Kebijaksanaan Allah tidak menyamakan antara orang-orang yang bertakwa yang menunaikan hak-hak Rabb mereka, tunduk pada perintah-perintahNya dan yang meniti ridhaNya seperti orang-orang pendosa yang larut dalam kemaksiatan, mengkufuri ayat-ayatNya, membangkang rasul-rasulNya dan memerangi para kekasihNya. Jika ada yang mengira balasan kedua golongan tersebut sama, tentu hukum yang berlaku tidak adil. Hukumnya batil dan pandangannya tidak benar. Jika para pendosa mengira demikian, mereka sama sekali tidak memiliki sandaran. Bukan kitab yang mereka pelajari dan baca yang menyebutkan bahwa mereka adalah penghuni surga, mereka mendapatkan apa saja yang mereka inginkan dan pilih, mereka juga tidak memiliki janji dan sumpah sempurna di sisi Allah pada Hari Kiamat bahwa mereka akan mendapatkan apa pun yang mereka putuskan, mereka juga tidak memiliki sekutu dan teman yang membantu mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jika mereka memiliki sekutu dan teman, silahkan mereka datangkan jika mereka adalah orang-orang yang benar. Sebagaimana diketahui, semua hal itu tidak ada. Mereka tidak memiliki kitab dan janji di sisi Allah akan mendapatkan keselamatan, mereka juga tidak memiliki sekutu yang akan menolong mereka. Maka dapat diketahui bahwa klaim mereka batil belaka. Allah berfirman, “Tanyakanlah kepada mereka, ‘Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil itu’.” Maksudnya, siapa yang bertanggung jawab atas klaim yang jelas-jelas batil ini. Tidak akan ada seorang pun yang mau mengakui dan bertanggung jawab.
Tafsir Al-Wajiz
39. Ataukah kalian memiliki janji-janji kuat yang dapat diyakini, seperti masuk surga. Apakah kalian menentukan hukum ini sesuai kehendak kalian?!
Tafsir Al-Muyassar
39. Atau apakah kalian memiliki perjanjian atas Kami bahwa kalian akan mendapatkan apa yang kalian inginkan dan harapkan?
Tafsir Al-Madinah
39. Apakah kalian telah mendapat sumpah tegas dan perjandian dari Allah yang berlaku hingga hari kiamat, yang menyatakan bahwa kalian dapat menetapkan segala kebaikan yang kalian inginkan; atau kalian hanya berdusta terhadap Allah dalam perkara ini?
Tafsir Al-Mukhtashar
39. Ataukah kalian mempunyai perjanjian dengan Kami yang diperkuat dengan sumpah yang isinya adalah kalian mendapatkan apa yang kalian putuskan untuk diri kalian sendiri?
Tafsir Zubdatut
39. (Atau apakah kamu memperoleh janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?) Yakni apakah kalian memiliki perjanjian dengan Allah yang ditekankan dengan sumpah, sehingga kalian dapat menjadikannya jaminan bahwa Allah akan memasukkan kalian ke dalam surga, yang mana janji itu tetap berlaku hingga hari kiamat sehingga kalian dapat membuat keputusan sekehendak kalian?
Tafsir Li Yaddabbaru
39-40 Ketakutan akan akhir zaman telah memutus munculnya orang-orang saleh, seolah-olah para pelaku kejahatan telah mengambil tanda tangan keamanan: { } "Atau apakah kamu memperoleh janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?"
Tafsir Ash-Shaghir
{Atau, apakah kalian memperoleh sumpah} janji dan ikatan {dari Kami yang berlaku} yang dikuatkan {sampai hari kiamat, bahwa kalian dapat mengambil keputusan
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Qalam ayat 39: Atau kalian (diharuskan) mengambil janji dan kalian harus tepati dan imani (yang kami tidak akan ubah sampai hari kiamat), dan bagi kalian apakah dapat memilih atas apa yang kalian inginkan ?!!