Surah Al-Mulk : Ayat 7
إِذَآ أُلْقُوا۟ فِيهَا سَمِعُوا۟ لَهَا شَهِيقًا وَهِىَ تَفُورُ
"Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak,"
Tafsir Ringkas Kemenag
7-8. Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, karena kerasnya kobaran api, sedang neraka itu membara, dengan sangat dahsyatnya, hampir saja neraka meledak karena marah. Setiap kali ada sekumpulan orang-orang kafir dilemparkan ke dalamnya, para malaikat penjaga-penjaga neraka itu bertanya kepada mereka, 'apakah belum pernah ada orang yang datang memberi peringatan kepadamu di dunia tentang ancaman Allah''7-8
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 6-11 Allah SWT berfirman: (Dan) Kami sediakan bagi (bagi orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh azab neraka Jahanam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali) yaitu seburuk-buruk tempat kembali (Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya, mereka mendengar suara neraka yang mengerikan) Ibnu Jarir berkata bahwa makna yang dimaksud adalah jeritan. (sedangkan neraka itu menggelegak) Ats-Tsauri berkata bahwa neraka itu mendidih membakar mereka, sebagaimana sedikit biji-bijian dalam air yang banyak. Firman Allah: (hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah) yaitu hampir-hampir neraka itu sebagian darinya terpisah dengan sebagian lainnya karena kemarahan dan dendamnya yang dahsyat terhadap mereka (Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir) penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka, "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?" (8) Mereka menjawab, "Benar ada," sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, tetapi kami mendustakan(nya) dan kami katakan, "Allah tidak menurunkan sesuatu pun; kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar” (9)) Allah SWT menyebutkan tentang keadilan yang Dia tetapkan terhadap makhlukNya, bahwa Dia tidak mengazab seseorang melainkan setelah menegakkan alasan terhadapnya dan mengutus seorang rasul kepadanya, sebagaimana Allah SWT berfirman: (dan Kami tidak mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul) (Surah Al-Isra: 15) Demikian pula mereka menyalahkan diri mereka sendiri dan menyesali perbuatannya, di saat tidak ada gunanya lagi penyesalan bagi mereka. Mereka berkata: (Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu), niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala) yaitu sekiranya dahulu kami menggunakan akal kami dengan sebenarnya atau mendengarkan kebenaran yang diturunkan Allah, niscaya kami tidak akan terjerumus ke dalam kekafiran kepada Allah dan tidak teperdaya oleh kekafiran. Akan tetapi, kami tidak menggunakan pemahaman untuk menyadari apa yang disampaikan para rasul, dan tidak pula kami menggunakan akal yang memberi petunjuk kepada kami untuk mengikuti para rasul. Maka Allah SWT berfirman: (Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala (11))
Tafsir As-Sa'di
7. “Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya,” dengan cara dihina dan direndahkan, “mereka mendengar suara neraka yang mengerikan,” yaitu suara (jeritan) keras yang menakutkan.
Tafsir Al-Wajiz
7. Ketika mereka dilemparkan ke dalam neraka Jahanam. Di dalamnya mereka mendengar suara yang sangat mengerikan seperti suara keledai saat meringkik. Neraka itu menggodok mereka seperti panci penggodokan yang mendidih. Sebagian mereka berkata: “Yang dimaksud dengan Asy-Syahiq adalah sesuatu yang bergemirisik (suara misterius) yang disebutkan dalam ayat 1-2 surah Al-Anbiya’”
Tafsir Al-Muyassar
7. Bila orang-orang kafir itu dicampakkan ke dalam Jahanam, mereka mendengar darinya suara keras lagi buruk, ia mendidih dan bergejolak.
Tafsir Al-Madinah
7. Ketika orang kafir dilempar ke dalam neraka Jahannam maka akan menimbulkan suara yang sangat buruk dan mengerikan; dan ketika para penghuninya mendengar suara itu, azab dan ketakutan mereka semakin bertambah, dan neraka Jahannam ketika itu sangat bergejolak.
Tafsir Al-Mukhtashar
7. Jika mereka dilemparkan ke dalam Neraka mereka mendengar suara yang mengerikan, dan Neraka itu mendidih seperti mendidihnya tungku.
Tafsir Zubdatut
7. (Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya) Yakni jika mereka dilempar ke neraka seperti kayu yang dilempar ke dalam kobaran api. (mereka mendengar suara neraka yang mengerikan) Yakni suara yang mirip suara keledai ketika pertama bersuara. (sedang neraka itu menggelegak) Yakni neraka mendidih bersama mereka seperti periuk yang mendidih.
Tafsir Ash-Shaghir
{Apabila mereka dilemparkan} mereka dilemparkan {ke dalamnya mereka pasti mendengar suaranya yang mengerikan} suara yang keras dan tidak menyenangkan {ketika membara} yang mendidih seperti mendidihnya tembaga dengan sesuatu yang ada di dalamnya
Tafsir Hidayatul
Yakni dengan dihinakan dan direndahkan.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Mulk ayat 7: Allah mengabarkan bahwa mereka orang-orang kafir jika bertemu dengan neraka ini (dengan wajah mereka yang tertunduk dan pasrah); Mereka akan mendengar suara yang keras, dahsyat dan mengerikan. Dan suara tersebut mengguncangkan mereka, sebagaimana ketetapan bagi mereka yang juga diberikan makanan dari api.