Surah Al-Infitar : Ayat 6
يَٰٓأَيُّهَا ٱلْإِنسَٰنُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ ٱلْكَرِيمِ
"Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah."
Tafsir Ringkas Kemenag
Malaikat menyeru penuh heran, 'wahai manusia! apakah yang telah memperdayakan kamu sehingga berbuat durhaka terhadap tuhanmu yang mahamulia, padahal dialah yang telah menciptakanmu, memeliharamu, mendidikmu, dan menjadikanmu makhluk terbaik'' 7. Mengapa kamu ingkar kepada tuhan yang telah menciptakanmu dari tiada dalam ukuran yang tepat, lalu dia menyempurnakan kejadianmu dengan anggota-anggota tubuh, dan dia menjadikan susunan tubuh-Mu seimbang'.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-12 Allah SWT berfirman: (Apabila langit terbelah (1)) yaitu terbelah sebagaimana Allah SWT berfirman: (Langit (pun) menjadi pecah belah pada hari itu karena Allah) (Surah Al-Muzzammil: 18) (dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan (2)) yaitu, jatuh berguguran (dan apabila lautan dijadikan meluap (3)) lbnu Abbas berkata bahwa Allah meluapkan sebagian darinya dengan sebagian lain. (dan apabila kuburan-kuburan dibongkar (4)) Ibnu Abbas berkata yaitu dibongkar (maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya (5)) yaitu apabila mengetahui ini dan mendapatkan itu Firman Allah SWT: (Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah (6)) Ini merupakan ancaman, tidak sebagaimana yang dikatakan sebagian orang yang berkata bahwa kalimat ini adalah kata tanya yang mengantarkan kepada jawaban, dimana Allah menanyakan demikian sehingga ada seseorang dari juru bicara mereka menjawab,'"dia terperdaya oleh kemurahanNya" Tidaklah demikian. melainkan makna yang dimaksud adalah "Apakah yang memperdayakanmu terhadap Tuhanmu yang Maha Mulia yaitu Maha Agung sehingga kamu berani berbuat durhaka kepadaNya, dan kamu membalas karuniaNya dengan perbuatan yang tidak layak terhadapNya" Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits,”Allah SWT berfirman pada hari kiamat,"Wahai anak cucu Adam, apakah yang telah memperdayakanmu terhadapKu? Wahai anak Adam, bagaimanakah jawabanmu terhadap para rasul?” Firman Allah SWT: (Yang telah menciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang (7)) yaitu apakah yang memperdayakan kamu terhadap Tuhanmu yang Maha Mulia (Yang telah menciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang (7)) yaitu menjadikanmu sempurna, tegak mempunyai tinggi yang seimbang dengan bentuk yang paling baik dan paling rapi. Firman Allah SWT: (dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu (8)) Mujahid berkata bahwa makna yang dimaksud adalah seperti dengan ayah, ibu, atau paman dari jalur ibu atau paman dari jalur ayah. Firman Allah SWT: (Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan (9)) yaitu sesungguhnya yang mendorong kalian berani menantang Tuhan Yang Maha Pemurah dan membalasNya dengan perbuatan-perbuatan durhaka itu karena hati kalian mendustakan hari kebangkitan, hari pembalasan, dan hari penghisaban. Firman Allah SWT: (Padahal sesungguhnya bagi kalian ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaan kalian) (10) yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaan itu) (11) mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan (12)) yaitu, sesungguhnya pada kalian ada para malaikat yang mulia-mulia yang mencatat amal perbuatan. Maka janganlah kalian menghadapi mereka dengan amal keburukan, karena sesungguhnya mereka mencatat semua amal perbuatan kalian.
Tafsir As-Sa'di
Ayat 6-8 Allah berfirman mencela manusia yang tidak menunaikan kewajiban semestinya dan berani menerjang kemaksiatan-kemaksiatan, “Hai manusia, apakah yang telah memberdayakan kamu (berbuat durhaka) terhaadap Rabbmu Yang Maha Pemurah?” Apakah karena ketidakpedulianmu pada kewajiban-kewajibanNya, ataukah karena kalian menghina azabNya, ataukah karena kamu tidak beriman akan balasanNya? Bukankah Dia “Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadiannmu” dalam bentuk yang paling sempurna, “dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,” dan menyusunmu secara rapi, tegak, dan lurus dalam bentuk yang paling sempurna dan indah? Lantas apakah kamu pantas mengkufuri nikmat dari Dzat yang memberi, ataukah karena kamu mengingkari kebaikan Dzat yang berbuat baik? Semua itu tidak lain adalah karena kebodohan, kezhaliman, dan pembangkanganmu. Bersyukkurlah pada Allah, karena tidak membuat wujudmu seperti bentuk anjing, keledai atau binatang lainnya. Karena itu Allah berfirman, “Dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.”
