Surah Al-Humazah : Ayat 5
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْحُطَمَةُ

"Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?"

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan tahukah kamu apakah neraka hutamah itu' demikian pertanyaan Allah guna menarik perhatian serius manusia terhadap apa yang disampaikan-Nya. 6. Hutamah ialah api azab Allah yang dinyalakan, .
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-9 “Al-hammaz” dilakukan dengan ucapan dan “al-lammaz”dilakukan dengan perbuatan. yaitu mencela dan merendahkan orang lain. Penjelasan tentang hal itu telah disebutkan dalam firmanNya: (yang banyak mencela, yang kian kemari menghambur hasutan (11)) (Surah Al-Qalam) Ibnu Abbas berkata bahwa (humazah lumazah) adalah orang yang suka mencela dan membuka aib. Ar-Rabi' bin Anas berkata bahwa “al-humazah” adalah orang yang mencela di depan, sedangkan “al-lumazah” adalah mencela dari belakang. Qatadah berkata bahwa itu adalah mencela orang lain dengan lisan dan matanya, dan suka mengumpat serta menjatuhkan orang lain. Mujahid berkata bahwa “Al-humazah” itu dilakukan tangan dan mata, sedangkan “Al-lumazah” itu dengan lisan. Demikian juga dikatakan Ibnu Zaid. Mujahid berkata bahwa ayat ini umum. Firman Allah: (yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya (2)) yaitu mengumpulkan sebagiannya atas sebagian lain dan menghitung jumlahnya, sebagaimana firmanNya: (Serta mengumpulkan (harta benda), lalu menyimpannya (18)) (Surah Al-Ma'arij) Pendapat itu dikatak Ibnu Jarir. Firman Allah: (dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya (3)) yaitu, mengira bahwa dengan mengumpulkan harta, maka itu akan membuatnya kekal di dunia ini, (Sekali-kali tidak!) yaitu perkaranya tidak seperti yang dia kira dan duga. Kemudian Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Hutamah) yaitu, sungguh orang yang menghimpun dan menghitung-hitung harta akan dicampakkan ke dalam Hutamah. Itu adalah salah satu nama neraka, karena ia meremuk redamkan orang yang dimasukkan ke dalamnya. Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan tahukah kamu apa Hutamah itu? (5) (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan (6) yang (membakar) sampai ke hati (7)) Tsabit Al-Bannani berkata bahwa itu membakar mereka sampai ke hati, sedangkan mereka dalam keadaan hidup. Firman Allah: (Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka (8)) yaitu ditutup rapat, sebagaimana yang dijelaskan dalam tafsir surah Al-Balad. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ((sedangkan mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang (9)) yaitu pintu-pintu yang merupakan tiang–tiang panjang Abu Shalih berkata tentang firmanNya: ((sedangkan mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang (9)) yaitu belenggu-belenggu yang memanjang.
Tafsir As-Sa'di
4-7. “Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan,” yakni, akan dilemparkan, “Ke dalam Huthamah. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?” ini adalah ungkapan sebagai pengagungan kondisinya . Kemudian Allah menjelaskannya FirmanNya, “(Yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,” yang bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan, “yang” karena dahsyatnya, “naik sampai ke hati,” yakni merasuk dari tubuh hingga ke hati.
Tafsir Al-Wajiz
5. Apakah kamu mengetahui apa itu Huthamah atau Neraka Jahanam? Pertanyaan ini untuk menakut-nakuti. Makna lainnya yaitu apa itu huthamah? Seakan akan hal itu asing bagi akal pikiran (mereka)
Tafsir Al-Muyassar
Tahukah kamu (wahai rasul), apa itu hakikat api neraka?
Tafsir Al-Madinah
5. Dan apa yang kamu ketahui tentang hakikat neraka yang menghancurkan setiap orang yang dimasukkan ke dalamnya ini?
Tafsir Al-Mukhtashar
5. Tahukah kamu -wahai Rasul- apakah Neraka yang menghancurkan segala yang dilemparkan ke dalamnya?
Tafsir Li Yaddabbaru
5-6. Allah Ta'ala berfirman: " Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?" Bentuk ungkapan kalimat ini bertuajuan pengagungan dan pembesaran. "(yaitu) api neraka Allah yang dinyalakan," Inilah jawabannyayaitu: al-Huthomah adalah nerakan Allah yang dinyalakan, Allah Subhaanahu Wa Ta'ala menyandarkannya kepada diri-Nya, karena Allah mengazab dengannya orang yang berhak untuk mendapat asab. Ini adalah hukuman keadilan bukan hukuman kezaliman. Karena membakar dengan api bisa berupa kezaliman, bisa juga berupa keadilan, seperti mengazab orang-orang kafir dengan api neraka, tidak diragukan lagi hukuman ini adalah bentuk keadilan, dengannya Rabb 'Azza Wa Jalla dipuji, di mana Dia membalas orang-orang kafir dengan yang sesuai. Dan cermatilah firman Allah :
Tafsir Ash-Shaghir
Dan apakah kamu tahu apa itu Huthamah}
Tafsir Hidayatul
Kalimat ini untuk memperbesar perkaranya.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Humazah ayat 5: Allah berkata kepada Nabi-Nya Muhammad ﷺ : Apakah engkau tahu wahai Nabi Allah, akan hakikat neraka ini ?