Surah Al-Hijr : Ayat 63
قَالُوا۟ بَلْ جِئْنَٰكَ بِمَا كَانُوا۟ فِيهِ يَمْتَرُونَ

"Para utusan menjawab: “Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan."

Tafsir Ringkas Kemenag
Menerangkan maksud kedatangan mereka, para utusan itu menjawab, sebenarnya kami ini datang kepadamu tidak untuk berbuat jahat kepadamu, wahai nabi lut. Kami datang kemari tidak lain untuk membawa kabar buruk berupa azab pedih yang akan Allah timpakan kepada kaummu yang durhaka. Itulah azab yang selama ini selalu mereka dustakan ketika engkau menyampaikan dakwahmu kepada mereka. Dan jangalah engkau ragukan maksud kedatangan kami. Kami datang kepadamu dengan membawa kebenaran yang membuktikan kebenaran yang engkau sampaikan kepada mereka dan kesalahan mereka menolak ajakanmu untuk beriman kepada Allah. Dan sungguh, kami adalah orang yang benar dalam ucapan dan perbuatan kami.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 61-64 Allah SWT memberitahukan tentang nabi Luth ketika datang kepadanya para malaikat dalam wujud pemuda yang tampan wajahnya, lalu mereka masuk ke rumahnya. lalu nabi Luth berkata: ("Sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang tidak dikenal” Para utusan menjawab, "Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan” (63)) yang mereka maksud adalah dengan mengazab, membinasakan, dan menghancurkan mereka yang sebelumnya mereka meragukan terjadinya azab itu atas mereka, dan membinasakan kampung halaman mereka (Dan Kami datang kepadamu dengan membawa kebenaran) sebagaimana Allah SWT berfirman: (Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan benar) (Surah Al-Hijr: 8) Firman Allah: (dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang yang benar) yaitu menegaskan pemberitaan tentang mereka kepada­nya, yaitu bahwa mereka memberitahukan tentang keselamatannya dan pembinasaan kaumnya.
Tafsir As-Sa'di
63. “para utusan menjawab ’sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan” maksudnya, kami mendatangi kalian untuk menyiksa mereka, yaitu orang orang yang meragukan kedatangan siksa dan mendustakan dirimu ketika engkau menjanjikan kepada mereka tentang kedatangannya.
Tafsir Al-Wajiz
63. Para malaikat menjawab: “Jangan takut, Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan
Tafsir Al-Muyassar
63-65. Mereka berkata, “ Janganlah kamu takut, sesunggunya kami datang dengan membawa siksaan yang diragukan kaummu dan mereka tidak mengimani. Dan kami datang dengan membawa kebenaran di sisi Allah, dan kami mengatakan ucapan yang benar. Maka keluarlah kamu dari tengah mereka bersama keluargamu yang beriman, setelah berlalunya sebagian malam. Dan berjalanlah kamu di belakang mereka, supaya tidak seorangpun yang tertinggal sehingga terkena siksaan (juga). Dan janganlah salah seorang dari kalian menengok (ke belakang). Dan cepatlah menuju tempat ke mana Allah memerintahkan kalian, supaya kalian berada di tempat yang aman.”
Tafsir Al-Madinah
63-64. Mereka berkata: “Kami adalah utusan Allah, kami datang membawa azab yang kaummu ragukan dan dustakan itu. Kami datang dengan kebenaran yang menjadi penentu antara kamu dengan kaummu. Kami benar-benar jujur atas apa yang kami katakan.”
Tafsir Al-Mukhtashar
63. Para utusan dari Malaikat berkata kepada Lūṭ, “Jangan takut -wahai Lūṭ- karena kami datang membawa sesuatu yang disangsikan oleh kaummu, yaitu azab yang akan membinasakan mereka”.
Tafsir Zubdatut
63. (Para utusan menjawab: “Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan) Yakni datang dengan azab yang mereka ragukan.
Tafsir Ash-Shaghir
{Mereka menjawab,“Kami datang kepadamu membawa azab yang selalu mereka dustakan} mereka meragukan kedatangannya kepada mereka, yaitu azab
Tafsir Aisarut
Makna kata: ( ) bima kaanuu fiihi yamtaruun : “dengan apa yang mereka ragukan.” Dengan azab yang dahulu mereka ragukan kebenarannya. Makna ayat: lalu mereka pun menjawab, Kami adalah utusan Rabbmu, kami datang kepadamu dengan apa yang kaummu ragukan, yaitu azab mereka yang datang dengan segera sebagai balasan atas kekufuran dan perbuatan dosa mereka