Surah Az-Zalzalah : Ayat 4
يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا

"pada hari itu bumi menceritakan beritanya,"

Tafsir Ringkas Kemenag
Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya kepada manusia, mengapa bumi berguncang dan mengeluarkan semua kandungannya. Pada hari itu pula bumi bersaksi kepada Allah dengan rinci apa saja yang telah manusia lakukan di atasnya: kebajikan atau keburukan, besar atau kecil. 5. Bumi menyampaikan kepada manusia apa yang terjadi padanya dan bersaksi di hadapan Allah tentang apa saja yang manusia lakukan di atasnya karena sesungguhnya tuhan'mu telah memerintahkan padanya untuk berbuat demikian.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-8 (Apabila bumi diguncangkan dengan seguncang-guncangnya (yang dahsyat) (1)) yaitu bergerak dan bergetar dari bagian bawahnya (dan bumi mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya (2)) yaitu mengeluarkan orang-orang mati dari dalamnya. Pendapat itu dikatakan beberpaa ulama Salaf, dan ini sebagaimana firmanNya: (Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhan kalian; sesungguhnya keguncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat) (1)) (Surah Al-Hajj) sebagaimana firmanNya: (dan apabila bumi diratakan (3) dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong (4)) (Surah Al-Insyiqaq) Firman Allah: (dan manusia bertanya, "Mengapa bumi (jadi begini)?” (3)) yaitu heran dengan keadaannya, padahal sebelumnya bumi tenang, kokoh, dan stabil, dan manusia diam di atas permukaannya. yaitu, keadaannya berbalik, saat itu bumi bergerak dan berguncang. Telah datang kepadanya perintah Allah SWT yang memerintahkan kepadanya untuk melakukann guncangan yang tidak bisa dielakkan lagi. Kemudian bumi mengeluarkan semua orang mati yang ada dalam perutnya dari kalangan orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian. Saat itulah manusia heran dengan keadaan bumi, karena bumi diganti dengan bumi yang lain, begitu juga langit; lalu mereka digiring untuk menghadap kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Menang. Firman Allah: (pada hari itu bumi menceritakan beritanya (4)) yaitu memberitahukan tentang apa yang dilakukan oleh orang-orang yang tinggal permukaannya. Firman Allah: (karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya (5)) Imam Bukhari berkata bahwa kalimat “auha laha” dan “wa auha ilaiha” serta “waha laha” dan “waha ilaiha” itu sama. Demikian juga dikatakan Ibnu Abbas, bahwa (auha laha) itu sama dengan auha ilaiha. Makna yang tampak adalah bahwa ini mengandung makna mengizinkan kepadanya. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (pada hari itu bumi menceritakan beritanya (4)) dia berkata yaitu Tuhannya berfirman kepadanya,'"Berbicaralah" maka saat itu juga bumi berbicara. Mujahid berkata tentang firmanNya (auha laha) yaitu memerintahkan kepadanya. Firman Allah: (Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam) yaitu mereka kembali dari tempat penghisaban (dalam keadaan yang bermacam-macam) yaitu dalam keadaan bermacam-macam, ada yang celaka dan yang berbahagia. Para malaikat diperintahkan untuk membawa ke surga, dan membawa ke neraka. Firman Allah SWT: (supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka) yaitu agar mereka mengetahui dan mendapat balasan dari apa yang telah mereka perbuat di dunia, dari yang baik dan yang buruk. Oleh karena itu Allah berfirman: (Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya (7) Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula (8)) Disebutkan dalam hadits shahih Bukhari disebutkan dari Adi secara marfu',”Hindarilah neraka, sekalipun dengan separuh buah kurma, dan sekalipun dengan kalimat yang baik” dan hadits shahih,”Jangan sekali-kali kamu meremehkan sesuatupun dari kebaikan, sekalipun kamu menuangkan sebagian air dari wadahmu ke wadah orang yang meminta minum, dan sekalipun kamu menyambut saudaramu dengan wajah yang berseri-seri”
Tafsir As-Sa'di
4-5. “Pada hari itu bumi menceritakan beritanya,” yakni bumi akan bersaksi atas perbuatan baik dan buruk yang dilakukan manusia di atasnya. Bumi adalah satu dari sekian saksi yang bersaksi untuk manusia atas perbuatan-perbuatan mereka. Demikian itu “karena sesungguhnya Rabbmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya,” yakni memerintahkan bumi untuk memberitahukan perbuatan yang dilakukan di atasnya dan bumi tidak mendurhakai perintahNya.
Tafsir Al-Wajiz
3-4. Maka orang kafir yang terkejut dengan hal yang dia ingkari itu berkata: “Apa yang membuat bumi mengalami guncangan ini”. Dia terkejut dengan kondisi genting ini. Pada hari itu, bumi mengabarkan beritanya, dia berbicara menggunakan situasi atau ungkapan itu, untuk menyampaikan firman Allah SWT melalui semua hal yang dialaminya baik kebaikan maupun keburukan.
Tafsir Al-Muyassar
4-5. Pada hari kiamat,bumi akan mengabarkan tentang apa yang di lakukan diatasnya, kebaikan atau keburukan, Dan bahwasanya Allah memerintahkannya agar mengabarkan tentang apa yang dilakukan di atasnya.
Tafsir Al-Madinah
4-5. Pada waktu yang sulit dan menakutkan itu, bumi bergoncang dan mengeluarkan beban yang ada di perutnya. Dan manusia akan berkata, apa yang terjadi dengan bumi? Maka ketika itu bumi akan mengatakan kepada manusia tentang keadaannnya yang menakutkan dan sebab ia mengelurkan beban-bebannya.
Tafsir Al-Mukhtashar
4. Pada hari yang agung itu bumi mengabarkan tentang apa yang pernah dilakukan di atasnya, yang baik maupun yang buruk.
Tafsir Zubdatut
4. (pada hari itu bumi menceritakan beritanya) Yakni menceritakan tentang dirinya dan mengatakan kebaikan dan keburukan yang dilakukan di atas permukaannya. Allah menjadikannya dapat berbicara agar menjadi saksi atas manusia.
Tafsir Ash-Shaghir
{Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya} bumi memberitahukan apa yang dilakukan di atasnya, kebiakan ataupun keburukan
Tafsir Hidayatul
Yakni memberitakan apa yang dikerjakan di atasnya; kebaikan atau keburukan. Syaikh As Sa’diy berkata, “Bumi akan bersaksi terhadap orang-orang yang beramal tentang apa yang mereka kerjakan di atasnya, baik atau buruk, karena bumi termasuk para saksi terhadap hamba tentang amal yang mereka kerjakan.” Hal itu, karena Allah Subhaanahu wa Ta'aala memerintahkan bumi untuk memberitahukan apa yang dikerjakan di atasnya, maka ia tidak mendurhakai perintah-Nya.
Tafsir An-Nafahat
Surat Az-Zalzalah ayat 4: 4-5. Allah menjelaskan bahwa bumi pada saat digoncangkan ia ketakutan, dan akan mengabarkan atas apa yang telah diperbuat padanya dari kebaikan maupun keburukan. pengkabaran itu terjadi karena sebab Allah memuliakan urusannya.