Surah At-Takatsur : Ayat 7
ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ ٱلْيَقِينِ

"dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin."

Tafsir Ringkas Kemenag
Untuk menambah ketakutan manusia terhadap neraka jahim, Allah mengulangi sumpahnya. Kemudian aku bersumpah, kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri. Ketika itu kamu sadar betapa buruk akibat kelalaianmu dari iman dan taat kepada Allah. 8. Kemudian, pada saat kamu menyaksikan neraka jahim dengan mata kepalamu, kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan yang kamu jadikan bahan bermegah-megahan di dunia itu, seperti harta, keturunan, pengikut, dan sebagainya. Semua itu pada haki-katnya adalah cobaan. Jika diperoleh secara halal dan digunakan dengan benar, semua itu akan menguntungkan pemiliknya, baik di dunia maupun akhirat. Bila tidak, semua itu akan menjadikan hidup pemilik-Nya tidak berkah dan menjerumuskannya ke dalam siksaan Allah di akhirat nanti.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-8 Allah SWT berfirman, bahwa kesibukan kalian terhadap kecintaan, kenikmatan dan perhiasan dunia sehingga melupakan upaya untuk mencari akhirat. Dan kalian terus-menerus sibuk dengan itu hingga kematian datang kepada kalian dan kalian dimasukkan ke dalam kubur dan kalian menjadi penghuninya. Makna firmanNya (sampai kalian masuk ke dalam kubur) yaitu kalian masuk ke dalamnya dan kalian dikuubur di dalamnya Firman Allah SWT: (Janganlah begitu, kelak kalian akan mengetahui (akibat perbuatan kalian itu) (3) dan janganlah begitu, kelak kalian akan mengetahui (4)) Hasan Al-Bashri berkata bahwa ini merupakan ancaman setelah ancaman lainnya. Firman Allah: (Janganlah begitu, jika kalian mengetahui dengan pengetahuan 'ainul yaqin (5)) yaitu seandainya kalian mengetahui dengan sebenarnya, sungguh kalian tidak akan terlena dengan memperbanyak harta sehingga lupa dari mencari akhirat, sampai kalian masuk ke dalam kubur. Kemudian Allah berfirman: (niscaya kalian benar-benar akan melihat neraka Jahim (6) dan sesungguhnya kalian benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin (7)) Dia mengancam mereka dengan keadaan ini, yaitu saat melihat neraka yang ketika neraka bergolak dengan sekali golak. Maka menyungkurlah semua malaikat yang didekatkan dan nabi yang diutus dengan di atas kedua lututnya karena takut dan menyaksikan hal yang sangat mengerikan, sebagaimana yang akan disebutkan dalam atsar yang diriwayatkan tentang keadaan tersebut. Firman Allah SWT: (kemudian kalian pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kalian megahkan di dunia itu) (8)) yaitu kemudian pada hari itu kalian benar-benar akan dimintai pertanggungjawaban tentang mensyukuri nikmat-nikmat yang telah diberikan Allah kepada kalian, berupa kesehatan, keamanan, rezeki, dan hal lainnya. Apakah kalian memabas nikmatNya dengan bersyukur dan beribadah kepadaNya? Diriwayatkan dari Abdullah bin Az-Zubair, dia berkata bahwa Az-Zubair pernah berkata bahwa ketika firmanNya: (kemudian kalian pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kalian megahkan di dunia itu) turun, mereka bertanya, "Wahai Rasulullah, nikmat apakah yang ditakanyan kepada kami, padahal sesungguhnya makanan kami hanyalah kurma dan air saja?" Rasulullah SAW menjawab,”Sesungguhnya pertanyaan itu akan ada” Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (kemudian kalian pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (8)) dia berkata bahwa kenikmatan itu adalah kesehatan tubuh, pendengaran, dan penglihatan. Allah akan bertanya kepada para hamba untuk apakah mereka menggunakannya, sedangkan Dia Maha Mengetahui hal itu daripada mereka. Hal ini disebutkan firmanNya: (Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya) (Surah Al-Isra: 36)
Tafsir As-Sa'di
7. “Dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin,” yakni dengan penglihatan mata. Allah berfirman : Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling dari padanya. (QS. al-kahfi.53)
Tafsir Al-Wajiz
7. Setelah itu kalian akan melihat menggunakan mata kalian dengan penglihatan yang sangat yakin bahwa kalian akan memasukinya. Ayat ini sebagai penegas ayat sebelumnya
Tafsir Al-Muyassar
5-8. Tidak sepatutnya kalian disibukkan oleh berlomba lomba dalam urusan memperbanyak harta, seandainya kalian mengetahui dengan sebenarnya,niscaya kalian tidak melakukan hal itu, dan niscaya kalian bersegera menyelamatkan diri kalian dari kebinasaan. Kalian akan melihat neraka jahim, Kemudian kalian pasti melihatnya tanpa keraguan, Kemudian kalian akan ditanya pada hari kiamat tentang berbagai macam kenikmatan.
Tafsir Al-Mukhtashar
7. Kemudian kalian akan menyaksikannya dengan penuh keyakinan, tidak ada keraguan padanya.
Tafsir Zubdatut
7. ‏ (dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin) Yakni kemudian kalian akan melihat neraka dengan penglihatan yang meyakinkan, yaitu melihatnya dengan mata kepala kalian.
Tafsir Ash-Shaghir
Dan sungguh kalian benar-benar akan melihatnya dengan penglihatan yang sebenarnya} sungguh kalian akan menyaksikannya dengan sebenar-benarnya tanpa ada keraguan tentangnya
Tafsir Hidayatul
Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala, “Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling dari padanya.” (Terj. Al Kahfi: 53)
Tafsir An-Nafahat
Surat At-Takatsur ayat 7: Kemudian Allah tegaskan bahwa mereka akan melihat adzab dengan mata kepala hakiki tanpa ragu akan adzab tersebut dan tanpa bimbang. Uutan yakin ada tiga, disebutkan dalam surat ini hanya dua : Yang pertama yakin karena sebab ilmu, disebutkan dalam ayat yang kelima, yang kedua adalah keyakinan dengan melihat melalui mata kepala langsung, disebutkan dalam ayat yang ketujuh, dan yang terakhir adalah sebenar-benarnya keyakinan, disebutkan Allah dalam surat Al Waqi’ah : 95, Allah berfirman : , yang artinya : Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.