Surah Az-Zukhruf : Ayat 78
لَقَدْ جِئْنَٰكُم بِٱلْحَقِّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَكُمْ لِلْحَقِّ كَٰرِهُونَ
"Sesungguhnya Kami benar-benar telah memhawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu."
Tafsir Ringkas Kemenag
Ayat-ayat yang lalu menggambarkan siksaan yang amat pedih yang di rasakan di dalam neraka oleh orang-orang yang kafir terhadap wahyu-wahyu Allah. Ayat berikut menggambarkan pengingkaran orang-orang mekah terhadap kebenaran yang dibawa oleh rasulullah. Allah berfirman, 'sesungguhnya kami melalui rasul yang telah kami utus dan wahyu-wahyu yang kami turunkan benar-benar telah membawa kebenaran yang amat sempurna kepada kamu yang bersumber dari kami, tetapi kebanyakan di antara kamu benar-benar benci pada kebenaran itu sehingga kamu tidak mau mempercayainya. 79. Penduduk mekah itu sebenarnya tidak hanya membenci kebenaran yang di bawa oleh rasul kami itu, tetapi bahkan mereka telah merencanakan dengan mantap suatu tipu daya jahat untuk membendung dan menghalangi penyebaran ajaran islam, menganiaya para pembela agama itu, dan bahkan merencanakan pembunuhan terhadap rasul kami. Apa yang mereka rencanakan itu tidak akan kami biarkan, maka untuk itu sesungguhnya kami telah berencana dengan sangat baik dan rapi untuk mengalahkan dan mengatasi semua tipu daya mereka. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 74-80 Setelah Allah SWT menyebutkan keadaan orang-orang yang berbahagia, maka Dia menyebutkan keadaan orang-orang yang celaka. Maka Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di dalam azab neraka Jahanam (74) Tidak diringankan azab itu dari mereka) yaitu bahkan sesaat (dan mereka di dalamnya berputus asa) yaitu putus asa dari setiap kebaikan (Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri (76)) yaitu dengan amal perbuatan mereka yang buruk setelah tegaknya hujjah atas mereka dan setelah pengutusan para rasul kepada mereka, lalu mereka mendustakan dan durhaka kepada para rasul. Maka mereka diberi balasan dengan balasan yang setimpal (Dan sesungguhnya tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hambaNya) (Surah Fushshilat: 46) (Mereka berseru, "Hai Malik”) yaitu malaikat penjaga neraka. Diriwayatkan dari Shafwan bin Ya'la, dari ayahnya, dia berkata,”Aku mendengar Rasulullah SAW membaca ayat berikut di atas mimbar (Mereka berseru, "Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja”) yaitu mencabut nyawa kami agar kami terbebas dari azab yang kami alami ini. Sesungguhnya mereka itu sebagaimana yang disebutkan Allah SWT (Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya) (Surah Fathir: 36) dan (orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya (11) (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka) (12) Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup (13)) (Surah Al-A'la) yaitu ketika mereka meminta agar mereka dimatikan, maka malaikat Malik menjawab: (Dia menjawab, "Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)”) Yaitu kalian tidak akan keluar dari neraka dan tidak ada jalan bagi kalian selamat darinya. Kemudian disebutkan penyebab kecelakaan mereka, yaitu mereka selalu menentang dan mengingkari kebenaran. Maka Allah berfirman: (Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepadamu) yaitu Kami menjelaskan, menerangkan, dan menafsirkannya (tetapi kebanyakan di antara kamu benci kepada kebenaran itu) yaitu, tetapi watak dan pembawaan kalian tidak mau menerima kebenaran kepadanya, melainkan hanya tunduk dan mengagungkan kebathilan, mengahalangi dan menolak kebenaran, serta membenci orang-orang yang menganutnya. Maka celalah diri kalian sendiri dan sesalilah nasib kalian dimana tidak ada yang berguna lagi penyesalan itu. Kemudian Allah SWT berfirman: (Bahkan mereka telah menetapkan satu tipu daya (jahat), maka sesungguhnya Kami akan membalas tipu daya mereka (79)) Mujahid berkata bahwa mereka bermaksud melakukan tipu daya jahat, tetapi Kami membalikkannya kepada mereka. Pendapat yang dikatakan Mujahid ini sebagaimana yang disebutkan Allah SWT: (Dan mereka merencanakan makar dengan sungguh-sungguh dan Kami merencanakan makar (pula), sedangkan mereka tidak menyadarinya (50)) (Surah An-Naml) Demikian itu karena orang-orang musyrik dalam upayanya menolak kebenaran dengan kebathilan, mereka menggunakan tipu daya yang mereka rencanakan. Maka Allah membalas tipu daya mereka dan menimpakan akibat dari hal itu kepada mereka. Oleh karena itu Allah berfirman: (Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka?) yaitu rahasia mereka dan hal yang terang-terangan dari mereka (Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka) yaitu Kami mengetahui apa yang mereka lakukan, dan para malaikat juga terus mencatat amal perbuatan mereka, baik yang kecil maupun yang besar
Tafsir As-Sa'di
78. selanjutnya Allah mencela mereka atas perbuatan yang mereka lakukan seraya berfirman, ”sesungguhnya kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu,” yang wajib kalian ikuti. Andai kalian mengikutinya, pasti kalian beruntung dan berbahagia, “tetapi kebanyakan di antara kamu benci kepada kebenaran itu,” karena itu kalian amat sengsara, yang tidak ada lagi kebahagiaan setelahnya.