Tafsir Al-Wajiz
6-7. Wahai manusia, apa yang memperdayamu sehingga engkau bermaksiat kepada Tuhanmu? Diriwayatkan dari Ibnu Abi Hatim ketika bertamu kepada Abu bin Khalaf. Allah-lah yang membuatmu ada, yang menjadikan anggota tubuhmu lengkap sempurna dan berfungsi sempurna, sehingga engkau menjadi seimbang, dan ciptaan yang proporsional.
Tafsir Al-Muyassar
6-8. Wahai manusia yang mengingkari kebangkitan,apa yang membuatmu tertipu terhadap tuhan yang maha pemurah,pemilik kebaikan melimpah,yang berhak ditaati dan disyukuri? Bukankah Dia yang telah menciptakanmu dan membaguskan penciptaanmu lalu dia menyempurnakannya. Dan menyusun tubuhmu untuk menunaikan tugas tugasmu? Dia maha kuasa untuk menciptakan kalian dalam bentuk apa pun yang dia kehendaki.
Tafsir Al-Madinah
6-8. Allah menentang orang-orang yang mengingkari hari kebangkitan: “Apa yang telah menipumu tentang Tuhanmu sehingga kamu bermaksiat kepada-Nya dan menyelisihi perintah-Nya? Dia Yang telah menciptakanmu dari ketidak-adaan, namun kemudian menciptakanmu dengan rupa yang baik dan anggota badan yang sempurna sesuai dengan bentuk yang Dia kehendaki.”
Tafsir Al-Mukhtashar
6. Wahai manusia yang ingkar kepada Rabbmu, apa yang membuatmu mengingkari perintah Rabbmu ketika Dia menunda siksamu dan tidak menyegerakannya karena memuliakan kamu?
Tafsir Zubdatut
5. (maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya) Yakni setiap orang mengetahui kebaikan atau keburukan yang telah dilakukan dan yang ditinggalkan setelah kitab catatan amal dibagikan.
Tafsir Li Yaddabbaru
6-7 1) Salah seorang dosen disalah satu universitas berkata : suatu ketika seorang mahasiswa yang berdarah perancis berkata kepadaku "ketika aku mendengar firman Allah : { } aku terkejut dengan keagungan, dan keilmuan, serta kekuasaan pemilik firman ini, sehingga aku yakin bahwa ucapan ini bukan dari lisan manusia, dari titik inilah berawal ketertarikan aku dengan islam. 2) Dalam ayat disebutkan { } dan bukan { } dalam firmannya Allah mengatakan { } , pada hakikatnya lafazh ini mengandung makna dari beberapa makna yang sesuai dengan peringatan kepada manusia perihal nikmat Allah kepadanya, dan peringatan akan hak Allah dalam ketaatan manusia kepada-Nya. 3) Alihkanlah pandangan mata kepada diri anda, dan perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan tubuh ini dengan begitu sempurna, Dia menempatkan anggota-anggota tubuh ini pada tempatnya yang tepat, dan telah mengatur kegunaannya masing-masing, kemudian perhatikanlah firman Allah : { , } .
Tafsir Ash-Shaghir
Wahai manusia, apakah yang telah menipumu terhadap Tuhanmu} yang mengelabuimu dan membuatmu berani ingkar kepada Tuhanmu {Yang Maha mulia
Tafsir Hidayatul
Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman mencela manusia yang meremehkan hak-Nya dan berani mengerjakan perbuatan yang dimurkai-Nya. Apakah karena kamu menganggap remeh hak-hak-Nya atau menganggap ringan azab-Nya ataukah karena kamu tidak beriman kepada pembalasan-Nya?
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Infitar ayat 6: 6-8. Kemudian Allah peringatkan manusia-manusia yang mengingkari akan hari kebangkitan dan Ia berkata : Wahai manusia ! Atas dasar apa engkau mengkhianati dan engkau berani bermaksiat kepada Rabbmu Yang Maha Agung. Yang Ia telah memberikan nikmat kepadamu secara nyata dan menciptakanmu dan menjadikanmu sesempurna-sempurnanya makhluk. Allah jadikan engkau dengan bentuk paling indah dan Allah susun (dirimu) dengan wujud (manusia) dengan sebaik-baik bentuk.