Tafsir Ringkas Kemenag
49-52. Setelah menjelaskan kisah para nabi penyampai risalah, Allah beralih menguraikan imbalan bagi orang-orang yang mengikuti risalah mereka. Al-qur'an ini adalah kehormatan bagi mereka yang berharap petunjuk-Nya. Dan sungguh, Allah meyediakan bagi orang-orang yang bertakwa kepada-Nya tempat kembali yang terbaik di akhirat. Itulah surga 'adn, tempat tinggal yang kekal yang pintu-pintunya terbuka lebar bagi mereka, menyambut kedatangan mereka. Di dalamnya mereka bersandar di atas dipan-dipan sambil meminta suguhan berupa buah-buahan yang banyak dan minuman dengan berbagai jenis dan rasa. Dan di sam-ping mereka ada bidadari-bidadari cantik dan sopan yang redup pandang-annya, setia pada pasangannya, dan mereka semua sebaya umurnya
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 50-54 Allah SWT memberitahukan tentang para hambaNya yang mukmin yang berbahagia, bahwa bagi mereka di akhirat benar-benar terdapat tempat kembali yang terbaik. Kemudian dijelaskan dengan firmanNya: (surga 'Adn) yaitu surga yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka. Huruf alif dan lam di sini bermakna idhafah, seakan-akan disebutkan bahwa dibukakan bagi mereka pintu-pintunya. yaitu, ketika mereka mendatangi surga, maka semua pintunya dibukakan bagi mereka. Firman Allah SWT: (di dalamnya mereka bertelekan (di atas dipan-dipan)) yaitu mereka duduk di atas ranjang-ranjang yang berkain kelambu (sambil meminta buah-buahan yang banyak di surga itu) apa pun yang mereka minta, maka mereka akan memperolehnya sesuai dengan permintaan mereka (dan minuman) yaitu berbagai macam minuman yang mereka inginkan maka didatangkan kepada mereka oleh pelayan-pelayan (dengan membawa gelas, cerek, dan sloki berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir (18)) (Surah Al-Waqi'ah) (Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya) yaitu hanya mau memandang kepada suami-suami mereka, sehingga dan tidak menolehkan pandangan mereka kepada lelaki yang bukan suami mereka (dan sebaya umurnya) yaitu, sama usia dan umurnya. Demikianlah makna yang dikatakan Mujahid, Sa'id bin Jubair, dan As-Suddi. (Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari perhitungan (53)) yaitu apa yang telah Kami sebutkan ini tentang gambaran surga, yaitu yang dijanjikan Allah untuk para hambaNya yang bertakwa yang mana mereka dimasukkan ke dalamnya setelah dibangkitkan dari kubur mereka dan setelah mereka diselamatkan dari neraka. Kemudian Allah memberitahukan bahwa surga itu tidak ada habisnya, dan tidak ada kefanaan, serta tidak akan hilang. Maka Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya (54)) sebagaimana firmanNya: (Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal) (Surah An-Nahl: 96), (sebagai karunia yang tiada putus-putusnya) (Surah Hud: 108), dan (bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya) (Surah Fushshilat 8) yaitu tidak ada putus-putusnya, sebagaimana firmanNya: (buahnya tiada henti-hentinya, sedangkan naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedangkan tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka) (Surah Ar-Ra'd: 35) dan ayat-ayat tentang ini masih banyak.
Tafsir As-Sa'di
50. KEmudian Allah menjelaskan dan merincikannya, seraya berfirman, “Yaitu Surga ‘And,” yakni surge-surga tempat tinggal yang penghuninya sama sekali tidak mau diganti dengan apa pun karena kesempurnaannya dan kelengkapan nikmat-nikmatnya, dan mereka tidak akan pernah keluar darinya dan tidak pula dikeluarkan. “Yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka.” Maksudnya, dibuka untuk mereka pintu-pintu setiap tingkatannya dan tempat-tempat tinggalnya, mereka sudah tidak perlu membukanya sendiri, melainkan mereka selalu dilayani. Ini juga adalah bukti atas keamanan mereka yang paripurna, dan bahwa di Surga ‘Adn itu tidak ada sesuatu pun yang mengharuskan pintu-pintunya ditutup.
Tafsir Al-Wajiz
50. sesungguhnya tempat kemballi yang baik yaitu surga-surga yang telah ditetapkan oleh Allah, dan mereka kekal didalamnya, malaikat membukakan pintu-pintu surga agar mereka memasukinya.
Tafsir Al-Muyassar
49-51 Al-qur’an ini adalah dzkir dan kemuliaan bagimu (wahai rasul), dan bagi kaummu. dan sesungguhnya orang-orang yang bertakwa kepada Allah dan menaatiNya akan mendapatkan tempat kembali yang baik di sisi Kami, di surga-surga sebagai tempat tinggal mereka, pintu-pintunya terbuka untuk mereka, mereka bersandar di atas peraduan-peradauan yang berhias indah, dimana mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan berupa buah-buahan yang bermacam-macam dan minuman, dari semua yang diinginkan oleh jiwa mereka dan dinikmati oleh mata mereka.
Tafsir Al-Mukhtashar
50. Tempat kembali yang baik itu adalah Surga kenikmatan yang mereka masuki pada hari Kiamat, pintu-pintunya telah terbuka untuk menyambut mereka.
Tafsir Zubdatut
50. (yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka) Yakni para malaikat membukakan pintu-pintu surga bagi mereka agar mereka dapat memasukinya dengan penuh penghormatan.
Tafsir Li Yaddabbaru
1 ). Dia berfirman dengan lafadz : { } dan tidak dengan lafadz (). Karena ia (surga) terbuka bagi mereka melalui perintah, bukan dengan sentuhan. 2 ). { } "(yaitu) surga 'Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka", perhatikanlah, di baliknya kamu akan mendapati makna yang indah, apabila mereka masuk surga, surga itu tidak akan tertutup. Pintunya tetap terbuka, tidak seperti pintu Neraka yang tertutup bagi penghuninya. Dalam hal dibukakannya pintu-pintu surga itu menunjukkan : 1- Mereka pergi, datang dan menetap di surga dimana saja mereka kehendaki. 2- Malaikat memasuki mereka sepanjang waktu dengan membawa berkah dan kebaikan. 3- Ini adalah rumah yang aman, mereka tidak perlu menutup pintu seperti di dunia ini.
Tafsir Ash-Shaghir
{(Yaitu) surga ‘Adn} yang ditempati {yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka
Tafsir Hidayatul
Yaitu surga tempat menetap, di mana penghuninya tidak menginginkan lagi gantinya karena sudah sempurna kenikmatannya, dan lagi mereka tidak akan keluar dan tidak akan dikeluarkan darinya. Yakni mereka tidak perlu membukanya, bahkan mereka akan dilayani. Ini menunjukkan bahwa mereka memperoleh keamanan yang sempurna.
Tafsir An-Nafahat
Surat Shad ayat 50: (Yaitu surga Adn) menjadi Badal atau 'Athaf Bayan bagi lafal Lahusna Ma-aab (yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka) artinya, pintu-pintu surga itu terbuka lebar-lebar buat mereka.