Surah Hud : Ayat 67
وَأَخَذَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ٱلصَّيْحَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دِيَٰرِهِمْ جَٰثِمِينَ
"Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya,"
Tafsir Ringkas Kemenag
Setelah tiga hari yang dijanjikan tiba, kemudian suara yang mengguntur demikian keras dari langit pun datang menimpa orang-orang zalim itu yang getarannya merontokkan jantung, sehingga mereka mati bergelimpangan di negerinya karena begitu dahsyatnya azab itu. Keberadaan kaum samud yang diazab hingga binasa, seolah-olah menggambarkan bahwa mereka belum pernah tinggal di tempat itu karena demikian dahsyatnya azab itu, hingga menghancurleburkan apa saja yang ada di negeri itu. Ingatlah, kaum samud mengingkari dan mendurhakai tuhan mereka yang selama ini memelihara, membimbing, dan berbuat baik kepada mereka. Ingatlah, binasalah kaum samud karena jauh dari rahmat Allah. Hancurnya suatu negeri disebabkan ulah dan kedurhakaan yang dilakukan umat manusia.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 64-68 Pembahasan tentang kisah ini telah disebutkan dalam surah Al-A'raf dengan penjelasan yang tidak butuh diulangi di sini, dan segala puji bagi Allah
Tafsir As-Sa'di
67 “dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang orang yang zhalim itu” ia memutuskan jantung mereka, ”lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya” tergelatak bertumbungan tanpa bergerak.
Tafsir Al-Wajiz
67. Lalu orang-orang yang menzalimi diri sendiri dengan berbuat kufur itu ditimpa jeritan yang sangat dahsyat dari arah langit, atau jeritan yang menimbulkan getaran dalam hati. Dan orang-orang kafir itu terkejut dengan suara itu lalu mereka tersungkur mati di dalam rumah-rumah mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Dan suara yang menggelar kuat menghabisi kaum tsamud yang berbuat kezhaliman, sehingga mereka menjadi orang-orang yang mati di tempat-tempat tinggal mereka, binasa lagi jatuh tersungkur dengan wajah, tidak ada gerakan sama sekali pada mereka.
Tafsir Al-Madinah
67. Suara yang sangat keras menimpa orang-orang yang menzalimi diri mereka sendiri dan orang lain dengan kekafiran dan keingkaran mereka, sehingga mereka mati bergeletakan dalam rumah mereka. Kekuatan mereka telah musnah dan bangunan mereka telah hancur serta kepala mereka telah tunduk.
Tafsir Al-Mukhtashar
67. Kaum Ṡamūd dihantam teriakan yang sangat keras. Mereka tewas seketika akibat kerasnya teriakan tersebut. Mereka jatuh tertelungkup dengan posisi wajah melekat ke tanah.
Tafsir Zubdatut
67. (Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu) Mereka ditimpa suara yang sangat keras sehingga mereka mati. Terdapat pendapat mengatakan makna () yakni malaikat Jibril. Dan pendapat lain mengatakan yakni suara keras dari langit yang memotong-motong hati mereka. (lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya) Yakni mati berjatuhan diatas wajah mereka, terkapar diatas tanah seperti bangkai seekor burung.
Tafsir Ash-Shaghir
Suara yang menggelegar} suara yang sangat dahsyat lagi menghancurkan yang turun dari langin {menimpa orang-orang zalim itu, sehingga mereka mati bergelimpangan di rumah-rumah mereka (67)} mati bergelimpangan dengan lutut dan wajah mereka menempel di tanah
Tafsir Aisarut
Makna kata : ( ) Fii diyaarim jaatsimiin : jatuh tersunggkur pada lutut dan wajah-wajah mereka. Makna ayat : Allah menceritakan tentang kehancuran kaum Tsamud firman-Nya ( ) Sesungguhnya orang-orang yang menyekutukan Rabb mereka, mendustakan ayat-ayat-Nya, mereka tersambar halilintar, tercabutlah jantung mereka, sehingga mereka musnah dan menjadi seonggok mayat yang tersungkur, seakan-akan mereka tidak pernah tinggal di rumah-rumah mereka.
Tafsir Hidayatul
Surat Hud ayat 67: Yang memutuskan jantung mereka. Dalam keadaan berlutut.