Surah Al-An'am : Ayat 4
وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ ءَايَةٍ مِّنْ ءَايَٰتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا۟ عَنْهَا مُعْرِضِينَ
"Dan tidak ada suatu ayatpun dari ayat-ayat Tuhan sampai kepada mereka, melainkan mereka selalu berpaling dari padanya (mendustakannya)."
Tafsir Ringkas Kemenag
Allah menjelaskan bahwa manusia yang kafir selalu menolak tandatanda kekuasaan-Nya. Mereka tidak menyadari bahwa Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan. Dan setiap ayat dari ayat-ayat tuhan yang menjelaskan bahwa Allah tuhan yang maha esa, bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah, bahwa Al-Qur'an yang diterimanya adalah wahyu Allah, yang sampai kepada mereka, orang-orang kafir, semuanya selalu diingkarinya dengan kesombongan, tanpa argumentasi yang masuk akal. Selain menolak tanda-tanda kekuasaan Allah, orang-orang kafir selalu juga menutup diri, menolak, dan mendustakan kebenaran alqur'an. Sungguh, mereka, orang-orang kafir dan munafik, telah mendustakan kebenaran Al-Qur'an yang menjelaskan tentang kerasulan nabi Muhammad, kehidupan setelah mati, surga, dan neraka, ketika ayatayat Al-Qur'an yang diturunkan kepada nabi Muhammad itu sampai kepada mereka. Maka kelak di akhirat, akan sampai kepada mereka, orangorang kafir yang mendustakan kehidupan di akhirat itu, berita-berita yang benar-benar nyata yang selama ini selalu mereka perolok-olokkan di dunia.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 4-6 Allah berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang musyrik yang berbuat dusta dan ingkar. Sesungguhnya mereka itu bagaimanapun datang suatu ayat kepada mereka, yakni tanda, mukjizat, dan hujjah yang dalil-dalil tentang keesaan Allah dan kebenaran para rasulNya yang mulia, mereka tetap berpaling darinya, mereka tidak melihatnya dan tidak mempedulikannya. Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya mereka telah mendustakan yang hak (Al-Qur'an) tatkala sampai kepada mereka, maka kelak akan sampai kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu merekaperolok-olokkan (5)) Ini adalah ancaman dan peringatan yang keras bagi mereka karena mendustakan kebenaran, bahwa pasti akan sampai kepada mereka berita tentang apa yang mereka dustakan, pasti akan mendapati akibat dan merasakan dampaknya. Kemudian Allah SWT berfirman seraya memberi nasehat dan peringatan kepada mereka bahwa mereka akan ditimpa azab dan siksaan dunia seperti orang-orang yang serupa dengan mereka dari masa sebelumnya dan orang-orang itu lebih besar kekuatannya, lebih banyak jumlahnya, lebih banyak harta dan anaknya, serta lebih tinggi kekuasaan dan bangunannya di bumi. Allah berfirman: (Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyaknya generasi-generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepada kalian) dari segi harta, anak-anak, bangunan-bangunan, kedudukan yang kuat, kelapangan, dan bala tentara. Oleh karena itu, Allah berfirman (dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka) yaitu satu demi satu. (dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka) yaitu Kami memperbanyak hujan atas mereka dan sumber-sumber air, yaitu sebagai pembiaran dan untuk memuaskan mereka (Kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri) dengan kesalahan-kesalahan dan kejahatan-kejahatan yang mereka lakukan (dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain) yaitu generasi pertama dilenyapkan dan Kami menjadikan mereka sebagai cerita (dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain) yaitu generasi lain agar bisa Kami uji, lalu mereka melakukan perbuatan yang serupa dengan pendahulu mereka, lalu mereka dibinasakan, seperti para pendahulu mereka. Maka hati-hatilah kalian, wahai hai orang-orang yang diajak bicara, agar tidak kalian tidak ditimpa apa yang telah menimpa mereka. Tidaklah kalian itu lebih kuat dari mereka menurut Allah, dan Rasul yang kalian dustakan itu lebih mulia di sisi Allah daripada rasul mereka. Maka kalian lebih diutamakan untuk mendapat azab dan segera diberi siksaan daripada mereka, jika bukan karena kelembutan dan kebaikanNya.
Tafsir As-Sa'di
4. Ini adalah pemberitahuan dari Allah tentang berpalingnya orang-orang musyrik, kerasnya pendustaan dan permusuhan mereka, ayat-ayat tersebut tidak berguna bagi mereka sampai azab turun menimpa mereka. Dia berfirman, “Dan taka da suatu ayat pun dari ayat-ayat Tuhan yang sampai kepada mereka.” Ayat yang menunjukkan kebenaran secara pasti yang mengajak mereka kepada penerimaan dan ketaatan, “melainkan mereka salalu berpaling dari padanya (mendustakannya).” Mereka tidak memperhatikan dan tidak mendengarnya. Hati mereka sibuk dengan yang lain dan mereka membelakanginya.
Tafsir Al-Wajiz
4. Dan mukjizat para nabi yang menunjukkan kepada kuasa dan keesaan Allah yang dibawa kepada orang-orang musyrik itu tidak lain kecuali mereka menolaknya.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang kafir tersebut yang menyekutukan Allah bersama sesuatu yang lain, telah datang kepada mereka hujjah-hujjah yang terang dan bukti-bukti yang jelas tentang keesaan Allah dan kebenaran Muhammad dalam kenabiaannya serta risalah yang dibawanya, akan tetapi, begitu engkau mendatangi mereka, dengan serta merta mereka berpaling;tidak mau menerimanya dan tidak mengimaninya.
Tafsir Al-Madinah
4. Telah datang hujjah-hujjah dan bukti-bukti tentang keesaan dan kekuasaan Allah, dan telah jelas bagi mereka kenabian Rasulullah Muhammad, namun orang-orang kafir tersebut berpaling dan tidak menerimanya serta menyekutukan Allah.
Tafsir Al-Mukhtashar
4. Setiap hujah yang datang kepada orang-orang musyrik dari Rabb pasti mereka abaikan dan tidak mereka hiraukan. Telah datang kepada mereka hujah-hujah yang nyata dan bukti-bukti yang terang benderang yang menunjukkan keesaan Allah, dan juga telah datang kepada mereka mukjizat-mukjizat yang menunjukkan kebenaran para rasul-Nya, tetapi mereka berpaling darinya dan tidak menghiraukannya.
Tafsir Zubdatut
4. (Dan tidak ada suatu ayatpun dari ayat-ayat Tuhan sampai kepada mereka) Seperti mu’jizat-mu’jizat para Rasul dan segala sesuatu yang datang dari kebesaran kekuasaan Allah, yang tidak dapat diragukan oleh orang yang berakal bahwa itu merupakan perbuatan Allah dan ayat-ayat-Nya yang wajib untuk dijadikan petunjuk akan ke-Esaan Allah.
Tafsir Ash-Shaghir
{Tidaklah datang kepada mereka satu ayat pun} dalil {dari ayat-ayat Tuhan mereka, kecuali mereka berpaling
Tafsir Hidayatul
Surat Al-An’am ayat 4: Ayat ini merupakan khabar (berita) dari Allah Ta'ala tentang pengingkaran orang-orang musyrik, kuatnya penolakan dan permusuhan mereka, di mana semua ayat tidak bermanfaat bagi mereka sampai datang kepada mereka hukuman yang semisal dengan generasi sebelum mereka. "Ayat" di sini dapat berarti mukjizat, ayat Al-Quran, atau peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam yang menunjukkan kebenaran firman-firman Allah yang menghendaki mereka untuk mengikuti dan menerima.