Surah Al-A'raf : Ayat 84
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِم مَّطَرًا ۖ فَٱنظُرْ كَيْفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلْمُجْرِمِينَ

"Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu."

Tafsir Ringkas Kemenag
Setelah menyelamatkan nabi lut dan pengikutnya, Allah menurunkan siksaan dan azab-Nya kepada kaum yang ingkar. Dan kami hujani, yakni kami turunkan dari langit sehingga mengenai bagian atas mereka, dengan hujan batu yang membinasakan mereka dan meluluhlantakkan negeri mereka. Maka perhatikanlah wahai orang yang mengambil pelajaran dari kisah ini bagaimana kesudahan dan akibat yang diterima orang yang berbuat dosa itu. Mereka hanya memperoleh kebinasaan dan azab lantaran perbuatan mereka. Setelah dijelaskan kisah kedurhakaan kaum nabi lut, kerusakan akhlak mereka karena melakukan perbuatan homoseksual, dan azab yang mereka terima, selanjutnya pembicaraan beralih kepada kisah nabi syuaib dan kaumnya. Dan kepada penduduk negeri dan suku madyan, kami utus nabi syuaib, saudara mereka sendiri yang terkenal sebagai orator para nabi. Dia berkata, wahai kaumku! sembahlah Allah tuhan yang maha esa. Tidak ada tuhan sembahan yang patut disembah bagimu selain dia. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata, yang membuktikan kebenaranku sebagai utusan-Nya. Bukti itu dari tuhan yang senantiasa memilihara-Mu. Maka, karena itu patuhilah tuntunan yang aku sampaikan kepadamu. Sempurnakanlah takaran dan yang ditakar dan timbangan serta yang ditimbang, dan jangan kamu merugikan orang sedikit pun dengan mengurangi takaran dan timbangan. Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi dalam bentuk apa pun setelah diciptakan dengan baik. Itulah yang lebih baik bagimu dan anak keturunan serta generasi sesudahmu jika kamu benar-benar orang beriman kepada Allah dan hari akhir.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 83-84 Allah SWT berfirman,"Kami menyelamatkan nabi Luth dan keluarganya, dan tidak ada seorang pun dari mereka yang beriman kepadanya selain keluarganya saja" sebagaimana Allah SWT berfirman: (Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di negeri kaum Luth itu (35) Dan Kami tidak mendapati di negeri itu kecuali sebuah rumah dari orang-orang yang berserah diri (36)) (Surah Adz-Dzariyat) kecuali istrinya, karena dia tidak beriman kepadanya, bahkan dia tetap pada agama kaumnya. Dia adalah orang yang memberitahu kepada bereka tentang tamu-tamu yang datang kepada nabi Luth dengan isyarat antara dirinya dan mereka. Oleh karena itu, ketika nabi Luth diperintahkan untuk pergi di malam hari dengan keluarganya, dia diperintahkan agar tidak memberitahu istrinya dan tidak membawanya keluar dari negeri itu. Di antara ulama’ ada yang berkata bahwa istrinya mengikuti nabi Luth dan para pengikutnya, tetapi ketika azab itu turun, dia menoleh ke belakang, lalu dia ditimpa azab yang menimpa kaumnya. dan yang paling jelas bahwa dia tidak keluar dari negeri itu dan nabi Luth tidak memberitahunya, bahkan istrinya tetap bersama kaumnya. Oleh karena itu Allah berfirman di sini: (kecuali istrinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan)) yaitu mereka tetap tinggal. Dikatakan bahwa dia termasuk orang-orang yang dibinasakan. Itu merupakan penafsiran yang lazim. Firman Allah SWT: (Dan Kami turunkan kepada mereka hujan) ditafsirkan dengan firmanNya: (dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah-tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, yang diberi tanda oleh Tuhan kalian dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim (83)) (Surah Hud) Oleh karena itu Allah berfirman: (maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu) yaitu wahai Muhammad, lihatlah bagaimana akibat orang yang berani berbuat durhaka terhadap Allah SWT dan mendustakan para rasulNya.
Tafsir As-Sa'di
84 “dan kami turunkan kepada mereka hujan” batu panas lagi keras dari tanah yang terbakar, dan Allah membalik kota mereka, dimana Allah menjadikan bagian atasnya menjadi bawah. ”maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu” kebinasaan dan kehinaan untuk selama-lamanya.
Tafsir Al-Wajiz
84. Kami menurunkan hujan yang sangat lebat atas mereka, yaitu hujan batu yang dipanaskan dengan api. Maka lihatlah bagaimana takdir orang-orang jahat yang mendustakan Luth AS dan terjerumus dalam perbuatan keji
Tafsir Al-Muyassar
Dan Allah menyiksa orang-orang kafir dari kaum luth denagn menurunkan kepada mereka hujan batu, dan membalik negeri mereka sehingga bagian bawah tanah mereka menjadi bagian permukaannya. Maka perhatiakanlah (wahai rasul), bagaimana jadinya nasib orang-orang yang berani berbuat maksiat kepada Allah dan mendustakan para rasulNya.
Tafsir Al-Mukhtashar
84. Kami turunkan hujan kepada mereka dengan hujan yang sangat besar. Kami menghujani mereka dengan batu dari Neraka. Dan Kami balik desa itu sehingga bagian atasnya berada di bawah. Maka renungkanlah -wahai Rasul- bagaimana akhir dari perjalanan nasib kaum Lūṭ yang durjana itu? Nasib mereka berakhir dengan kebinasaan dan kehinaan yang abadi.
Tafsir Zubdatut
84. (Dan Kami turunkan kepada mereka hujan) Yakni bukan seperti hujan pada lazimnya, yaitu dengan hujan yang menghujam mereka dengan bebatuan; dalam ayat lain disebutkan: “dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras”
Tafsir Ash-Shaghir
{Kami menghujani mereka dengan hujan} batu dari tanah yang keras {Perhatikanlah bagaimana akibat dari orang-orang yang durhaka
Tafsir Hidayatul
Surat Al-A’raf ayat 84: Allah menjungkir balikkan negeri itu dan menghujani mereka dengan batu dari tanah yang keras (lihat Al Hijr: 74)