Surah Al-Qamar : Ayat 42
كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا كُلِّهَا فَأَخَذْنَٰهُمْ أَخْذَ عَزِيزٍ مُّقْتَدِرٍ
"Mereka mendustakan mukjizat Kami semuanya, lalu Kami azab mereka sebagai azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa"
Tafsir Ringkas Kemenag
41-42. Dari kisah kaum nabi lut Allah beralih menyebut kisah fira'un dan kaumnya. Dan sungguh, peringatan kami telah datang kepada keluarga fira'un dan kaumnya agar mereka beriman kepada Allah yang esa. Namun, mereka mendustakan mukjizat-Mukjizat kami semuanya yang ditunjukkan oleh nabi musa, maka kami azab mereka dengan azab dari Allah yang mahaperkasa, lagi mahakuasa. 43. Allah kemudian mengalihkan arah komunikasi kepada kaum musyrik mekah. Wahai kaum musyrik, apakah orang-orang kafir di lingkunganmu yang lebih baik daripada mereka yang telah dikisahkan itu, ataukah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan dari azab seperti yang tercantum dalam kitab-kitab terdahulu, sehingga kamu bersikeras untuk ingkar'
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 41-46 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang Fir'aun dan kaumnya, bahwa sesungguhnya telah datang kepada mereka utusan Allah, yaitu nabi Musa dan saudara laki-lakinya, yaitu nabi Harun dengan membawa kabar gembira jika mereka beriman, dan peringatan jika mereka kafir. Allah menguatkan keduanya dengan mukjizat-mukjizat yang agung dan berbagai macam bukti yang membenarkan kerasulan keduanya. Tetapi mereka semua mendustakannya, maka Allah menghukum mereka dengan hukuman dari Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa, yaitu Allah SWT membinasakan mereka sehingga tidak ada seorangpun dari mereka yang tersisa dan tidak pula jejak-jejak mereka. Kemudian Allah SWT berfirman: (Apakah orang-orang kafirmu) wahai orang-orang musyrik dari kalangan orang-orang kafir Quraisy (lebih baik daripada mereka itu) yaitu daripada orang-orang yang telah disebutkan di antara orang-orang yang telah dibinasakan karena mereka mendustakan para rasul dan kafir kepada kitab-kitab Allah. Apakah kalian lebih baik daripada mereka? (atau apakah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam kitab-kitab yang dahulu?) yaitu, apakah kalian mempunyai kebebasan dari Allah bahwa kalian tidak akan mendapatkan azab dan pembalasan? Kemudian Allah SWT memberitahukan tentang mereka (Atau apakah mereka mengatakan, "Kami adalah satu golongan yang bersatu yang pasti menang” (44) yaitu, mereka meyakini bahwa sebagian dari mereka dapat saling menolong satu sama lain, dan bahwa persatuan mereka dapat melindungi mereka dari orang yang hendak berbuat jahat terhadap mereka. Maka Allah SWT berfirman: (Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang (45)) yaitu persatuan mereka akan tercerai-berai dan mereka dikalahkan.
Tafsir As-Sa'di
41-42. “Dan sungguh telah datang kepada kaum Fir”un ,” yakni Fir’aun dan kaumnya, “ancamna-ancaman.” Allah mengutus Nabi Musa, kalimullah, kepada mereka dan dikuatkan dengan berbagai tanda-tanda kebesaran, penjelasan-penjelasan, dan berbagai mukjizat nyata. Nabi Musa menunjukkan berbagai pelajaran yang belum pernah ditunjukkan pada yang lain, namun mereka mendustakan seluruh tanda-tanda kebesaran Allah sehingga mereka disiksa dengan siksaan Dzat Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa, Allah menenggelamkan Fir’aun dan kaumnya di lautan.
Tafsir Al-Wajiz
42. Namun mereka mendustakan mukjizat dan ayat-ayat Sembilan yang disampaikan semua oleh Musa. Lalu Kami timpakan kepada mereka azab dari Dzat yang Maha Kuat lagi Maha Kuasa atas segala sesuatu
Tafsir Al-Muyassar
Mereka mendustakan semua bukti-bukti Kami yang menunjukkan atas keesaan Kami dan kenabian nabi-nabi Kami, maka Kami mengazab mereka dengan azab sebagai hukuman dari yang Mahaperkasa yang tidak terkalahkan, lagi Mahakuasa atas apa yang Dia kehendaki.
Tafsir Al-Mukhtashar
42. Mereka mendustakan bukti-bukti dan hujah-hujah yang datang kepada mereka dari sisi Kami, maka Kami siksa mereka kerena pendustaan mereka terhadap bukti-bukti itu sebagai balasan dari Yang Maha Perkasa yang tidak ada seorang pun yang mampu mengalahkan-Nya, Mahakuasa tidak ada sesuatu pun yang melemahkan-Nya.
Tafsir Zubdatut
42. (Mereka mendustakan mukjizat Kami semuanya) Yang dimaksud adalah sembilan mukjizat yang telah disebutkan sebelumnya. (lalu Kami azab mereka sebagai azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa) Yakni Kami mengazab mereka dengan azab yang penuh pembalasan dan kemampuan untuk membinasakan mereka, tidak ada yang dapat lolos darinya.
Tafsir Ash-Shaghir
{Mereka mendustakan semua ayat-ayat Kami. Maka Kami mengazab mereka dengan azab Dzat Yang Maha perkasa} yang Maha Perkasa dalam membalas {lagi Maha kuasa} Maha Kuasa tidak ada apa pun yang bisa melemahkanNya
Tafsir Hidayatul
Maksudnya 9 buah mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Musa ‘alaihis salam. Maksud dari disebutkannya kisah-kisah ini adalah untuk memperingatkan manusia dan orang-orang yang mendustakan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Oleh karena itulah, Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman, “Apakah orang-orang kafir di lingkunganmu (kaum musyrikin) lebih baik dari mereka.”
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Qamar ayat 42: 42. (Mereka mendustakan mukjizat Kami semuanya) Yang dimaksud adalah sembilan mukjizat yang telah disebutkan sebelumnya. (lalu Kami azab mereka sebagai azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa) Yakni Kami mengazab mereka dengan azab yang penuh pembalasan dan kemampuan untuk membinasakan mereka, tidak ada yang dapat lolos darinya.