Surah Al-Qalam : Ayat 52
وَمَا هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَٰلَمِينَ

"Dan Al Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat."

Tafsir Ringkas Kemenag
51-52. Setelah perintah bersabar kepada nabi Muhammad ayat ini melanjutkan penjelasannya mengapa nabi Muhammad harus tabah dan menguatkan kesabarannya. Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka yang penuh kedengkian dan kebencian kepadamu, khususnya ketika mereka mendengar Al-Qur'an dan mereka berkata, ' dia nabi Muhammad itu benar-benar orang gila. Ltu dilakukan agar masyarakat menolak ajaran Al-Qur'an, padahal Al-Qur'an itu tidak lain adalah peringatan, nasihat dan pengajaran bagi seluruh alam. 1- 3. Pada surah sebelumnya disinggung sekilas tentang hari kiamat, pada awal surah ini dimulai dengan kata al-h'qqah yang secara kebahasaan berarti yang pasti kehadirannya yaitu hari kiamat, apakah hari kiamat yang sungguh dahsyat itu' dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu'.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 48-52 Allah SWT berfirman,”Maka bersabarlah, wahai Muhammad, dalam menghadapi kaummu dan pendustaan mereka terhadapmu, karena sesungguhnya Allah akan menetapkan kemenangan bagimu atas mereka dan menjadikan bagimu dan orang-orang yang mengikutimu akibat yang baik di dunia dan akhirat. (dan janganlah kamu seperti (Yunus) orang yang berada dalam (perut) ikan) yaitu Dzun Nun yaitu nabi Yunus bin Mata ketika pergi meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah. Kemudian dia menaiki kapal, dan ikan besar menelannya, lalu membawanya di kedalaman lautan yang gelap gulita, dan dia dapat mendengar tasbih laut dan semua makhluk yang ada di dalamnya kepada Tuhan Yang Maha Tinggi lagi Maha Kuasa yang semua yang Dia takdirkan tidak dapat ditolak. Maka pada saat itulah nabi Yunus mulai berseru dalam kegelapannya (Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim (aniaya)) (Surah Al-Anbiya: 87) dan (Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman (88)) (Surah Al-Anbiya’) serta (Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah (143) niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit (144)) (Surah Ash-Shaffat) dan di sini Allah SWT berfirman: (ketika ia berdoa, sedangkan ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya)) Ibnu Abbas, Mujahid, dan As-Suddi berkata bahwa itu adalah dalam keadaan duka cita. Firman Allah: (Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka) Ibnu Abbas dan Mujahid serta selain keduanya berkata tentang firmanNya: (benar-benar hampir menggelincirkan kamu) yaitu mereka benar-benar hampir menembus dirimu dengan pandangan mereka, yaitu mereka hampir saja menimpakan penyakit 'ain terhadapmu dengan penglihatan mereka. yaitu, mereka dengki terhadapmu karena kebencian mereka terhadapmu. Seandainya tidak ada pemeliharaan dari Allah terhadap dirimu dari kebencian mereka, tentu penyakit itu akan menimpamu. Dalam ayat ini terkandung dalil yang menunjukkan bahwa penyakit 'ain itu ada dan pengaruhnya ada, dengan seizin Allah SWT Firman Allah: (dan mereka berkata, "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila") yaitu mereka memandang beliau dengan remeh dan hina serta menyakiti beliau dengan lisan mereka, dan mereka berkata ("Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila") yaitukarena dia telah mendatangkan Al-Qur'an. Maka Allah SWT berfirman: (Dan Al-Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat (52))
Tafsir As-Sa'di
51-52. Nabi kita Muhammad melaksanakan perintah Rabbnya dan bersabar atas ketetapanNYa dengan kesabaran yang tidak bisa ditandingi oleh seorang pun dari seluruh alam. Allah memberikan akibat baik bagi beliau dan juga untuk orang-orang yang bertakwa. Para musuh Nabi Muhammad tidak berbuat apa pun selain yang mencelakai mereka sendiri, hingga (sampai pada tahap) mereka amat menginginkan untuk menggelincirkanmu, “dengan pandangan mereka.” Maksudnya, mencederaimu dengan pandangan-pandangan mereka, berupa sikap hasad, dengki dan marah. Inilah puncak gangguan berupa tindakan yang mereka lakukan, tapi Allah menjaga dan menolongnya. Adapun gangguan berupa perkataan, mereka mengatakan apa saja tentang Muhammad sesuai kehendak hati mereka. Sesekali mereka menyebut Muhammad penyair dan sesekali mereka menyebut Muhammad penyihir. Allah berfirman, “Dan al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat.” Maksudnya, al-Quran agung dan peringatan bijak ini tidak lain hanyalah merupakan peringatan untuk seluruh alam. Mereka menjadikannya sebagai peringatan demi kebaikan dunia dan agama mereka.
Tafsir Al-Wajiz
52. Al-Qur’an ini tidak lain kecuali pengingat yang bermanfaat dan nasehat yang dapat menyelamatkan alam semesta yang terdiri dari jin dan manusia. Maka tidak mungkin nabi Muhammad gila karena turunnya Al-Quran itu.
Tafsir Al-Muyassar
52. Al-Quran ini tidak lain hanyalah nasihat dan peringatan bagi seluruh alam, yaitu para makhluk dari kalangan jin dan manusia.
Tafsir Al-Mukhtashar
52. Dan tidaklah Al-Qur`ān yang diturunkan kepadamu melainkan hanyalah nasihat dan peringatan untuk manusia dan jin.
Tafsir Ash-Shaghir
(Al-Qur’an) itu tidak lain kecuali peringatan bagi seluruh alam
Tafsir Hidayatul
Dengan Al Qur’an, seluruh alam menyadari hal yang bermaslahat bagi mereka baik pada agama mereka maupun dunia mereka.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Qalam ayat 52: 51-52. Ketahuilah wahai Nabi Allah, bahwa mereka orang-orang musyrik ketika mereka mendengar Al Qur’an berencana menyerangmu dengan mata-mata mereka yang hasad dan kegeraman atas diri-diri mereka. Akan tetapi Allah telah menjagamu dari mereka. Mereka berkata : Sesungguhnya Rasul ini sungguh gila (tidak punya akal). Dan mereka tidaklah mengetahui bahwa mereka telah sesat, dan bahwasanya Al Qur’an adalah nasihat dan peringatan bagi setiap manusia dan jin.