Surah Al-Infitar : Ayat 8
فِىٓ أَىِّ صُورَةٍ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَ
"dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, dia menyusun tubuhmu dengan sempurna. Tidak ada manusia yang sama persis dengan lainnya. Karena mempunyai bentuk tubuh yang sempurna, semestinya manusia bersyukur kepada Allah dan tidak bermaksiat bahkan menyekutukannya. 9. Sekali-kali jangan begitu; janganlah kamu berbuat durhaka! bahkan kamu mendustakan hari pembalasan meski bukti-bukti yang menerangkan keniscayaannya telah kamu saksikan dengan nyata.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-12 Allah SWT berfirman: (Apabila langit terbelah (1)) yaitu terbelah sebagaimana Allah SWT berfirman: (Langit (pun) menjadi pecah belah pada hari itu karena Allah) (Surah Al-Muzzammil: 18) (dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan (2)) yaitu, jatuh berguguran (dan apabila lautan dijadikan meluap (3)) lbnu Abbas berkata bahwa Allah meluapkan sebagian darinya dengan sebagian lain. (dan apabila kuburan-kuburan dibongkar (4)) Ibnu Abbas berkata yaitu dibongkar (maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya (5)) yaitu apabila mengetahui ini dan mendapatkan itu Firman Allah SWT: (Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah (6)) Ini merupakan ancaman, tidak sebagaimana yang dikatakan sebagian orang yang berkata bahwa kalimat ini adalah kata tanya yang mengantarkan kepada jawaban, dimana Allah menanyakan demikian sehingga ada seseorang dari juru bicara mereka menjawab,'"dia terperdaya oleh kemurahanNya" Tidaklah demikian. melainkan makna yang dimaksud adalah "Apakah yang memperdayakanmu terhadap Tuhanmu yang Maha Mulia yaitu Maha Agung sehingga kamu berani berbuat durhaka kepadaNya, dan kamu membalas karuniaNya dengan perbuatan yang tidak layak terhadapNya" Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits,”Allah SWT berfirman pada hari kiamat,"Wahai anak cucu Adam, apakah yang telah memperdayakanmu terhadapKu? Wahai anak Adam, bagaimanakah jawabanmu terhadap para rasul?” Firman Allah SWT: (Yang telah menciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang (7)) yaitu apakah yang memperdayakan kamu terhadap Tuhanmu yang Maha Mulia (Yang telah menciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang (7)) yaitu menjadikanmu sempurna, tegak mempunyai tinggi yang seimbang dengan bentuk yang paling baik dan paling rapi. Firman Allah SWT: (dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu (8)) Mujahid berkata bahwa makna yang dimaksud adalah seperti dengan ayah, ibu, atau paman dari jalur ibu atau paman dari jalur ayah. Firman Allah SWT: (Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan (9)) yaitu sesungguhnya yang mendorong kalian berani menantang Tuhan Yang Maha Pemurah dan membalasNya dengan perbuatan-perbuatan durhaka itu karena hati kalian mendustakan hari kebangkitan, hari pembalasan, dan hari penghisaban. Firman Allah SWT: (Padahal sesungguhnya bagi kalian ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaan kalian) (10) yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaan itu) (11) mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan (12)) yaitu, sesungguhnya pada kalian ada para malaikat yang mulia-mulia yang mencatat amal perbuatan. Maka janganlah kalian menghadapi mereka dengan amal keburukan, karena sesungguhnya mereka mencatat semua amal perbuatan kalian.
Tafsir As-Sa'di
Ayat 6-8 Allah berfirman mencela manusia yang tidak menunaikan kewajiban semestinya dan berani menerjang kemaksiatan-kemaksiatan, “Hai manusia, apakah yang telah memberdayakan kamu (berbuat durhaka) terhaadap Rabbmu Yang Maha Pemurah?” Apakah karena ketidakpedulianmu pada kewajiban-kewajibanNya, ataukah karena kalian menghina azabNya, ataukah karena kamu tidak beriman akan balasanNya? Bukankah Dia “Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadiannmu” dalam bentuk yang paling sempurna, “dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,” dan menyusunmu secara rapi, tegak, dan lurus dalam bentuk yang paling sempurna dan indah? Lantas apakah kamu pantas mengkufuri nikmat dari Dzat yang memberi, ataukah karena kamu mengingkari kebaikan Dzat yang berbuat baik? Semua itu tidak lain adalah karena kebodohan, kezhaliman, dan pembangkanganmu. Bersyukkurlah pada Allah, karena tidak membuat wujudmu seperti bentuk anjing, keledai atau binatang lainnya. Karena itu Allah berfirman, “Dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.”
Tafsir Al-Wajiz
8. Dialah yang telah membentuk dan menyusunmu sekehendak-Nya dengan bentuk yang paling menakjubkan dan seimbang tanpa memilah-milah bentuk untukmu
Tafsir Al-Muyassar
6-8. Wahai manusia yang mengingkari kebangkitan,apa yang membuatmu tertipu terhadap tuhan yang maha pemurah,pemilik kebaikan melimpah,yang berhak ditaati dan disyukuri? Bukankah Dia yang telah menciptakanmu dan membaguskan penciptaanmu lalu dia menyempurnakannya. Dan menyusun tubuhmu untuk menunaikan tugas tugasmu? Dia maha kuasa untuk menciptakan kalian dalam bentuk apa pun yang dia kehendaki.
Tafsir Al-Mukhtashar
8. Dalam bentuk apa saja yang Allah kehendaki untuk menciptakanmu, Allah telah menciptakanmu. Dia telah memberikan kenikmatan kepadamu ketika Dia tidak menciptakanmu dalam bentuk keledai, kera, anjing maupun bentuk lainnya.
Tafsir Zubdatut
8. (dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu) Yakni Allah menyusunmu dengan rupa yang Allah kehendaki dari segala rupa yang ada, dan kamu tidak perlu memilih rupa bagi dirimu.
Tafsir Ash-Shaghir
{Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusunmu
Tafsir Hidayatul
Oleh karena itu, pujilah Allah yang tidak menjadikan rupamu seperti rupa keledai atau hewan lainnya.
Tafsir An-Nafahat
Surat Al-Infitar ayat 8: 6-8. Kemudian Allah peringatkan manusia-manusia yang mengingkari akan hari kebangkitan dan Ia berkata : Wahai manusia ! Atas dasar apa engkau mengkhianati dan engkau berani bermaksiat kepada Rabbmu Yang Maha Agung. Yang Ia telah memberikan nikmat kepadamu secara nyata dan menciptakanmu dan menjadikanmu sesempurna-sempurnanya makhluk. Allah jadikan engkau dengan bentuk paling indah dan Allah susun (dirimu) dengan wujud (manusia) dengan sebaik-baik bentuk.