Surah Ad-Dukhan : Ayat 41
يَوْمَ لَا يُغْنِى مَوْلًى عَن مَّوْلًى شَيْـًٔا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ

"yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,"

Tafsir Ringkas Kemenag
40-42. Sesungguhnya hari penetapan keputusan tentang siapa yang taat dan siapa yang durhaka, yaitu hari kiamat dan hari pemutusan dan pemilahan antara yang hak dan yang batil, itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya, yakni semua manusia mukallaf untuk mempertanggungjawabkan semua amal mereka, yaitu pada hari ketika seorang teman sama sekali tidak dapat memberi manfaat sedikit pun kepada teman lainnya dan mereka tidak akan dapat ditolong oleh siapa pun untuk menghindarkan diri dari azab Allah, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Allah, yaitu syafaat dan perlindungan-Nya yang dapat meringankannya dari siksa. Sungguh, dia mahaperkasa, yang tidak dapat dihalangi kekuasaan-Nya untuk mengazab orang-orang yang berdoa, dan maha penyayang terhadap hamba-hamba-Nya yang taat
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 38-42 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang keadilanNya dan kesucianNya dari main-main, senda gurau, dan kebathilan. Sebagaimana firmanNya: (Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka (27)) (Surah Shad) Allah SWT berfirman: (Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (115) Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang sebenarnya; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang mempunyai) 'Arsy yang mulia 116)) (Surah Al-Mu’minun) Kemudian Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya (40)) yaitu hari kiamat. Di hari itu Allah memutuskan perkara di antara semua makhluk, maka Dia mengazab orang-orang kafir dan memberi pahala orang-orang mukmin. Firman Allah: (adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya) yaitu Allah SWT mengumpulkan mereka semua dari yang pertama sampai yang terakhir (Yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikit pun) yaitu, seorang kerabat tidak bermanfaat bagi kerabatnya. Sebagaimana firmanNya SWT: (Apabila sangkakala ditiup, maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya (101)) (Surah Al-Mu'minun) dan (Dan tidak ada seorang teman akrab pun menanyakan temannya (10) sedangkan mereka saling melihat) (Surah Al-Ma'arij: 10-11) yaitu tidak ada seorang saudarapun yang menanyakan tentang keadaannya, padahal dia melihatnya dengan mata kepalanya sendiri. Firman Allah: (dan mereka tidak akan mendapat pertolongan) yaitu seorang kerabat tidak dapat menolong kerabatnya, tidak ada seorang pun dari luar yang dapat menolongnya. Kemudian Allah berfirman: (kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah) yaitu pada hari itu tidaklah bermanfaat kecuali hanya rahmat Allah SWT kepada makhlukNya (Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang) yaitu Dia Maha Perkasa lagi Yang mempunyai rahmat yang luas
Tafsir As-Sa'di
41. Tidaklah berguna, “seorang karib kepada karibnya sedikitpun,” tidak orang dekat pada orang terdekatnya, tidak teman pada temannya. “dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,” yakni, yang dapat menolak untuknya dari azab Allah karena setiap makhluk sama sekali tidak berkuasa atas urusan itu.
Tafsir Al-Wajiz
41. Hari dimana kerabat yang dekat tidak lagi dekat, tidak ada sesuatupun yang melindungi, dan tidak ada yang melindungi mereka dari siksaan.
Tafsir Al-Muyassar
41-42. Hari itu, seorang teman tidak menolong temannya sedikit pun, sebagian tidak membantu sebagian yang lain. Kecuali siapa yang dirahmati oleh Allah dari orang-orang yang beriman, karena seorang Mukmin mungkin memberi syafaat bagi Mukmin lainnya di sisi Allah setelah mendapatkan izin dariNya. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa dalam pembalasanNya terhadap musuh-musuhNya, namun Maha Penyayang kepada wali-wali-Nya dan ahlu taat kepada-Nya.
Tafsir Al-Mukhtashar
41. Yaitu hari di saat seorang kerabat tidak bisa memberi manfaat kepada kerabatnya dan seorang teman tidak bisa memberi manfaat kepada temannya dan mereka tidak bisa menahan dari siksa Allah, karena kekuasaan pada Hari itu hanya milik Allah, tidak ada seorangpun yang bisa mengaku sebagai pemiliknya.
Tafsir Zubdatut
41. (yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun) Yakni orang terdekat tidak bermanfaat bagi seseorang, dan dia tidak akan mampu membantunya sedikitpun. (dan mereka tidak akan mendapat pertolongan) Dan mereka tidak dapat menghindari azab Allah.
Tafsir Ash-Shaghir
Hari (ketika) seorang teman setia sama sekali tidak dapat memberi manfaat sedikit pun kepada teman lainnya} kerabat tidak bisa menjaga kerabat lain {dan mereka tidak akan mendapat pertolongan
Tafsir Hidayatul
Yakni dihindarkan dari azab Allah Subhaanahu wa Ta'aala.
Tafsir An-Nafahat
Surat Ad-Dukhan ayat 41: (Yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya) baik karib karena hubungan kerabat atau karib karena hubungan persahabatan yang dekat. Ia tidak akan dapat membelanya (sedikit pun) dari azab itu (dan mereka tidak akan mendapat pertolongan) maksudnya tidak dapat dicegah dari azab itu. Lafal Yauma dalam ayat ini menjadi Badal dari lafal Yaumal Fashli pada ayat sebelumnya.