Tafsir Al-Wajiz
78. Allah berkata: “Kami telah mendatangkan kepada kalian dan lainnya wahai orang-orang yang mengingkari kebenaran tentang datangnya hari kebangkitan dan hari perhitungan melalui lisan rasul Kami. Kami juga telah menurunkan Alquran dan kitab-kitab terdahulu, namun kebanyakan kalian tetap mengingkari kebenaran.
Tafsir Al-Muyassar
77-78. Para penjahat itu memanggil-manggil Malik, penjaga Jahanam setelah mereka dimasukkan ke dalam neraka oleh Allah, “Wahai Malik, biarlah Tuhanmu mematikan kami, sehingga kami bisa beristirahat dari penderitaan ini.” Maka Malik menjawab, “Kalian tetap tinggal, kalian tidak akan keluar darinya, kalian tidak bisa menghindar darinya.” Sungguh Kami telah datang kepada kalian dengan kebenaran dan menjelaskannya untuk kalian, akan tetapi kebanyakan dari kalian membenci kebenaran yang dibawa oleh para rasul.
Tafsir Al-Madinah
78. Sungguh Kami telah mendatangkan kebenaran kepada kalian melalui para rasul, akan tetapi kebanyakan dari kalian membenci kebenaran itu.”
Tafsir Al-Mukhtashar
78. Sungguh telah kami datangkan kepada mereka di dunia kebenaran yang tidak ada keraguan padanya, akan tetapi sebagian besar dari kalian benci terhadap kebenaran.
Tafsir Zubdatut
78. (Sesungguhnya Kami benar-benar telah memhawa kebenaran kepada kamu) Yakni Kami telah menutus kepada kalian beberapa rasul, dan Kami juga telah menurunkan bersama mereka kitab-kitab, kemudian mereka menyeru kepada kalian, namun kalian tidak menerima dan mempercayai mereka. (tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu) Yakni tidak menerimanya.
Tafsir Li Yaddabbaru
Al-Qur’an dibacakan kepada manusia di dunianya sebelum mereka mencapai akhirat. Agar mereka bersegera mengikutinya dan mengamalkannya, Dan janganlah mereka termasuk orang-orang yang dikatakan kepadanta -niscaya mereka akan kekal dalam siksa Neraka selama-lamanya- : { } "Sesungguhnya Kami benar-benar telah memhawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu".
Tafsir Ash-Shaghir
{Sungguh Kami benar-benar telah datang kepada kalian dengan kebenaran, tetapi kebanyakan kalian membenci kebenaran itu
Tafsir Hidayatul
Selanjutnya mereka dicela lagi. Melalui lisan para rasul. Oleh karena itu kamu mendapatkan kesengsaraan yang tidak ada lagi kebahagiaan setelahnya.
Tafsir An-Nafahat
Surat Az-Zukhruf ayat 78: Allah swt. berfirman: (Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kepada kalian) hai penduduk Mekah (kebenaran) melalui lisan rasul (tetapi kebanyakan di antara kalian benci pada kebenaran itu.)