Surah Al-Kahfi : Ayat 53
وَرَءَا ٱلْمُجْرِمُونَ ٱلنَّارَ فَظَنُّوٓا۟ أَنَّهُم مُّوَاقِعُوهَا وَلَمْ يَجِدُوا۟ عَنْهَا مَصْرِفًا

"Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling dari padanya."

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan orang yang berdosa, yaitu para pendurhaka yang ketika di dunia berbuat maksiat kepada Allah melihat neraka, lalu mereka menduga, yakni percaya bahwa mereka akan jatuh dan masuk ke dalamnya, dan mereka tidak menemukan tempat berpaling untuk menghindar darinya. Dan sesungguhnya kami telah menjelaskan berulang-ulang kepada manusia dalam Al-Qur'an ini dengan bermacam-macam perumpamaan, baik dalam bentuk perbandingan maupun dalam bentuk kisah. Binatangbinatang yang kecil seperti nyamuk, lalat, dan lebah serta benda-benda alam yang besar seperti gunung dan samudra, dijadikan contoh untuk menarik perhatian manusia. Tetapi manusia adalah memang yang paling banyak membantah. Mereka senantiasa mencari dalih untuk membantah kebenaran ayat-ayat Allah.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 52-53 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang apa yang Dia firmankan kepada orang-orang musyrik pada hari kiamat di hadapan para saksi sebagai teguran dan celaan terhadap mereka (Panggillah oleh kalian sekutu-sekutu-Ku yang kalian katakan itu!) yaitu di dunia, panggillah mereka saat ini untuk menyela­matkan kalian dari apa yang kalian alami ini. sebagaimana Allah berfirman: (Dan sesungguhnya kalian datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kalian Kami ciptakan pada mulanya, dan kalian tinggalkan di belakang kalian (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepada kalian dan Kami tiada melihat beserta kali­an pemberi syafaat yang kalian anggap bahwa mereka itu seku­tu-sekutu Tuhan di antara kalian. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kalian dan telah lenyap dari kalian apa yang dahulu kalian anggap (94)) (Surah Al-An'am) Firman Allah: (dan Kami adakan untuk mereka tempat kebinasaan (neraka)) Ibnu Abbas, Qatadah dan lainnya berkata bahwa yang dimaksud adalah tempat kebinasaan. Hasan Al-Bashri berkata bahwa “maubiqan” adalah permusuhan. Makna yang jelad dari konteks di sini bahwa yang dimaksud adalah tempat kebinasaan. dan boleh ditafsirkan sebagai lembah di dalam neraka Jahannam, atau lainnya. Maknanya adalah Allah menjelaskan bahwa tidak ada jalan bagi orang-orang musyrik itu untuk sampai kepada sembahan-sembahan mereka yang mereka anggap sebagai sekutu-sekutu di dunia. dan Allah SWT telah memisahkan di antara mereka dan sesembahan-sesembahannya di akhirat, maka tidak ada jalan keselamatan bagi seorang pun dari kedua golongan itu, bahkan di antara kaduanya dari tempat kebinasaan, kengerian yang agung, dan perkara yang besar. Adapun jika dhamir dalam firmanNya, (Bainahum) kembali kepada orang-orang mukmin dan orang-orang kafir, sebagaimana firmanNya: (Dan pada hari terjadinya kiamat, di hari itu mereka (manusia) bergolong-golongan (14)) (Surah Ar-Rum) dan (pada hari itu mereka terpisah-pisah) (Surah Ar-Rum: 43) Firman Allah: (Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling darinya (53)) yaitu bahwa mereka menyaksikan neraka Jahannam ketika dihadap­kan kepada mereka seraya diseret dengan tujuh puluh ribu tali kendali, pada tiap-tiap kendalinya terdapat tujuh puluh ribu malaikat yang menyeretnya. Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, mereka merasa yakin dan bahwa diri mereka pasti ditempatkan di dalamnya. Hal itu sebagai kesusahan dan kesedih­an untuk mereka, karena sesungguh­nya rasa takut sebelum menerima azab merupakan siksaan yang sempurna. Firman Allah: (dan mereka tidak menemukan tempat berpaling darinya) yaitu, tidak ada jalan bagi mereka untuk menyimpang dari neraka itu dan neraka merupakan suatu keharusan bagi mereka.
Tafsir As-Sa'di
53. Maksudnya, pada Hari KIamat kelak, ketika telah dilakukan perhitungan amal, masing-masing orang dari para makhluk terkotak-kotakkan berdasarkan amal perbuatan amal mereka, keputusan penjatuhan siksa telah jatuh pada kaum yang berbuat dosa, maka mereka menyaksikan Jahanam sebelum memasukinya, sehingga mereka begitu gelisah. Kerisauan mereka semakin menjadi-jadi karena mereka menyangka (meyakini) akan memasukinya. Persangkaan mereka itu, sesuai dengan keterangan para ulama tafsir berarti keyakinan. Jadi mereka benar-benar meyakini akan masuk ke dalamnya “dan mereka tidak menemukan tempat berpaling darinya,” maksudnya tempat pindah untuk beralih ke sana. Tidak ada pemberi syafaat bagi mereka tanpa izin Allah. Pada ayat ini terdapat aspek takhwif (intimidasi) dan tarhib (menakut-nakuti) yang membuat jantung dan hati berdebar.
Tafsir Al-Wajiz
53. Orang-orang yang berdosa itu melihat neraka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat untuk menjauh dari neraka itu
Tafsir Al-Muyassar
Dan orang-orang yang gemar berbuat dosa melihat neraka, maka merekapun yakin bahwa sesungguhnya mereka akan berada di dalamnya tanpa bisa mengelak, dan mereka tidak menemukan tempat menghindar darinya untuk meninggalkan menuju tempat kalian.
Tafsir Al-Madinah
53. Orang-orang kafir yang berdosa itu melihat neraka dengan mata kepala mereka, sehingga mereka yakin akan memasukinya, dan mereka tidak mendapatkan tempat melarikan diri darinya.
Tafsir Al-Mukhtashar
53. Dan orang-orang musyrik itu melihat Neraka, merekapun merasa yakin seyakin-yakinnya bahwa mereka akan memasukinya, dan mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat lain untuk berpaling darinya.
Tafsir Zubdatut
53. (Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya) Yakni mereka telah mengetahui dan meyakini bahwa mereka akan masuk dan tenggelam di dalam neraka. (dan mereka tidak menemukan tempat berpaling dari padanya) Yakni tempat berpaling atau berlindung darinya.
Tafsir Ash-Shaghir
{Orang-orang yang berdosa itu melihat neraka, lalu mereka yakin} mereka yakin {bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya} akan menempatinya {dan mereka tidak menemukan tempat berpaling darinya
Tafsir Hidayatul
Surat Al-Kahfi ayat 53: Pada hari kiamat ketika hisab diselesaikan, setiap kelompok dibedakan sesuai amal mereka, dan azab sudah ditetapkan akan menimpa orang-orang yang berdosa, maka sebelum mereka masuk ke neraka, mereka melihat lebih dulu neraka, hati mereka pun gelisah, dan mereka yakin akan memasukinya dan tidak menemukan tempat berpaling darinya.