Surah Al-Hijr : Ayat 53
قَالُوا۟ لَا تَوْجَلْ إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَٰمٍ عَلِيمٍ

"Mereka berkata: “Janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang alim”."

Tafsir Ringkas Kemenag
Mendengar ucapan nabi ibrahim, mereka, yakni para tamu itu, berkata, janganlah engkau merasa takut atas kedatangan kami, karena sesungguhnya kami datang untuk memberi kabar gembira kepadamu dengan kelahiran seorang anak laki-laki yang sehat, yang akan tumbuh dewasa dan menjadi orang yang pandai dan luas serta dalam pengetahuannya. Kelak engkau akan memberinya nama ishak. (lihat: surah ash-shaffat/ 37: 112)heran dengan berita itu, dia (ibrahim) berkata, wahai tamuku, benarkah kamu memberi kabar gembira kepadaku dengan kelahiran seorang anak yang telah lama aku impikan, padahal usiaku telah lanjut dan kekuatanku pun sudah melemah' rasanya tidak mungkin lagi bagiku untuk mendapatkan anak seperti yang kamu katakan. Lalu, bagaimana kamu memberi kabar gembira tersebut; yakni bagaimana hal itu dapat terwujud' (lihat: surah hud/11: 72).
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 51-56 Allah SWT berfirman wahai Muhammad beritakanlah kepada mereka tentang kisah: (tamu-tamu Ibrahim) Kata “Ash-dhaifu” dipakai untuk bentuk tunggal dan bentuk jamak, seperti kata “Az-zuur” dan “As-safru”, dan bagaimana (masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan, "Salam.”Berkata Ibrahim, "Sesungguhnya kami merasa takut kepada kalian”) yaitu mereka takut. Disebutkan bahwa rasa takutnya muncul pada diri mereka ketika dia melihat tangan mereka tidak mau pada sesuatu yang ada disediakan kepada mereka berupa jamuan, yaitu anak sapi gemuk yang dipanggang (Mereka berkata, "Janganlah kamu merasa takut”) yaitu janganlah takut (Lalu mereka menyampaikan berita gembira kepada Ibrahim bahwa dia akan mendapat seorang anak yang alim) (Surah Adz-Dzariyat: 28) yaitu nabi Ishaq, sebagaimana yang disebutkan dalam surah Hud. Kemudian nabi Ibrahim (berkata) dengan heran, karena usia lanjutnya, dan usia lanjut istrinya, dan dengan diwujudkannya janji itu: (Apakah kalian memberi kabar gembira kepadaku, padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah (terlak­sananya) berita gembira yang kalian kabarkan ini?) Lalu mereka menjawabnya seraya menegaskan kepastian dari kejadian berita gembira itu setelah berita gembira itu disampaikan: (Mereka menjawab, "Kami menyampaikan kabar gembira kepada­mu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa” (55)) Sebagian ulama membacanya “Al-Qanithin” Lalu nabi Ibrahim menjawab mereka, bahwa sesungguhnya dia tidak berputus asa, tetapi berharap kepada Allah terhadap anak, meskipun usianya telah lanjut, begitu juga istrinya. Sesungguhnya nabi Ibrahim mengetahui kekuasaan dan rahmat Allah yang lebih besar dari hal itu.
Tafsir As-Sa'di
53. “janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki laki (yang akan menjadi) orang alim” yaitu ishaq. kabar gembira ini mengandung keterangan bahwa ia adalah seorang lelaki, bukan seorang wanita ”yang akan menjadi” orang alim maksudnya ilmunya banyak
Tafsir Al-Wajiz
53. Mereka berkata: “Janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu atas kelahiran seorang anak laki-laki yang akan menjadi orang yang alim yaitu Ishaq”
Tafsir Al-Muyassar
Malaikat berkata kepadanya, “janganlah kamu takut, sesungguhnya kami datang menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran) seorang anak yang mempunyai ilmu yang banyak tentang agama, yaitu Ishaq.”
Tafsir Al-Madinah
53. Para malaikat berkata: “Janganlah kamu takut, kami datang untuk menyampaikan kabar gembira bagimu bahwa kamu akan dikaruniai anak yang tinggi ilmunya yang bernama Ishaq.
Tafsir Al-Mukhtashar
53. Para utusan dari Malaikat itu berkata, “Tidak usah takut, karena kami datang mengabarimu sesuatu yang membahagiakanmu, kamu akan mempunyai seorang anak laki-laki yang alim menguasai ilmu-ilmu agama.”
Tafsir Zubdatut
53. (Mereka berkata: “Janganlah kamu merasa takut) Yakni para malaikat bekata kepadanya “janganlah kamu takut” (sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki yang alim) Yakni anak yang memiliki banyak ilmu. Yakni kelahiran Ishaq.
Tafsir Li Yaddabbaru
Jika seseorang diantara kalian mengunjungi saudaranya dan ia mendapati pada dirinya ada rasa takut, maka hiburlah dia dengan berita yang menggembirakan; sehingga hatinya bisa menjadi tenang bersamamu, sebelum kamu berbicara dengannya tentang perkara yang kamu miliki, ambil lah pelajaran dari ayat ini : { } "Mereka berkata: "Janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang alim".
Tafsir Ash-Shaghir
{Mereka berkata,“Janganlah merasa takut} jangan takut {sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran) anak laki-laki yang alim”} memiliki banyak pengetahuan
Tafsir Aisarut
Makna kata: ( ) bighulaamin ‘aliim : dengan anak yang mempunyai ilmu yang luas, Ishaq ‘alaihis salam Makna ayat: ( ) “Mereka berkata, ‘Janganlah takut.’” ( ) “Kami memberikan kabar gembira akan seorang anak yang pandai.” Seorang anak yang mempunyai banyak ilmu.
Tafsir Hidayatul
Surat Al-Hijr ayat 53: Yang dimaksud dengan seorang anak laki-laki yang alim di sini adalah Ishak ‘alaihis salam.