Surah Yasin : Ayat 53
إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَٰحِدَةً فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ

"Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami."

Tafsir Ringkas Kemenag
Teriakan sebagai pertanda kebangkitan itu hanya sekali saja, maka seketika itu mereka semua dihadapkan kepada kami untuk dihisab. Ayat ini menerangkan betapa mudah bagi Allah untuk membangkitkan seluruh umat manusia (lihat pula: surah an-na'l/16: 77)54. Maka pada hari kebangkitan itu seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun dalam menerima imbalan atau balasan dari Allah atas amal perbu-atan mereka, dan kamu tidak akan diberi balasan berupa siksa atau pahala kecuali sesuai dengan apa yang telah kamu kerjakan di dunia.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 51-54 Ini adalah tiupan ketiga, yaitu tiupan kebangkitan untuk membangkitkan semua makhluk dari kuburnya. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka) Kata “An-naslan” adalah berjalan dengan cepat, sebagaimana Allah SWT berfirman: ((yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia) (43)) (Surah Al-Ma'arij) Firman Allah: (Mereka berkata, "Aduhai, celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?") maksud mereka adalah dari kubur mereka yang dahulu mereka percaya di dunia bahwa mereka tidak akan dibangkitkan dari kubur mereka. Setelah mereka menyaksikan di tempat mereka dikumpulkan itu apa yang dahulunya mereka dustakan, (Mereka berkata, "Aduhai, celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?") Hal ini bukan berarti meniadakan siksa mereka dalam kubur mereka, karena siksa itu jika dibandingkan dengan kerasnya azab di setelahnya seperti tidur. Qatadah berkata bahwa hal itu ada di antara dua tiupan sangkakala, karena itulah mereka berkata,"Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami?" Menurut ulama’ salag lain bahwa ketika mereka mengatakan hal itu, maka orang-orang mukmin menjawab mereka: (Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasul-(Nya)) Al-Hasan berkata bahwa yang menjawab mereka dengan ucapan itu adalah para malaikat. Tidak ada pertentangan jika keduanya bisa digabungkan. Hanya Allah yang lebih Mengetahui. Abdurrahman bin Zaid berkata bahwa semuanya adalah semua itu dari ucapan orang-orang kafir: (Aduhai, celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)? Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasul-(Nya) (52)) Pendapat ini dinukil oleh Ibnu Jarir, dan dia memilih pendapat yang pertama karena pendapat itulah yang paling shahih. Demikian itu berdasarkan firman Allah SWT dalam surah Ash-Shaffat: (Dan mereka berkata, "Aduhai, celakalah kita!" Inilah hari pembalasan (20) Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya (21)) Firman Allah SWT: (Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami (53)) Sebagaimana firman Allah SWT: (Sesungguhnya pengembalian itu hanya dengan satu kali tiupan saja (13) maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi (14)) (Surah An-Nazi'at) yaitu sesungguhnya Kami hanya memerintahkan mereka satu kali saja, maka seketika mereka semuanya dihadapkan (Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun) yaitu dari amal perbuatannya (dan kamu tidak dibatasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan)
Tafsir As-Sa'di
53. “tidak adalah” kebangkitan dari kubur itu “selain sekali teriakan saja,” yang ditiupkan oleh malaikat israfil pada sangkakala, maka semua jasad manusia hidup kembali, “maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada kami,” seluruh manusia generasi pertama hingga yang terkahir, dari bangsa jin dan manusia untuk perhitungan amal mereka.
Tafsir Al-Wajiz
53. Tiupan itu tidak lain kecuali satu suara tiupan sangkakala Israfil. Lalu seketika mereka semua dikumpulkan di sisi Kami untuk dihisab dan dibalas.
Tafsir Al-Muyassar
Kebangkitan dari kubur itu hanyalah hasil dari sekali tiupan sangkakala , lalu tiba-tiba seluruh makhluk menghadap ke hadapan kami untuk menghadapi hisab dan balasan.
Tafsir Al-Madinah
53. Peristiwa kebangkitan yang luar biasa ini tidak lain hanyalah hasil dari satu tiupan dari malaikat; seketika itu seluruh makhluk datang menghadap kepada Allah untuk memberi ketetapan di antara mereka. Betapa besar kekuasaan Allah!
Tafsir Al-Mukhtashar
53. Kebangkitan dari alam kubur hanyalah akibat dari tiupan sangkakala yang kedua, selanjutnya seluruh makhluk hadir pada hari Kiamat untuk menghadapi hisab.
Tafsir Zubdatut
53. (Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja) Tiupan sangkakala yang dilakukan oleh malaikat Israfil. (maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami) Yakni ternyata mereka telah terkumpul di sisi Kami dengan cepat untuk menjalani hisab dan siksaan.
Tafsir Ash-Shaghir
Tidaklah teriakan itu melainkan hanya sekali saja} tiupan kedua dari Sangkakala {maka seketika itu mereka semua dihadapkan kepada Kami
Tafsir Hidayatul
Manusia dan jinnya.
Tafsir An-Nafahat
Surat Yasin ayat 53: Allah menjelaskan bahwasanya dibangkitkannya mereka, dikeluarkannya mereka wahai manusia dari kubur kubur mereka, karena sebab suara dan tiupan yang pertama yaitu dari malaikat israfil; yaitu jika telah dikumpulkan seluruh manusia yang berdiri di hadapan Allah untuk dibalas dan dihisab. Dengan ini terdapat petunjuk atas tepatnya kehadiran mereka untuk dihisab dan dibalas dengan tanpa penyelisihan dari mereka satupun.