Surah An-Nazi'at : Ayat 43
فِيمَ أَنتَ مِن ذِكْرَىٰهَآ

"Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?"

Tafsir Ringkas Kemenag
Untuk apa engkau perlu menyebutkan waktu-Nya kepada mereka, sedang engkau sendiri tidak mengetahui hal itu' 44. Hanya kepada tuhanmulah dikembalikan kesudahannya, yakni ketentuan waktunya.
Tafsir As-Sa'di
Ayat 42-44 Maknanya, orang-orang yang membangkang dan mendustakan Hari Kiamat bertanya kepadamu “tentang hari berbangkit kapankah terjadinya,” Allah menjawab dengan firmanNya, “Siapakah kamu (sehingga) dapat menyebutkan (waktunya),” yakni apa gunanya bagimu dan mereka dalam menyebutnya dan mengetahui waktu kedatangannya. Hal itu tidak membawa manfaat. Karena itu, mengingat tahunya manusia akan Hari Kiamat tidak membawa maslahat, baik dunia maupun akhirat, justru maslahatnya adalah dengan disembunyikannya waktu kejadian Hari Kiamat, maka Allah menyembunyikannya hal itu dari semua makhluk, dan hanya Dia sendiri yang tahu seraya berfirman, “Kepada Rabbmu-lah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya),” yakni padaNya-lah berakhir pengetahuan tentang Hari Kiamat, seperti disebutkan dalam firman Allah lain, “Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat, ‘Bilakah terjadinya.’ Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu hanyalah pada sisi Rabbku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia’.”(Al-A’raf:187)
Tafsir Al-Wajiz
42-43. Orang-orang kafir Makkah bertanya: “Wahai Nabi, kapan kiamat itu terjadi, kapan Allah menetapkan terjadinya?” Pertanyaan mereka pun adalah pertanyaan yang mengejek. Diriwayatkan dari Ibnu Abi Hatim dari Ibnu Abbas bahwa orang musyrik Makkah bertanya-tanya kepada Nabi SAW: “Kapan hari kiamat itu terjadi? (Dengan nada mengejek.)” Maka Allah menurunkan ayat ini. Allah berkata: “Untuk apa kamu memberitahukan waktu kiamat kepada mereka wahai Muhammad? Kamu tidak akan tahu sampai Kami memberitahu mereka.”
Tafsir Al-Muyassar
42-46. Orang-orang musyrik itu bertanya kepadamu (wahai rasul) dalam rangka mengejekmu, tentang kapan datangnya hari kiamat yang kamu ancamkan kepada mereka. Kamu sama sekali tidak punya ilmu tentangnya, Sebaliknya ilmunya kembali kepada allah semata, Urusanmu terhadap hari kiamat hanya memperingatkan orang orang yang takut kepadanya, Seolah-olah mereka pada hari mereka melihat hari kiamat tidak tinggal di kehidupan dunia,karena ketakutannya yang berat,kecuali antara zhuhur hingga terbenam matahari,atau antara terbit matahari hingga tengah hari.
Tafsir Al-Mukhtashar
43. Engkau tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu sehingga engkau bisa menyebtukannya kepada mereka. Itu bukan merupakan tugasmu. Sesungguhnya tugasmu adalah bersiap-siap menghadapi datangnya Kiamat.
Tafsir Zubdatut
43. (Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?) Yakni kamu tidak memiliki sedikitpun pengetahuan tentang itu, sebab hanya Allah yang mengetahuinya.
Tafsir Ash-Shaghir
{Untuk apa kamu perlu menyebutkannya} kamu tidak mengetahuinya sedikitpun kecuali ketika kamu menyebutkannya kepada mereka
Tafsir Hidayatul
Yakni engkau tidak memiliki pengetahuan terhadapnya sehingga untuk apa engkau perlu menyebutkannya.
Tafsir An-Nafahat
Surat An-Nazi’at ayat 43: 42-45. Kemudian Allah tutup firman-Nya dengan gambaran tentang kejadian hari akhir. Ia berkata : Ketahuilah wahai Nabi Allah, bahwasanya orang-orang musyrik lagi pendusta atas hari kebangkitan akan bertanya kepadamu yang sebenarnya adalah ejekan tentang waktu datangnya hari kiamat. Kabarkan kepada mereka bahwasanya urusan kiamat adalah urusan Allah semata. Dan kewajibanmu wahai Nabi Allah pada urusan hari kiamat yaitu takutlah dan beri peringatan bagi siapa saja yang takut akan kedatangannya, dan bagi siapa yang takut (pada saat pertanggung jawaban) di hadapan Allah yang Maha Tinggi (atas amalan mereka).