Surah Al-Hajj : Ayat 68
وَإِن جَٰدَلُوكَ فَقُلِ ٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ

"Dan jika mereka membantah kamu, maka katakanlah: “Allah lebih mengetahui tentang apa yang kamu kerjakan”."

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan jika mereka, kaum yahudi dan nasrani, membantah engkau, Muhammad, ketika engkau mengajarkan tauhid yang lurus, ibadah yang sempurna, dan akhlak yang mulia; maka katakanlah kepada ahli kitab, yahudi dan nasrani yang membantah kamu itu, 'Allah lebih tahu tentang apa yang kamu kerjakan, ' karena Allah benar-benar mengetahui yang tampak maupun yang tersembunyi. 69. Allah tidak hanya mengetahui perbuatan kamu yang tampak maupun yang tersembunyi, tetapi juga mengadili di antara kamu pada hari kiamat sehingga terungkap siapa yang salah dan siapa yang benar tentang apa yang dahulu, seperti waktu kamu hidup bersama rasulullah di madinah, kamu perselisihkan tentang kebenaran Al-Qur'an sebagai wahyu Allah dan kerasulan nabi Muhammad.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 67-69 Allah SWT memberitahukan bahwa Dia membuat syariat bagi setiap umat. Ibnu Jarir berkata, bagi setiap umat memiliki nabi dengan syariatnya. Dia berkata bahwa asal kata “Al-mansak” dalam bahasa Arab adalah tempat yang biasa didatangi manusia secara berulang-ulang, baik untuk kebaikan atau keburukan” dia berkata,”Oleh karena itu dinamakan manasik haji karena banyak manusia yang berdatangan dan bermukim padanya. Jika ini seperti yang dikatakan Ibnu Jarir yaitu bagi setiap umat memiliki nabi yang Kami tetapkan syariatnya, makna yang dimaksud adalah dengan firmanNya: (maka janganlah mereka sekali-kali membantah kamu dalam urusan (syariat) ini) yaitu orang-orang musyrik. Jika makna yang dimaksud adalah bagi setiap umat Kami tetapkan syariat dengan ketetapan takdir, sebagaimana Allah berfirman: (Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya) (Surah Al-Baqarah: 148) Oleh karena itu di sini Allah berfirman: (yang mereka lakukan) orang yang melakukan itu. Dhamir di sini kembali kepada mereka yang mempunyai syariat-syariat dan tuntunan-tuntunan lain. yaitu, mereka melakukan hal itu hanya berdasarkan takdir dan kehendak Allah. Maka janganlah terpengaruh oleh sikap mereka yang menentangmu, memalingkanmu dari kebenaran yang kamu sampaikan. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan serulah kepada (agama) Tuhanmu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus) yaitu jalan yang jelas, lurus, dan menghantarkan kepada tujuan. Ini sebagaimana firmanNya: (Dan jangan sekali-kali mereka dapat menghalangimu dari (menyampaikan) ayat-ayat Allah, sesudah ayat-ayat itu diturunkan kepadamu, dan serulah mereka kepada (jalan) Tuhanmu) (Surah Al-Qashash: 87) Firman Allah: (Dan jika mereka membantah kamu, maka katakanlah, "Allah lebih mengetahui tentang apa yang kalian kerjakan" (68)) sebagaimana firmanNya: (Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah, "Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan aku pun berlepas diri terhadap apa yang kamu kerjakan" (41)) (Surah Yunus) Firman Allah: (Allah lebih mengetahui tentang apa yang kalian kerjakan) ancaman yang keras dan peringatan yang kuat, sebagaimana firmanNya: (Dia lebih mengetahui apa-apa yang kalian percakapkan tentang Al-Qur'an itu. Cukuplah Dia menjadi saksi antara aku dan kalian) (Surah Al-Ahqaf: 8) Oleh karena itu Allah berfirman; (Allah akan mengadili di antara kalian pada hari kiamat tentang apa yang kalian dahulu selalu berselisih padanya (69)) Ini sebagaimana firmanNya: (Karena itu, serulah (mereka beriman) dan tetaplah (beriman dan berdakwah) sebagaimana diperintahkan kepadamu (Muhammad) dan janganlah mengikuti keinginan mereka dan katakanlah, "Aku beriman kepada Kitab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan agar berlaku adil di antara kamu. Allah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami perbuatan kami dan bagi kamu perbuatan kamu. Tidak (perlu) ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nyalah (kita) kembali" (15)) (Surah Asy-Syura)
Tafsir As-Sa'di
68-69. Karena itu, dalam kondisi seperti ini, Allah menitahkan mengurung diri untuk meladeni perdebatan mereka. Dia berfirman, “Dan jika mereka membantah kamu, maka katakanlah, ‘Allah lebih mengetahui tentang apa yang kamu kerjakan’,” maksudnya Dia Maha Mengetahui harapan-harapan yang ingin kalian capai dan niat-niat kalian. Dia akan memberikan balasannya kepada kalian di Hari Kiamat yang menjadi (momentum) bagi Allah untuk menetapkan keputusan (masalah yang terjadi) di antara kalian “tentang apa yang kamu dahulu selalu berselisih padanya.” Barangsiapa tepat berada di atas Shiratal mustaqim, maka dia termasuk penghuni Surga Na’im, dan barangsiapa membelok darinya, maka dia menjadi penghuni Neraka Jahim.
Tafsir Al-Wajiz
68 Dan jika mereka orang musyrik membantah kamu setelah adanya hujjah atas urusan agama, maka katakanlah kepada mereka wahai Nabi: "Allah lebih mengetahui tentang apa yang kamu kerjakan" maka serahkanlah urusan mereka kepada Allah, dan inilah janji untuk mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Dan jika mereka terus menerus mendebatmu dengan dasar kebatilan terkait kandungan dakwah yang kamu menyeru mereka kepadanya, maka janganlah kamu melayani perdebatan mereka. Akan tetapi, katakanlah kepada mereka, “Allah mengetahui apa yang kalian perbuat berupa kekafiran dan pendustaan .” mereka itu adalah orang-orang yang membangkang lagi sombong.
Tafsir Al-Mukhtashar
68. Dan jika mereka tetap saja membantahmu setelah nampaknya hujah atas mereka, maka serahkanlah urusan mereka kepada Allah sembari mengatakan pada mereka suatu ancaman, "Allah lebih tahu tentang amalan yang kalian kerjakan, tidak satu pun amalan kalian yang tersembunyi bagi-Nya, dan Dia pasti akan membalas kalian sesuai amal perbuatan tersebut."
Tafsir Zubdatut
68. (Dan jika mereka membantah kamu) Yakni jika mereka tidak menanggapi kecuali dengan bantahan, setelah jelasnya hujjah atas mereka. (maka katakanlah: “Allah lebih mengetahui tentang apa yang kamu kerjakan”) Yakni maka serahkanlah urusan mereka kepada Allah; dan katakan kepada mereka kalimat ini yang mengandung ancaman bagi mereka.
Tafsir Ash-Shaghir
Jika mereka membantahmu, maka katakanlah,“Allah lebih mengetahui tentang apa yang kalian kerjakan”
Tafsir Hidayatul
Surat Al-Hajj ayat 68: Dalam urusan agama. Yakni Dia mengetahui maksud dan niatmu serta amalmu dan nanti Dia akan memberikan balasan terhadapnya pada hari kiamat.