Surah Yunus : Ayat 69
قُلْ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلْكَذِبَ لَا يُفْلِحُونَ
"Katakanlah: “Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak beruntung”."
Tafsir Ringkas Kemenag
Katakanlah, wahai nabi Muhammad sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah dengan me-ngatakan bahwa Allah mempunyai anak atau sekutu, mereka tidak akan beruntung, yakni tidak akan mendapatkan apapun yang mereka harapkan. Kesenangan yang mereka rasakan hanyalah sesaat ketika di dunia, selanjutnya kepada kamilah mereka kembali setelah kematian menghampiri mereka, kemudian di akhirat nanti akan kami rasakan kepada mereka azab yang berat, karena kekafiran mereka ketika hidup di dunia.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 68-70 Allah SWT berfirman seraya mengingkari orang yang menganggap bahwa Dia mempunyai anak (Maha Suci Allah: Dialah Yang Maha kaya) yaitu Maha Suci Allah dari hal itu. Dia Maha Kaya, tidak membutuhkan dari selain Dia, dan setiap sesuatu membutuhkanNya (kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang di bumi) yaitu bagaimana bisa Dia mempunyai anak dari makhluk yang Dia ciptakan, dan setiap sesuatu adalah milikNya dan hambaNya (Kalian tidak mempunyai hujjah tentang ini) yaitu kalian tidak mempunyai dalil atas apa yang kalian katakan. Perkataan kalian itu hanya dusta dan buat-buatan saja (Pantaskah kalian mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kalian ketahui?) pengingkaran dan ancaman yang kuat serta peringatan yang keras, sebagaimana firmanNya: (Dan mereka berkata, "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak” (88) Sesungguhnya kalian telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar (89) hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, bumi belah, dan gunung-gunung runtuh (90) karena mereka mendakwahkan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak (91) Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil anak (92) Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba (93) Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti (94) Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri (95)) (Surah Maryam) Kemudian Allah mengancam orang-orang yang mendustakanNya, membuat kebohongan terhadapNya dari kalangan orang yang menganggap bahwa Allah mempunyai anak, bahwa mereka tidak beruntung di dunia dan akhirat. Adapun di dunia, sesungguhnya membiarkan mereka dan mengabaikan mereka senang sebentar (kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras) (Surah Luqman: 24) Sebagaimana Allah SWT berfirman: ((Bagi mereka) kesenangan (sementara) di dunia) yaitu waktu yang pendek (kemudian kepada Kamilah mereka kembali) pada hari kiamat (kemudian Kami rasakan kepada mereka siksa yang berat) yaitu siksa yang pedih (disebabkan kekafiran mereka) yaitu karena kekufuran, buat-buatan, dan kedustaan mereka terhadap Allah dalam anggapan mereka yang bohong dan keji.
Tafsir As-Sa'di
69-70. “Katakanlah, ‘Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak beruntung’.” Maksudnya, mereka tidak meraih keinginan mereka dan maksud mereka tidak terwujud. Mereka hanya menikmati kekufuran dan kedustaan mereka sedikit di dunia kemudian mereka berpindah dan kembali kepada Allah maka Dia menimpakan kepada mereka, “siksa yang berat, disebabkan kekafiran mereka.” Dan Allah tidak menzhalimi mereka, tetapi merekalah yang menzhalimi diri sendiri.
Tafsir Al-Wajiz
69 Katakanlah wahai Nabi: “Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah berupa sekutu dan anak mereka tidak akan beruntung dengan mendapat surga dan tidak akan selamat dari neraka”
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah, ”sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kedustaan atas nama Allah, dengan menyatakan Allah mempunyai anak dan mengaitkan sekutu kepadaNya, mereka tidak akan dapat menggapai keinginan mereka di dunia dan di akhirat.”
Tafsir Al-Madinah
69. Hai Rasulullah, katakanlah kepada orang-orang yang sengaja melakukan kedustaan terhadap Allah, mereka tidak akan mendapat kehidupan yang baik di dunia dan di akhirat.
Tafsir Al-Mukhtashar
69. Katakanlah -wahai Rasul kepada mereka, "Sesungguhnya orang-orang yang membuat kebohongan atas nama Allah dengan mengatakan bahwa Allah mempunyai anak, mereka tidak akan mendapatkan apa yang mereka inginkan dan tidak akan selamat dari apa yang mereka takutkan."
Tafsir Zubdatut
69. (Katakanlah: “Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak beruntung”) Yakni tidak dapat meraih surga Allah dan keselamatan dari neraka.
Tafsir Ash-Shaghir
Katakanlah,“Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan} membuat-buat {kebohongan terhadap Allah tidak akan beruntung.”
Tafsir Hidayatul
Surat Yunus ayat 69: Seperti menisbatkan sekutu dan anak kepada-Nya. Yakni tidak akan berbahagia.