Surah Maryam : Ayat 82
كَلَّا ۚ سَيَكْفُرُونَ بِعِبَادَتِهِمْ وَيَكُونُونَ عَلَيْهِمْ ضِدًّا

"sekali-kali tidak. Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka."

Tafsir Ringkas Kemenag
Apa yang orang kafir yakini sama sekali tidak benar! harapan mereka akan sia-sia. Kelak berhala sesembahan mereka itu akan mengingkari penyembahan mereka terhadapnya, dan sesembahan itu akan menjadi musuh bagi mereka dan justru memohon agar orang kafir itu disiksa karena perilakunya. 83. Wahai nabi Muhammad, tidakkah engkau melihat bahwa sesungguhnya kami telah mengutus setan-setan itu kepada orang-orang kafir yang selalu ingkar dan engggan bertobat untuk mendorong mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh sehingga mereka semakin terperosok dalam kesesatannya'.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 81-84 Allah SWT memberitahukan tentang orang-orang kafir yang menyekutukan Tuhan mereka, bahwa mereka menjadikan sembahan-sembahan selain Dia sebagai tuhan-tuhan mereka. (dengan bangga) yang mereka membanggakan dirinya dan meminta pertolongan kepadanya. Kemudian Allah memberitahukan bahwa perkaranya tidak seperti yang mereka duga, dan apa yang mereka harapkan itu tidak ada. Lalu Allah berfirman: (sekali-kali tidak. Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya) yaitu pada hari kiamat (dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka) yaitu berbeda dengan apa yang mereka sangka terhadap sembahan-sembahan mereka. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka? (5) Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat), niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan mereka (6)) (Surah Al-Ahqaf) Abu Nuhaik membacanya: “Kullun sayakfuruuna bi’ibaadatihim” (Masing-masing dari sembahan mereka akan mengingkari penyembahan mereka) As-Suddi berkata tentang firmanNya: (Sekali-kali tidak. Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya) yaitu penyembahan berhala-berhala. Firman Allah: (dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka) berbeda dengan apa yang mereka harapkan dari sembahan-sembahan mereka. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka) dia berkata maknannya adalah menjadi teman-teman mereka. Mujahid berkata bahwa maknannya adalah menjadi lawan mereka yang mendebat dan mendustakan pemujaan-pemujaan mereka. Firman Allah: (Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim setan-setan itu kepada orang-orang kafir untuk mengasung mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh? (83)) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa setan-setan itu menyesatkan mereka. Qatadah berkata yaitu membelokkan mereka mereka untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan durhaka terhadap Allah. Sufyan Ats-Tsauri berkata yaitu menggoda dan mengobarkan semangat mereka. Dan menurut As-Saddi, setan-setan itu menyesatkan mereka dengan sebenar-benarnya. Abdurrahman bin Zaid berkata bahwa ini sebagaimana firman Allah SWT: (Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al-Qur'an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan); maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya (36)) (Surah Az-Zukhruf) Firman Allah: (maka janganlah kamu tergesa-gesa memintakan siksa terhadap mereka, karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti (84)) yaitu, janganlah kamu terburu-buru, wahai Muhammad, meminta azab segera ditimpakan kepada mereka (karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti) yaitu sesungguhnya Kami menangguhkan mereka sampai waktu yang ditentukan dan dipastikan, dan mereka pasti mendapat azab dan pembalasan Allah. Allah berfirman: (Dan janganlah engkau mengira, bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang yang zalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak (42)) (Surah Ibrahim). As-Suddi berkata tentang firman Allah (karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti) yaitu beberapa tahun, beberapa bulan, beberapa hari, dan beberapa saat. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti) dia berkata yait Kami menangguhkan mereka selama mereka hidup di dunia.
Tafsir Al-Wajiz
82. Sekali-kali tidak. Kelak mereka para sembahan itu akan mengingkari penyembahan oelh para pengikutnya, dan mereka para sembahan itu akan menjadi musuh bagi mereka, bukan penolong
Tafsir Al-Muyassar
Persoalannya tidak seperti yang mereka duga. Sesembahan-sesembahan itu tidak akan mendatangkan kekuatan bagi mereka. bahakan justru sesembahan itu akan mengingkari penyembahan mereka di akhirat kelak. dan akan menjadi musuh-musuh dengan memusuhi dan mendustakan mereka, berkebalikan dengan apa yang mereka duga sebelumnya.
Tafsir Al-Mukhtashar
82. Hal itu sama sekali tidak seperti yang mereka klaim! Tuhan-tuhan yang disembah selain Allah ini kelak akan mengingkari penyembahan orang-orang musyrik itu terhadap mereka pada hari Kiamat, berlepas diri dari mereka dan akan menjadi musuh bagi mereka.
Tafsir Zubdatut
82. (sekali-kali tidak. Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya) Yakni kenyataannya tidak seperti yang mereka kira, namun berhala-berhala ini akan mengingkari peribadatan mereka terhadapnya ketika Allah menjadikannya dapat berbicara. (dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka) Yakni sembahan-sembahan yang mereka kira menjadi kemuliaan bagi mereka, akan menjadi lawan dan musuh mereka, padahal mereka telah mencintai dan mengimani sembahan-sembahan mereka tersebut.
Tafsir Li Yaddabbaru
81-82 Tidaklah seorang hamba menggantungkan harapan dan tawakkalnya kepada selain Allah melainkan ia akan binasakan dari tujuan itu, dan ketika ia meminta pertolongan kepada selain-Nya maka pasti akan gugur.
Tafsir Ash-Shaghir
{Sama sekali tidak} Itu tidak seperti yang mereka anggaokan {Mereka akan mengingkari penyembahan mereka} tuhan-tuhan yang mereka anggap itu akan selain Allah akan mengingkari para penyembah mereka {dan bagi mereka akan menjadi} dan tuhan-tuhan itu bagi orang-orang musyrik akan menjadi {musuh} musuh dan lawan
Tafsir Hidayatul
Surat Maryam ayat 82: Lihat surah Yunus: 28-29.