Surah Ghafir : Ayat 59
إِنَّ ٱلسَّاعَةَ لَءَاتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيهَا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ

"Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman."

Tafsir Ringkas Kemenag
Setelah menegaskan bahwa menciptakan langit dan bumi merupakan pekerjaan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan membangkitkan manusia dari kubur, maka sekarang Allah mempertegas keniscayaan akan datangnya kiamat. Sesungguhnya hari kiamat yang dijanjikan itu pasti akan datang, tidak ada keraguan tentang kedatangan-Nya sedikit pun. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak beriman walaupun sudah terlalu banyak bukti yang diperlihatkan untuk itu. 60. Dengan semakin dekat hari kiamat, Allah kemudian mengajak manusia dengan kasih sayang-Nya agar datang dan mendekatkan diri kepada-Nya. Dan tuhanmu berfirman, 'berdoalah kepada-ku dengan mendekatkan diri, niscaya akan aku perkenankan bagimu apa yang kamu harapkan berupa hidayah dan anugerah nikmat. Sesungguhnya orang-orang yang angkuh dan sombong sehingga membuat mereka tidak mau menyembah-ku, mereka akan masuk ke dalam neraka jahanam dalam keadaan hina dina. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 57-59 Allah SWT berfirman seraya mengingatkan bahwa Dia akan mengembalikan penciptaan makhluk pada hari kiamat, dan bahwa hal itu mudah bagiNya karena Dialah yang menciptakan langit dan bumi, dan penciptaan keduanya lebih besar daripada penciptaan manusia, baik permulaan maupun pengembaliannya. Maka barangsiapa yang mampu berbuat demikian, maka pasti mampu untuk melakukan hal selain itu dengan lebih baik, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi dan Dia tidak merasa payah karena menciptakannya, kuasa menghidupkan orang-orang mati? Ya, (bahkan) sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu (33)) (Surah Al-Ahqaf) dan di sini Allah berfirman: (Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui (57)) Oleh karena itu mereka tidak merenungkan dan tidak memikirkan hujjah ini, sebagaimana yang dilakukan kebanyakan orang Arab di masa lalu. Mereka mengakui bahwa Allah SWT yang telah menciptakan langit dan bumi, tetapi mereka mengingkari hari kebangitan karena menganggapnya mustahil dan kekafiran serta keingkaran mereka. Mereka mengakui bahwa itu lebih utama daripada apa yang mereka ingkari Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran (58)) yaitu sebagaimana tidak sama antara orang buta yang tidak dapat melihat apapun dan orang yang dapat melihat sejauh mata memandang, bahkan di antara keduanya terdapat perbedaan yang besar. Demikian juga tidak sama antara orang-orang mukmin yang berbuat kebaikan dengan orang-orang kafir yang durhaka (Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran) yaitu, betapa sedikitnya manusia yang mengambil pelajaran. Kemudian Allah berfirman: (Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang) yaitu pasti ada dan terjadi (tidak ada keraguan tentangnya, tetapi kebanyakan manusia tiada beriman) yaitu tidak mempercayainya, bahkan mendustakannya dan tidak percaya atas keberadaannya.
Tafsir As-Sa'di
59. “sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tiada keraguan tentangnya.” Sesudah diberitakan oleh semua rosul yang merupakan manusia yang paling jujur dan dibicarakan oleh kitab-kitab suci samawi yang seluruh informasinya merupakan tingkatan kebenaran yang paling tinggi, dan telah dibuktikan oleh berbagai bukti-bukti yang dapat dilihat dan tanda-tanda di alam semesta, “akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman” terhadap permasalahan-permasalahan yang mengharuskan penuh keimanan dan rasa tunduk.
Tafsir Al-Wajiz
59. Sesungguhnya kiamat itu pasti datang, dan tidak dapat diragukan. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak mempercayai hal itu dan tidak membenarkannya karena pikiran dan proses akal mereka lemah
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kiamat pasti datang, tidak ada kebimbangan padanya, maka yakinlah bahwa ia akan datang sebagaimana hal itu telah dikabarkan oleh para Rasul, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mempercayai kehadirannya dan tidak beramal untuknya.
Tafsir Al-Madinah
59. Sungguh hari kiamat pasti akan datang, tanpa diragukan lagi; akan tetapi kebanyakan hamba tidak mempercayai hal itu.
Tafsir Al-Mukhtashar
59. Sesungguhnya hari Kiamat yaitu pada saat Allah membangkitkan manusia dari alam kubur untuk dihisab dan diberi balasan amal pasti datang, tidak bisa tidak, tidak ada keraguan padanya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak membenarkan kedatangannya, karena itu mereka tidak menyiapkan diri untuk menghadapinya dengan iman dan amal saleh.
Tafsir Zubdatut
59. (Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya) Yakni tidak diragukan kedatangan dan kejadiannya. (akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman) Yakni mereka tidak beriman kepada hari kiamat karena pemahamannya yang pendek dan akal mereka yang lemah untuk memahami hujjah.
Tafsir Ash-Shaghir
Sesungguhnya hari kiamat} hari kiamat {pasti akan datang. Tidak ada keraguan tentangnya} tidak ada keraguan tentang itu {tetapi kebanyakan manusia tidak beriman
Tafsir Hidayatul
Para rasul yang merupakan manusia paling jujur telah memberitahukannya, kitab-kitab samawi telah menyebutkannya, dimana berita dari semua itu menduduki posisi paling atas dalam kebenarannya, disamping didukung oleh penguat yang dapat disaksikan dan ayat-ayat yang ada di ufuk. Meskipun banyak dalilnya.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Mu’min ayat 59: (Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan) artinya, tidak diragukan lagi (tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman) kepadanya.