Surah Al-Mu'minun : Ayat 48
فَكَذَّبُوهُمَا فَكَانُوا۟ مِنَ ٱلْمُهْلَكِينَ

"Maka (tetaplah) mereka mendustakan keduanya, sebab itu mereka adalah termasuk orang-orang yang dibinasakan."

Tafsir Ringkas Kemenag
Maka mereka mendustakan keduanya, yaitu nabi musa dan harun, sehingga karenanya mereka termasuk orang yang dibinasakan dengan ditenggelamkan di laut merah. 49. Usai menceritakan dakwah nabi musa kepada fir'aun, Allah lalu menyusulinya dengan paparan tentang dakwah nabi musa kepada bani israil. Dan sungguh, kami telah menganugerahkan kepada musa kitab taurat, agar mereka, yakni bani israil, mendapat petunjuk ke jalan yang benar dan sungguh-sungguh menjalankannya.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 45-49 Allah SWT memberitahukan bahwa Dia telah mengutus rasulNya, nabi Musa dan saudaranya, nabi Harun sebagai kepada Fir'aun dan kaumnya dengan membawa mukjizat-mukjizat dan hujjah-hujjah yang melemahkan musuh dan bukti-bukti yang jelas. Tetapi Fir'aun dan kaumnya enggan mengikuti keduanya dan menolak apa yang diperintahkan keduanya, karena keduanya adalah manusia biasa. Sebagaimana sikap umat-umat terdahulu yang menentang para rasul, hanya karena para rasul itu dari kalangan manusia biasa. Hati mereka meragukannya. Maka Allah membinasakan Fir'aun dan para pembesarnya, yaitu menenggelamkan mereka semua dalam hari yang sama. Allah menurunkan kepada nabi Musa kitab Taurat, yang di dalamnya terdapat hukum-hukum, perintah-perintah, dan larangan-larangan Allah. Hal ini terjadi setelah Allah membinasakan Fir'aun dan kaumnya, dan menghukum mereka sebagai hukuman dari Dzat Yang Maha Perkasa dan Maha Kuasa. Setelah Allah menurunkan kitab Taurat, Allah tidak membinasa­kan suatu umat secara menyeluruh, tetapi Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin untuk memerangi orang-orang kafir. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) sesudah Kami binasakan generasi-generasi yang terdahulu, untuk menjadi pelita bagi manusia dan petunjuk dan rahmat, agar mereka ingat (43)) (Surah Al-Qashash)
Tafsir As-Sa'di
48 sudah dapat dimengerti, bahwa ungkapan semacam itu tidak bisa dipakai untuk menolak kebenaran. Ucapan itu (hanyalah) bentuk pendustaan dan penentangan. Karenanya, Allah berfirman, ”maka (tetaplah) mereka mendustakan keduanya, sebab itulah mereka termasuk orang-orang yang dibinasakan,” dengan tenggelam di lautan, sementara bani israil menyaksikan peristiwa itu.
Tafsir Al-Wajiz
48. Maka mereka tetap mendustakan Musa dan Harun, sebab itu mereka adalah termasuk orang-orang yang dibinasakan dalam lautan
Tafsir Al-Muyassar
Mereka mendustakan keduanya terkait risalah yang mereka bawa, maka mereka pun menjadi orang-orang yang dibinasakan dengan tenggelam di laut.
Tafsir Al-Mukhtashar
48. Maka merekapun mendustakan keduanya beserta ajaran yang mereka bawa dari sisi Allah, sehingga dengan sebab pendustaan mereka ini, mereka pun termasuk kaum yang binasa dengan ditenggelamkan.
Tafsir Zubdatut
48. (Maka mereka mendustakan keduanya) Yakni dia tetap mendustakan keduanya. (sebab itu mereka adalah termasuk orang-orang yang dibinasakan) Dengan ditenggelamkan di lautan.
Tafsir Ash-Shaghir
{Maka mereka mendustakan keduanya. Maka mereka termasuk orang-orang yang dibinasakan
Tafsir Hidayatul
Surat Al-Mu’minun ayat 48: Dengan ditenggelamkan, sedangkan Bani Israil menyaksikannya.